
"Holla semua, setelah sekian lama drama hp rusak + lupa login di akun ini. Akhirnya aku bisa comeback. Selamat membacaš"
Back to story
Kiora kembali ke jakarta, masa cutinya di habiskan dengan clubing - clubing ria agar ia bisa melupakan masalah keluarganya yang rumit.
Seperti biasa Kiora menghabiskan waktunya di club malam, ia sudah mulai terbiasa dengan minum - minuman beralkohol.
"Boleh gabung?" tanya seorang pria, yang tak lain adalah Leonard.
"Hmm... Silahkan." jawab Kiora menunjuk kursi di sampingnya.
"Kau masih ingat denganku?" tanya Leonard.
"Tentu.. Siapa yang tidak kenal denganmu. Leonard Yudistira Pria tampan dan juga Pengusaha muda tampan kaya raya." ujar Kiora tanpa Filter.
"Tapi kita belum berkenalan secara resmi Hmm.. Aku Leonard Yudistira. Bisa panggil Leon." kata Leonard memperkenalkan diri.
"Keysa Aurora, panggil saja Kiora." ujar Kiora balik memperkenalkan diri.
"Nama yang cantik, secantik orangnya." goda Leonard.
"Kau adalah orang kesekian yang mengatakan jika aku cantik malam ini, dan kau pria yang beruntung. Mari bersulang?" kata Kiora bak wanita malam sembari mengangkat gelas wine nya. Tanpa basa basi Leonard menerima tawaran Kiora dengan senyum menyeringai.
"Apa itu artinya kita bisa menhabiskan waktu berdua malam ini?" bisik Leonard yang membuat Kiora bergidik, tapi ia berusaha bersikap santai.
__ADS_1
"Sayang sekali kau kurang beruntung Tuan Leonard, carilah perempuan lain yang lebih pantas. Permisi..." tolak Kiora secara halus,
"Good girl, aku suka wanita yang jual mahal." batin Leonard sembari menatap punggung Kiora yang berjalan semakin jauh.
"Puas?" tanya Adis tiba - tiba menghampiri Bos sekaligus sahabatnya itu.
"Belum.." kata Leonard dengan senyum liciknya.
"Jangan di mainin, kasihan.. Anak baik - baik itu." kata Adis.
"Why Friend? Apakah aku tidak boleh bermain - main sedikit saja?" tanya Leonard.
"Cihh.. Kenapa tidak dari dulu? Kenapa harus dia?" tanya Adis.
"Lee.. Lee.. Ada ribuan wanita yang mengejarmu. Baik dari anak Colega, artis, Model bahkan sesama pengusaha tak kalah cantik tentunya. Bahkan kau tak tertarik sama sekali. tapi kenapa justru kau terobsesi dengan mantan pacar adikmu itu." kata Adis.
"Karena aku punya tujuan lain." jawab Leonard dingin.
"Buat apa sih.. Mau manas - manasin Damar biar dia ngalah atas harta gono - gini. Gila Men, Bokap lo masih sehat masa lu udah mau rebutan harta aja sih." kata Adis.
"Gue cuma mau mempertahankan apa yang harusnya gue pertahanin cok. Semua perusahaan dan aset atas nama bokap itu semua milik Nyokap gue kalo lu lupa." kata Leonard.
"Tapi bukan berarti anak orang mau lu jadiin Alat *jing. Ti ati ketulah.." ujar Adis.
"Ketulah apa maksut lo?" tanya Leonard.
__ADS_1
"Lo kan niatnya main - main. Ati - ati kalo jatuh cinta beneran." Kata Adis terus terang, bukannya takut Leon justru tergelak.
"lu kaya baru kenal gue aja sih Dis, ngga ada cewek yang bikin gue jatuh cinta. Kecuali-"
"Kecuali cinta pertama lo yang udah 5 tahun lebih hilang tanpa kabar itu?" potong Adis yang membuat raut muka Leon berubah.
"Dia bakal balik kok." Kata Leon santai.
"Tunggu aja.. Tungguin aja tu sampe burung lo ga bisa berdiri lagi." ujar Adis.
"Sialan lo." kata Leon melempar kulit kacang bekas ia makan.
Sedangkan di tempat lain. Kiora sepanjang perjalananya hanya mengumpat.. Mengumpat.. Dan mengumpat. Bukan tanpa alasan, ia kesal dengan ucapan Leon yang mengajaknya menghabiskan malam bersama.
"Emang bener - bener ya, ngga kakak ngga adik sama aja. Sama - sama mata keranjang." umpatnya. Tanpa ia sadari dua pasang mata tengah memperhatikan dia dari dalam mobil, siapa lagi kalau bukan Leon dan Adistya.
"Ku lihat - lihat dia memang cantik Le, bagaimana kalau aku saja yang membantu dia balas dendam ke Damar." celetuk Adis.
"Jaga bicaramu dari pada ku penggal kepalamu lalu ku hanyutkan di kali Brantas." ancam Leonard.
"Anjay.. Santai dong bos, belum apa - apa udah main penggal aja." kata Adis sembari menghalangi tangan Leon yang hampir mencekiknya.
"Udah. . Ayo kita pulang, apa kau pikir kita mau tidur disini sampai pagi hah." kata Leonard.
"siap boss..." kata Adis yang langsung menacap gas nya.
__ADS_1