
Sementara di Kota A kediaman ayu
Ayu yang sore itu baru pulang bekerja segera masuk kerumah dan menyalami tangan ibu dan ayah nya yang sedang duduk di ruang tamu.
" Ayu duduk sebentar nak, ada yg ingin ayah bicarakan padamu"
"Baik ayah, apa yg ingin ayah bicarakan pada ayu?"
"Ayu, Kamu kenal kan teman ayah yang nama nya ical, Besok dia akan kesini dengan istri dan anak nya, ayah dan ibu berencana menjodohkan kamu dengan anak pak ical."
ayu yang mendengar perkataan ayah nya itu sontak kaget
"Yah, ayu kan udah punya pacar, lagi pula ayu dan pacar ayu udah lama pacaran gak mungkin ayu putusin putra dengan alasan dijodohkan (Raut wajah kesal bercampur sedih)"
__ADS_1
"Ayu, ibu tau kamu sudah lama dengan dia tapi apakah dia memberi kamu penjelasan ataupun kepastian tentang hubungan kalian, dia bahkan tidak pernah bertemu ayah dan ibu untuk membicarakan hubungan kalian yang lebih serius, jujur ibu kurang suka dengan sikap nya yang kurang sopan, datang kesini hanya ingin jemput kamu gak ada basa basi untuk menyapa apa lagi sekedar ngobrol basa basi"
"Iya ayu, ayah dan ibu paham itu. tpi ayah percaya anak pak ical adalah anak baik. Dia akan membahagiakan mu dan dia akan menjadi imam yg baik untuk kamu. keputusan ayah dan ibu sudah bulat, jadi tidak bisa di ganggu gugat, ayah tidak suka penolakan dan alasan. "
Lalu ayu pergi ke kamarnya meninggalkan ayah dan ibu nya dengan rasa kesal dan sedih.
Dikamar ia merasa bingung apa kah ia harus menerima perjodohan tersebut, disisi lain ia sangat mencintai kekasih nya itu, namun sudah lama mereka menjalin hubungan, putra tak juga memberi kepastian ia merasa bingung. Putra selalu saja memberi alasan bahwa ia belum siap karna belum mapan, padahal kan untuk mnjalin hubungan yg lebih serius ayu tidak mempermasalahkan harta, toh putra skrg juga sudah bekerja dan pastinya jika ia benar2 serius ia akan berusaha meyakinkan org tua ayu, bukan hanya memberi alasan dan mengelak jika ayu ingin dia bertemu dengan ayah dan ibunya.
Sementara di kediaman pak ical
"waalaikumsalam akhirnya kamu pulang juga nak sini ada yg ingin ayab dan bundamu bicarakan"
"Ada apa ayah ?"
__ADS_1
"Alfi, kmu itu sudah bekerja, apa kamu tidak ada niatan untuk mencari pasangan atau istri untuk mendampingi hidup mu ?"
(Lalu alfi tertawa mendengar perkataan ayah nya)
" Ayah bunda, alfi tidak punya waktu untuk mencari pasangan, alfi percaya Allah akan mendatangkan jodoh di waktu yang tepat"
"Mungkin ini waktu yg tepat nak. ayah dan bunda akan bicarakan hal serius, kmi akan menjodohkan kamu dengan anak teman ayah, anak nya baik cantik dan juga dia seorang perawat. bagaimana apakah kamu mau menerima perjodohan ini ?"
" (Alfi tampak bingung berfikir sebentar memejamkan matanya) Ayah bunda, alfi percaya pilihan kalian yg terbaik, alfi serahkan saja sama ayah dan bunda"
(Ayah dan bunda saling menatap dan tersenyum, ia tahu bahwa alfi tidak akan menolak, alfi adalah anak yg penurut dia akan melakukan sgala yg trbaik untuk keluarga nya)
" Baiklah nak besok kita akan ke kota A untuk berkunjung kerumah pak ramli"
__ADS_1
"Baik ayah, kalau begitu alfi permisi ke kamar dulu"
Terimakasih readers. semoga suka dengan cerita ini