Teman Hidupku

Teman Hidupku
5. Eps 5


__ADS_3

Setelah seharian selesai bekerja alfi pun pulang karena hari ini alfi jadwal masuk pagi. di perjalanan ia terus saja kefikiran rina, ya tak bisa ia pungkiri bahwa dia masih mencintai mantan kekasih nya itu sampai-sampai ia sendiri tak ingin mencari kekasih semenjak putus dari rina. lalu ia teringat bahwa beberapa hari lg adalah hari pernjkahan nya. dengan segera ia menepis fkiran tentang mantan kekasih nya itu. sampai akhir nya ia dirumah org tua nya.


"assalamualaikum"


"Waalaikumsalam ucap bi lastri pembantu yg setia bekerja untuk org tua alfi"


"Eh den alfi udah pulang, bibi udah bikinin martabak spesial untuk aden. martabak telur (karna alfi suka sekali makanan ini). sambil masuk menuju meja makan mereka mengobrol. alfi bukan lah anak yg sombong. ia dekat dengan siapa saja tanpa memperdulikan status orang lain.


dimeja makan


"Ayah sama bunda mana bi ?"


"Tuan dan nyonya lg keluar den kata nya ada urusan"


"Bibi makan juga dong"


"Iya den jawab bi lastri"


"Bi, kok melamun dimakan dong, jarang2 kan makan bareng alfi yg keren ny d atas rata2 ini (canda alfi)"


"Iya den. gak terasa bntar lg aden mau nikah kalau aden nikah trus pindah, sepi dong rumah ini tinggal bibi tuan dan nyonya saja lg"


"Bibi gak usah sedih, alfi bakalan sering pulang krmah kok untuk jenguk kalian (bi lastri sudah seperti keluarga sendiri maka nya mereka terlihat sangat akrab)"

__ADS_1


"Iya den, semoga aden selalu bahagia dunia akhirat (ucap bi lastri sambil menyeka air mata nya)"


"Aamiin, terimakasih banyak bi, kalau alfi ntar gak tinggal disini bibi temani bunda ya kalau ayah lg nugas"


"Siap den"


Yaudah bi ayo makan nya lanjut"


Malam hari di kediaman pak ramli


setelah selesai makan mereka sekeluarga ngumpul diruang keluarga sambip menonton tv


"Ayah, ibu. ayu udah resign. ayu mau mengabdi kepada suami ayu aja melayani nya dengan baik. kalau ayu masih krja akan trbagi antara mengurus rumah tangga dan pekerjaan"


"yakin ayah"


"Baiklah nak ayah akan selalu mendukung keputusan mu"


Pagi hari nya di kediaman pak ical


"Ayah bunda alfi brangkat dulu ya (selesai sarapan) Assalamualaikum"


"iya nak hati2 waalaikumsalam"

__ADS_1


Dirumah sakit di ruang alfi


"Bro lu beneran mau nikah, gilaaaaa main nikah2 aja ni gak nunggu gua lagi lu (ucap dr. arka sahabat alfi sejak kuliah. dr. arka adalah dokter umum dirumah sakit ini mereka selalu brsama bahkan alfi menganggap dr.arka sudah seperti keluarga nya sendiri)"


"iya arka, aku dijodohkan ya mau gimana lg. aku hanya ingin melihat org tua ku bahagia"


"Sabar bro, lambat laun lu pasti bisa jatuh cinta sama istri lu. ngomong2 yg mana sih org nya gua mau lihat "


alfi menunjukkan fto.ayu melalui akun instagram nya yg memang mereka sudah saling follow sejak mereka pergi bareng ke mall waktu itu "Ni lu lihat aja ya sendiri. hahaha"


"Gila broooooo. cantik banget, lu gak akan nyesal deh serius. tiap malam lu akan liatin bidadari di samping lu. yg jelas tambah semangat ntar lu gembor nya(otak mesum arka mulai kumat, ia memang selalu vulgar saat bicara)"


"Dasar otak mesum"


"lu harus tau fi dan lu harus ingat, mesum itu di perlukan untuk memperlancar keturunan. hahahhahahah mereka ketawa bersama


"oh iya ka, trnyata pasien dr. erwin kemarin adalah rina"


"Ah serius lu bro. udah lah lupain dia, skrg lu udah mau nikah, lu harus buka hati lu untuk istri lu. lagi pula rina juga udah nyakitin lu, selarang waktu ny lu bahagia bro"


"Benar juga sih. oke deh, balik sono k ruangan kerja mu"


"Okedeh, gua di usir ucap arka sambil berjalan keluar ruangan alfi"

__ADS_1


alfi hanya tertawa dengan sikap sahabat nya itu.


__ADS_2