
Cow Li dan Yun Sui semakin menggila , berbagai gaya telah mereka lakukan , hanya untuk mencapai pelepasan, Yun Sui yang sudah lama tidak disentuh laki-laki , kini hidupnya berwarna kembali , setelah bertemu dengan Cow Li.
' Sayang , aku sudah melakukan pelepasan berkali-kali , aku sudah tidak kuat , cepat lakukan pelepasan '. ucap Yun Sui tak berdaya.
' Sebentar lagi bibi , ini air suci mau dikeluarin didalam apa diluar ?'. jawab Cow Li bertanya.
' Didalam saja , agar kenikmatannya tidak mengurang , tenang saja bibi tidak akan hamil '. jawab Yun Sui menjelaskan.
' Baik bibi sayang'. Cow Li semakin mempercepat gerakannya, beberapa menit kemudian mereka sama-sama melakukan pelepasan .
' Maaf , sudah lama bibi tidak pernah melakukan ini , jadi wajar bibi mudah keluar'. ucap Yun Sui sembari bersandar dipundak Cow Li karena kecapaian.
Buush !
' Tidak mengapa bibi , itu sangat wajar '. jawab Cow Li sembari menghisap rokok ditangannya, ia tidak ingin meruntuhkan kepercayaan diri Yun Sui.
' Bibi , sepertinya malam ini aku harus secepatnya menyelesaikan masalah dengan keluarga Xio '. lanjut Cow Li memberitahu.
' Apakah tidak besok saja , kita datangi Xio Tan?' jawab Yun Sui memberi saran.
' Tidak , aku tidak ingin diketahui banyak orang , itu bukan gayaku'. Cow Li tersenyum tipis.
' Kalau begitu aku ikut '. jawab Yun Sui serius.
' Apa bibi tidak merasa capek ?'. tanya Cow Li menoleh kearah Yun Sui yang masih bersandar dipundaknya.
' Tidak , aku akan menemanimu kesana'. jawab Yun Sui penuh tekad.
' Baiklah kita akan kesana sekarang juga '. Setelah mereka memakai pakaian mereka kembali , mereka langsung pergi ke kediaman keluarga Xio , tentunnya dengan teknik ruang waktu yang dimiliki Cow Li.
Beberapa saat kemudian .
__ADS_1
Wush !
Tap , tap !
Cow Li dan Yun Sui keluar dari kekosongan , mereka kini berada diatas atap bangunan keluarga Xio .
' Teknik apa yang kamu gunakan tadi , bibi merasa sedikit pusing.'. tanya Yun Sui penasaran sembari memegang kepalanya yang pusing , karena melakukan perpindahan instan dengan Cow Li.
' Kita baru melakukan perpindahan instan , dengan teknik ruang waktu yang aku ciptakan'. jawab Cow Li santai.
Mendengar jawaban Cow Li membuat Yun Sui terkejut , pasalnya yang bisa melakukan teknik seperti itu adalah orang mempunyai basis kultivasi ranah Dewa Abadi keatas .
' Sudah lupakan tentang teknik itu , mari kita bergerak , atau bibi akan disini saja '. ucap Cow Li membangunkan keterkejutan Yun Sui.
' Baik '. jawab Yun Sui mengangguk singkat
' Bibi ikuti aku saja, biar aku yang menangani mereka semua'. Cow Li menyarankan dan dianggukan oleh Yun Sui. kemudian mereka melesat kearah penjaga keamanan keluarga Xio.
Wush !
Tap , tap !
Slaash !
Pluk ! pluk ! pluk !
Sepuluh kepala menggelinding di tanah, tanpa menjawab pertanyaan mereka, Cow Li langsung memenggal kepala mereka , Yun Sui yang melihatnya menjadi bergidik ngeri , pasalnya Cow Li tanpa basa basi langsung membunuh mereka semua. Apakah menantunya itu beneran manusia atau iblis yang menyamar menjadi manusia ? pikirnya.
Setelah membantai semua penjaga keluarga Xio, Cow Li dan Yun Sui melesat ke kamar yang cukup mewah , didalamnya ada seorang pemuda yang sedang tidur sembari memegang lukisan yang mirip dengan She Sui ditangan kirinya , dan tangan kanan memegang belut kecilnya yang sedang tidur.
Dia adalah Xio Wan yang baru saja melakukan pelepasan dengan tangannya sendiri , sembari membayangkan gadis didalam lukisan untuk menjadi media fantasinya .
__ADS_1
' Kurang ajar , kenapa putriku yang menjadi media fantasinya ! '. geram Yun Sui melihat pemuda yang sedang tidur itu dengan tatapan jijik .
' Apakah bibi tahu tentang rahasia laki-laki ?'. tanya Cow Li ingin tahu.
' Ya tahu lah , bukannya setiap pria melakukan itu , jika tidak ada pasangan untuk pelepasan?!'. Yun Sui melirik Cow Li yang sok polos itu.
' Hehe , apakah aku boleh membayangkan bibi sebagai media fantasi ,jika aku tidak punya pasangan untuk pelepasan ?'. goda Cow Li kepasa Yun Sui.
' Kamu tidak usah membayangkanku , jika kau ingin , bibi dengan senang hati menjadi media sesungguhnya '. Yun Sui tersenyum genit.
Xio Wan yang tersadar mendengar ada orang yang mengobrol didepannya , ia terkejut dan seketika bangun dari tidurnya .
' Si siapa kalian !'. ucap Xio Wan gugup .
Crakh !
Akh !
Cow Li menusukan pedang karatan kedalam mulut Xio Wan menembus hingga kebelakang kepalanya , seketika Xio Wan mati tanpa tahu jawaban dari pertanyaannya.
' Aku paling tidak suka ditanya oleh orang yang akan mati'. ucap Cow Li dingin.
' Menantuku , kamu sungguh kejam , tidak pernah memberi kesempatan kepada orang untuk berbicara , jika dia sudah menjadi targetmu'. Yun Sui menghela nafas sesaat.
' Hehe itu bukan gayaku bibi , membunuh orang dengan banyak bacot'. kekeh Cow Li ringan , sembari mencabut pedang dari mulut Xio Wan.
Yun Sui hanya menggelengkan kepalanya , dia baru tahu menantu tampannya memang sangat kejam dan brutal , ia berfikir jika menantunya memang jelmaan dari iblis, yang tidak boleh disinggung oleh siapapun , jika hidupnya ingin damai.
Tampang polosnya itu hanya untuk menipu mereka yang tidak tahu sifat dari iblis mesum tersebut. Tetapi ia benar-benar bangga mempunyai menantu yang hebat dalam segala hal , ia tidak menyesal jika putrinya bisa bersama dengan Cow Li. Selain bisa melindungi putrinya , menantunya juga bisa menyalurkan hasratnya.
Bersambung...
__ADS_1