Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
POV 20 thn lalu part 1


__ADS_3

Sore itu hujan sangat deras disertai angin kencang


Tiba tiba terdengar suara


Bruuuukkkkkk...


Semua orang yang sedang berada dalam rumah langsung berlari keluar melihat apa yang terjadi


Disana tampak 2 mobil yang bertabrakan dengar asap yang mengepul dari 2 mobil tersebut


Bu Suri dan suaminya langsung berlari mendekati mobil yang mengalami kecelakaan tersebut


"Ya ampun" bu Suri sembari menutup mulutnya


Di lihatnya ada seorang laki laki yang bersimbah darah di bagian kepala hingga mukanya


"cepat bantu orang ini pak dia berdarah!" Bu Suri menarik suaminya untuk segera menolong orang tersebut


"Kenapa Bu Suri dan suaminya tidak takut menolong orang itu? bagaimana kalau terjadi apa apa dan mereka berdua di sangkut pautkan? "celetuk seorang ibu ibu di kerumunan


Mereka yang ada di sana hanya menonton tidak berani mendekat karena takut,setelah berhasil membuka pintu mobil dan mengangkat tubuh laki laki yang kecelakaan tersebut


Suami Bu Suri segera berlari membawa orang tersebut masuk ke dalam rumahnya di ikuti bu Suri di belakangnya


Lagi lagi warga lainnya hanya menjadi penonton dan tak membantu sama sekali


"Panggilkan pak Dusun bu!"perintah Suami bu Suri


"Baik pak" Bu Suri kemudian berlari keluar rumah menuju rumah pak Dusun


Saat akan sampai ternyata pak Dusun sudah ada di depan bu Suri karena sudah mengetahui kejadian tersebut


"Pak Dusun tolong dirumahku ada orang yang kecelakaan " Bu Suri ngos ngosan

__ADS_1


Kemudian pak Dusun mengikuti langkah bu Suri yang setengah berlari


"Panggil pak mantri kemari ''perintah pak Dusun pada salah satu warga sebelum memasuki rumah Bu suri


"Bagaimana ini pak Dusun kepalanya berdarah?"bu Suri panik


Tunggu pak Mantri sebentar bu, biar memeriksa keadaan orang ini" pak Dusun dusun berusaha menenangkan bu Suri


Orang orang masih berkerumun di teras rumah bu Suri meskipun di luar hujan deras,orang orang penasaran dengan yang terjadi pada orang yang mengalami kecelakaan tersebut


"Permisi "kata pak Mantri


"Cepat di periksa pak Mantri kepalanya berdarah"


Pak Mantri segera memeriksa keadaan orang tersebut karena masih pingsan


"Kepala mengalami luka dan ada luka juga dikakinya karena benturan, tapi tidak parah hanya saja mungkin syok sehingga pingsan,kita tunggu sampai dia sadarkan diri "pak Mantri menjelaskan keadaan orang tersebut


"Bu Suri apa tidak apa apa jika dia di rawat disini sambil menunggu dia sadarkan diri?tanya pak Mantri


"Tidak apa apa pak "bu Suri dan suami kompak


"Bu Suri ini kok mau maunya sih kan gak kenal gimana kalau orang itu penjahat atau semacamnya"tetangga bu Suri mengoceh


"Silahkan pulang kerumah masing masing ya bapak ibu ini bukan untuk tontonan " pak Dusun meminta warga untuk bubar


"Pak Bu saya dan pak Mantri pamit dulu ya"


"Iya pak "


***


Setelah hampir 3 jam pak Hendrawan sadarkan diri

__ADS_1


Pak Hendrawan membuka mata dan melihat sekeliling kepalanya masih terasa pusing


"Saya dimana? tanyanya


"Bapak sudah sadarkan diri?bapak ada dirumah saya "jawab Bu suri


"Pak pak dia sudah sadar" bu suri memanggil suaminya


Suami bu suri segera berlari menghampiri pak Hendrawan


"Alhamdulillah akhirnya bapak sadar "


"Mari saya bantu duduk pak " suami bu Suri membantu mendudukkan pak Hendrawan


"Untung saja bapak tidak mengalami luka serius"


"Ini dimana Pak Bu ?tanya pak Hendrawan


"Ini dikampung Sukamaju pak,mobil bapak bertabrakan dan bapak pingsan bapak juga mengalami luka di kepala dan kaki "suami bu Suri menjelaskan keadaan pak Hendrawan


"Istrahat saja dulu pak jangan banyak bergerak "kata suami bu Suri


"Ini makan dulu pak" bu Suri menyuguhkan makanan dan minuman di nampan


Pak Hendrawan yang masih syok dan kepalanya masih sedikit sakit tidak bisa bicara banyak ia langsung makan makanan yang di suguhkan bu Suri


Setelah selesai makan pak Hendrawan mencoba mengajak bicara Bu suri dan suaminya


"Pak apakah barang barang atau tas saya yang di mobil ada"?tanya pak Hendrawan


"Oh ada pak saya menyimpannya setelah mobil bapak di tepikan oleh warga" suami Bu Suri kemudian berdiri mengambil tas yang di maksud pak Hendrawan


bersambung

__ADS_1


__ADS_2