Teman Hidupku

Teman Hidupku
3. Eps 3


__ADS_3

Esok hari dikediaman pak ramli


Ibu pergi ke kamar memastikan bahwa ayu sudah siap untuk bertemu keluarga pak ical


"Ayu. mereka sudah tiba. mari nak temui mereka"


"Iya ibu"


Diruang tamu


Ayu hanya diam menunduk tak berani menatap kilas wajah seorang yg akan menjadi suami nya itu


Ayah Ical " Wah cantik sekali calon mantu"


"Terimakasih om"


"Ayu, kenalin, ini alfi anak om. Om dan tante kesini datang untuk melamar kmu menjadi istri alfi, ya om. tau usia kalian hanya terpaut 2 tahun. om harap kalian bisa bersama2"


Ayu hanya tersenyum menanggapi perkataan pak ical.


ibu ayu " Sebaiknya kita tentukan saja tanggal pernikahan nya sekarang, lebih cepat kan lebih baik"


Bunda nely " Iya saya setuju sekali"


"Tapi kita tanyakan dulu sama yg ingin nikah, mereka mau tgl berapa pernikahan nya". ucap ayah ramli

__ADS_1


"Bagaimana pendapat kalian ?"


"Alfi ngikut saja "


"Iya ayu juga nurut saja" (Sekilas ayu memandang wajah alfi lalu pandangan mereka saling tatap dan ayu memalingkan wajahnya).


"Baiklah pernikahan kalian akan di adakan minggu dpan (ucap bunda nely)"


"Apa tidak trlalu cepat bun ? ucap alfi"


"Tidak nak lebih cepat lebih baik. iya kan ayu ?"


Ayu hanga tersenyum menanggapinya


"Baik lah bunda dan ayah atur saja"


Setelah selesai makan siang keluarga pak ical pamit pulang dan akan mempersiapkan acara untuk pernikahan putranya itu.


Didalam kamar


"Ya Allah, semoga pilihan ku ini trbaik yg telah Engkau tentukan untukku. batin alfi"


Sementara di kediaman ayu


"Bagaimana aku menjelaskan kepda putra bahwa aku akan menikah dengan orang lain. apa aku rahasiakan saja. tpi lama2 semua juga akan trbongkar. sebaik nya nanti aku bicara baik2 saja ke dia. ungkap ayu dalam hati"

__ADS_1


2 hari setelah mereka bertemu, alfi sengaja menuju kota A sendirian untuk bertemu dengan ayu, dia ingin mengajak ayu memilih cincin untuk pernikahan mereka


Tiba dirumah ayu dia disambut baik oleh keluarga ayu, dan ayu kluar dari kamar menghampiri alfi


Diperjalanan hanya ada hening tidak ada pembicaraan di antara mereka. Alfi memilih toko perhiasan yang ada di mall X setelah membeki perhiasan mereka singgah di salah satu cafe dan makan, setelah selesai makan mereka beranjak untuk pulang . saat mereka sedang di mall tidak sengaja ayu melihat putra sedang bermesraan dengan wanita lain. sontak mata ayu memerah dan hatinya terasa begitu sakit trnyata ia sudah dihianati oleh putra. ayu lalu datang menghampiri putra dan menamparnya. Alfi hanya menatap mereka dari jauh


"Ternyata kamu sudah menghianatiku putra, mulai sekarang kita PUTUS. Ayu menekan kan kata2putus kepada putra"


"Yu aku bisa jelaskan semua ini, tolong dengarkan aku"


"Jangan pernah temui aku lg. minggu depan aku akan menikah, ia pergi dan menangis "


perempuan yang bersama putra menggenggam erat tangan putra dan berkata"sudahlah lupakan saja dia masih ada aku" putra trlihat cuek seketika dan pergi.


Didalam mobil


"Yang tadi siapa ? ucap alfi"


"Bukan siapa2 ucap ayu dengan terus memndang ke luar"


"Jujur saja ayu, kita kan akan menikah, jdi harus brlajar saling terbuka"


"Dia pacarku, tapi aku sudah putusin tadi, dia berkhianat, alfi hanya diam fokus menyetir sambil mendengarkan ucapan ayu"


"Alfi, aku mau kamu bantu aku melupakan dia, aku akan mencoba membuka hati aku untuk kamu"

__ADS_1


"Baiklah aku akan membantumu ucap alfi sambil tersenyum"


__ADS_2