
....
Jean hanya diam dan tertunduk mendengar Ryo setengah berteriak padanya.
"Jean aku butuh jawaban jadi jawablah " Ryo berbalik ke hadapan Jean
"Tuan saya tidak memiliki kekasih "
"Lalu apa yang alasannya kenapa kamu menolakku?"tanya Ryo menatap Jean dengan Rasa kesal
"Tuan kita berbeda " Jeanmasih menundukkan kepalanya
"Apa?apanya yang berbeda Jean?"Ryo memegang bahu Jean
Jean kemudian melepaskan kedua tangan Ryo dari bahu
"Baiklah akan aku jelaskan tuan tapi aku harap tuan bisa terima dan jangan marah " Jean menatap Ryo
Ryo hanya mengangguk
"Aku belum pernah memiliki pacar dalam hidupku, dan aku tidak ingin masuk ke kehidupan seseorang hanya untuk menyakiti atau pun di sakiti oleh orang lain,aku pernah kehilangan sesuatu yang paling ku cintai dalam hidupku,aku berharap suatu hari aku bisa dapat ketulusan dari seseorang yang akan menerimaku dengan kehidupanku yang sederhana ini " Jean menjelasakan secara rinci alasannya pada Ryo kemudian menghela nafasnya
"Mengapa aku sebut kita berbeda ada alasannya tuan?"Jean menarik tangan Ryo dan memegangnya
"Kita ada didunia berbeda tuan,tuan dengan segala yang tuan miliki juga kesempurnaan dalam hidup tuan dan kehidupanku yang jauh di bawah itu,aku bukan menolak tuan tapi aku sadar akan posisiku lagipula aku tidak pernah percaya cinta orang kaya kepada orang biasa sepertiku, karena suatu saat pasti akan berakhir menyakitkan" Jean menatap Ryo dengan mata berkaca kaca
"Aku harap tuan bisa bahagia dengan orang yang pantas dan sebanding dengan tuan,meskipun tuan kasar dan berhati dingin tapi aku percaya tuan orang yang baik " Jean menggenggam tangan Ryo dengan kedua tangannya
__ADS_1
Mendengar semua penjelasan Jean,Ryo langsung menarik Jean kedalam pelukannya
"Apa kau tidak percaya akan perasaanku?tanya Ryo
"Tuan aku.... "Jean belum menyelesaikan kalimatnya Ryo sudah memotong
"Jangan panggil aku tuan lagi, dan aku tidak akan pernah menyerah pada perasaanku padamu aku akan membuatmu jatuh cinta padaku "
Jean melepaskan pelukan Ryo lalu menatapnya
"Tuan aku sudah bilang... "lagi lagi Jean belum menyelesaikan kalimatnya Ryo kembali memeluknya
"Tetaplah bersamaku jika dalam waktu 3 bulan kamu tidak jatuh cinta padaku kamu boleh meninggalkanku " Ryo dengan berat harus mengatakan ini untuk menjadi alasan Jean mau bersamanya
"Tuan itu tidak mungkin karena bisa saja menyakiti salah satu dari kita?
"Tuan aku tetap tidak bisa " Jean menatap Ryo
"Apa aku perlu memaksa!"Ryo mempererat pelukannya dan mendekatkan wajahnya pada Jean
"Baiklah 3 bulan" Jean buru buru menjawab sambil menutup matanya takut Ryo menciumnya atau bahkan melakukan hal yang lebih dari itu.
Ryo tersenyum
"Aku suka kalau kamu seperti ini " Ryo melepaskan pelukannya dan mencubit hidung Jean
Sebenarnya dalam hati Jean gugup bahkan jantung berdebar tak karuan sejak tadi Jean hanya berusaha menutupinya agar Ryo tidak tau.
__ADS_1
Ryo tersenyum melihat Jean terdiam di pelukannya
"*M*aafkan aku memaksamu tapi aku tidak ingin kehilanganmu, kau akan jadi segalanya dan selamanya untukku "kata Ryo dalam hati sambil mengusap rambut Jean
"Bolehkan aku pulang sekarang?"tanya Jean pada Ryo sambil melepaskan pelukannya
"Hmmmm... boleh mulai malam ini aku yang mengantarmu pulang!"Ryo sambil tersenyum
"Tapi ....."
"Mulai sekarang aku pacarmu dan sekarang aku akan melakukan tugasku sebagai pacarmu " Ryo menarik tangan Jean
"Tapi aku tidak bilang kita pacaran bukan?"tanya Jean menghentikan langkah Ryo
"Ya aku pacarmu mulai hari ini, setelah 3 bulan aku akan jadi kekasihmu dan juga jadi pendamping hidupmu" Ryo tersenyum penuh keyakinan pada Jean
"Haaahh..."hanya itu keluar dari mulut Jean
"Gak usah protes ayo aku antar pulang "Ryo kembali menarik tangan Jean
"Seenaknya sekali dan kenapa percaya diri sekali aku akan jadi pacarnya nanti,huft baru saja tadi manis sekarang dia sudah menggunakan lagi sifat sombongnya "Jean mengomel dalam hati
bersambung
besok up lagi ya kalau gak sibuk 😊😊😊
kasi vote nya ya ❤❤
__ADS_1