
"Jean berikan aku no handphone mu" ucap Zian tiba tiba saat mereka tengah makan siang
"Untuk apa?"tanya Jean bingung
"Jean bukankah kamu asisten aku,wajar kan aku punya no handphonemu?"Zian merasa aneh karena Jean terlihat bingung saat di tanya soal nomor handphonenya
"Itu...aku..tidak memiliki handphone.."Jean tersenyum getir
"Lah kok bisa? lalu jika keluargamu ingin menghubungimu bagaimana?kamu kan merantau Jean kesini?"Zian lagi lagi di buat bingung oleh Jean
"Aku akan membelinya saat gajian nanti,kemarin aku menghilangkan ponselku saat perjalanan menuju kota ini"Jean berbohong
Zian diam dan menatap Jean yang tengah menikmati makannya,Zian merasa ada yang Jean sembunyikan darinya
"Apakah dia melarikan diri kemari?"gumam Zian dalam hati
"Zian..."panggil Jean
Jean hanya memanggil nama Zian karena Zian menolak untuk dipanggil bapak oleh Jean,karena merasa selisih umur mereka tidak terpaut jauh hingga ia meminta Jean untuk memanggilnya dengan namanya saja agar tidak kaku
"Jean jika ada sesuatu yang perlu kamu bicarakan maka bicaralah,aku partner kerjamu sekarang jadi kamu bisa mengatakan apapun padaku"Zian menatap Jean serius
"Deg.."itu yang Jean rasakan sekarang,ternyata Zian menyadari gerak gerik anehnya
__ADS_1
"Apa sih,ayo makan nanti makanannya keburu dingin"Jean mengalihkan pembicaraan
"Jika belum siap untuk bicara tidak apa apa,tapi kalau sudah siap untuk bicara aku akan mendengarkan"Zian memegang tangan Jean
Jean hanya tersenyum getir menatap Zian lalu menarik tangannya ia tak ingin orang yang melihatnya salah paham,Zian pun mengerti dan segera melepaskan pegangannya pada tangan Jean
Hidup dikota yang asing bagi Jean bahkan tak ada kenalan sama sekali membuatnya benar benar menjaga diri,Zian menjadi satu satunya orang yang membantu sekaligus memberinya pekerjaan, namun Jean pun tidak bisa dekat begitu saja dengan Zian meskipun ia begitu baik padanya
Sore harinya Jean pulang diantar Zian,Jean sebenarnya menolak namun Zian memaksa dengan alasan Jean bisa berhemat ongkos pulang karena arah pulang mereka se arah
"Terimakasih Zian"ucap Jean saat akan turun dari mobil Zian
"Ini ambil"Zian menyerahkan paper bag pada Jean
"Bukalah.."Zian tersenyum
Jean membuka paper bag namun raut wajahnya berubah saat melihatnya
"Zian aku bilang aku akan membeli saat gajian nanti"Jean dengan nada sedikit kesal
"Pakailah..aku akan sulit menghubungi jika kamu tidak memiliki ponsel,jika ada pekerjaan mendadak masa aku harus datang ke kosanmu"Zian mencoba meyakinkan Jean untuk menggunakan ponsel yang di berikan
"Tapi Zian...."ucapan Jean terhenti karena Zian memotong
__ADS_1
"Jangan khawatir itu tidak gratis,akan ku potong dari gajimu bulan depan"ucap Zian menaikkan alisnya
Jean yang mendengar ucapan Zian itu akhirnya menerima karena Zian akan memotongnya dari gajinya
"Baiklah kalau begitu aku akan menggunakannya"Jean tersenyum menatap Zian lalu turun dari mobil Zian
Senyuman itu yang membuat Zian terpana sejak pertemuan pertama mereka,Zian tersenyum dan melambaikan tangan pada Jean yang meninggalkannya
Jean masuk ke kamar kos dan begitu semangat membuka handphone baru miliknya,ia dengan cepat mengambil buku kecil untuk mencatat nomor handphone orang orang yang dikenalnya,namun tangan Jean berhenti saat nama Ryo yang ia baca di kertas tersebut
"Mas Ryo....."Jean mengusap nama yang ia tulis di kertas
Mata Jean kembali berkaca kaca,rasa sakit yang ia coba lupakan beberapa hari ini seperti kembali membuat dadanya sesak,nama yang coba ia lupakan namun nama ini juga sangat dirindukannya saat ini
Ditempat yang berbeda tepatnya dikamar mereka Ryo sedang menatap satu persatu foto milik Jean sambil memegang botol minuman,ya minuman adalah teman terbaik bagi dirinya saat ini,ia bisa tidur jika dalam keadaan mabuk
"Aku sangat mencintaimu kenapa kamu meninggalkan ku sayang"ucap Ryo sambil menatap foto Jean
"Jangan menguburku dengan kesedihan seperti ini,ku mohon kembalilah aku tidak akan pernah bisa memaafkan diriku jika sesuatu terjadi padamu"Ryo meremas botol minuman yang di pegang nya
Bersambung
Maaf jika author gak up kemaren author lagi sakit soalnya,terimakasih terus author ucapkan yang sudah membaca yang kasi vote,like komentar dan juga hadiah membuat author terus semangat menulis 🤗🤗🙏🙏
__ADS_1
author sedang mengusahakan untuk up lebih dari 1 bab setiap harinya 💪💪💪