Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
demi keselamatan


__ADS_3

Menjelang siang mereka masih menunggu dan memperhatikan kantor Jean dan Bagas terus saja mengecek ponsel dan terlihat gelisah Ryo pun menyadari hal itu


"Ada apa sejak tadi kamu terlihat gelisah?"tanya Ryo


"Tidak aku hanya sedang menunggu anak buah kita"jawab Bagas


"Anak buah?bukannya mereka ada disini?"ujar Ryo menunjuk kedua anak buahnya


''Aku meminta yang lain juga datang"Bagas tak melihat wajah Ryo dan terus mengutak atik ponselnya


"Ada apa sebenarnya hah?"tanya Ryo menarik bahu Bagas supaya melihatnya


"Baik lah akan ku katakan,tapi kamu tidak boleh panik"Bagas menatap Ryo


"Katakanlah..."Ryo menatap balik Bagas


"Aku merasa anak buah Mark atau pun mungkin Mark ada di kota ini,aku melihat seseorang mengamati mobil kita tadi saat akan mencari sarapan,gerak geriknya sangat mencurigakan karena tidak ada yang tau siapa kita di kota ini karena kita datang secara diam diam dan yang paling mungkin itu adalah Mark atau anak buahnya "Bagas memberi tahu Ryo apa yang di lihatnya tadi


"Apa kau yakin?"tanya Ryo kaget


"Entah dia mengikuti kita atau mengikuti Jean tapi intinya kita harus berjaga jaga,jika dia sudah tahu kamu dan Jean ada dikota ini itu berbahaya,itu juga sebabnya aku memintamu untuk segera menemui Jean demi keselamatan dia"Bagas memberi tahu kemungkinan yang akan terjadi


"Kita harus segera membawa Jean kembali,Mark sialan itu bisa saja melakukan hal yang tidak di inginkan pada Jean "Ryo bergegas ingin turun dari mobil


"Kamu mau apa?"bentak Bagas menahan lengan Ryo


"Menjemput Jean ini tidak aman baginya .."jawab Ryo


"Tidak bisa seperti itu,kamu bisa membuat keributan disana,ayo kita tunggu Jean pulang kerja kita langsung menemuinya di kosan nya itu akan lebih baik"saran Bagas


"Baiklah...."ujar Ryo menuruti ucapan Bagas


"Kirim anak buah kita yang baru saja tiba untuk berjaga tidak jauh dari kosan Jean,aku takut Mark atau pun anak buahnya sudah memiliki rencana yang mungkin saja bisa membahayakan Jean"perintah Ryo pada anak buahnya


"Semua harus kita percepat,jika memang ada penolakan dari Jean untuk kembali ke kota M itu wajar tapi yang terpenting sekarang adalah keselamatannya"ujar Bagas

__ADS_1


"Demi keselamatannya apa pun akan aku lakukan,libatkan kepolisian jika perlu karena kita tidak pernah tau apa yang Mark rencanakan "Ryo dengan nada khawatir


Sore hari Jean keluar kantor,Ryo pun merasa bersemangat melihat istrinya pulang bekerja namun tetap ada rasa cemburu yang menjalar di dadanya melihat Jean bersama Zian, tapi untuk saat ini dia harus menyampingkan perasaan itu karena sebentar lagi dirinya akan bertemu langsung dengan istrinya itu


"Perintahkan anak buah yang berada di sekitar kosan Jean untuk bersiap dan pastikan mereka sudah menyampaikan pertemuan saya dengan Jean kepada pemilik kos agar tidak terjadi keributan"titah Ryo pada Bagas


Bagas hanya mengangguk dan memeriksa sekeliling mereka,bisa saja saat ini ada yang mengawasi mereka.


Jean tiba di kosannya kurang lebih 15 menit perjalanan dari kantornya seperti sebelumnya setelah Zian mengantar Jean ia pun langsung meninggalkan Jean di depan gang


"Kita tunggu jam 7 malam kemudian kamu boleh mendatangi kosan Jean ini untuk mempersempit ruang gerak anak buah Mark dan juga Mark"Bagas menahan Ryo yang sejak tadi ingin turun saat melihat Jean sudah sampai


"Tapi...."sanggah Ryo namun belum selesai ucapan Ryo Bagas langsung memotong


"Tenang saja semua sudah sesuai rencana,penjagaan ketat di sekitar kosan Jean juga sudah dilakukan"ujar Bagas meyakinkan Ryo


Ryo menyandarkan kepalanya di kursi mobil dan memijat keningnya,ia bahagia karena sebentar lagi ia bisa menemui istrinya, namun disisi lain ia juga harus khawatir karena Jean juga berada dalam bahaya jika Mark atau anak buahnya mengicarnya


Tepat pukul 7 Ryo turun dari mobil dan bergegas masuk ke gang kosan Jean,sebelum memasuki gang Ryo terlebih dahulu memeriksa keadaan sekitar untuk memastikan tidak ada yang mengikutinya,Ryo meminta anak buahnya untuk berjaga tidak terlalu dekat namun tetap bersiaga jika saja di perlukan sewaktu waktu


Ryo mengetuk pintu kamar kosan Jean,Ryo mulai gusar karena Jean cukup lama belum juga membuka pintu,ketika Ryo hendak mengetuk pintunya lagi Jean sudah membuka pintu


Jean yang posisinya menggunakan mukenah karena baru saja selesai melaksanakan sholat dan juga mengaji sambil menunduk membuka pintu


"Si..aaa...pa?"ucapan Jean terbata bata saat orang yang ada di hadapannya adalah Ryo


Ya Ryo suaminya yang di tinggalkan demi bisa melupakan semua rasa sakit yang telah di ciptakan suaminya itu,sejenak Jean tertegun namun ia cepat cepat menyadarkan dirinya dan langsung menutup pintu namun Ryo dengan sigap menahan pintu menggunakan kaki dan tangannya


"Sedang kamu disini?"tanya Jean sinis dan terus berusaha mendorong pintu kamarnya agar tertutup namun tenaganya kalah dengan Ryo


"Apa kau tidak mau mengijinkan suamimu ini masuk?"tanya Ryo menatap Jean


"Cih...suami?aku sudah menadatangani surat perceraian bukan?kita sudah bukan suami istri lagi"ucap Jean menatap balik Ryo


Saat itu juga Ryo mendorong pintu dan Jean pun mundur seketika karena terdorong dan setelah Ryo masuk Ryo langsung mengunci pintu kamar Jean

__ADS_1


"A.a.apa yang kamu lakukan?tanya Jean mulai ketakutan


"Disini kamu tidak boleh bertamu sembarang"lanjut Jean terus memundurkan langkah


"Pemilik kos ini pun mempersilahkan aku masuk dengan cuma cuma, karena dia tau kita ini suami istri"ucap Ryo tersenyum penuh arti sambil mengeluarkan buku nikah mereka dari sakunya


"Cih di menggunakan itu untuk mendapat ijin dari ijin dari pemilik kos"gerutu Jean dalam hati


"Lalu kamu mau apa kesini?"tanya Jean setengah berteriak


"Tentu menjemput istriku.."Ryo melangkah mendekati Jean


Jean yang terus mundur terhenti langkahnya karena terbentur tembok dan Ryo yang terus mendekat bahkan hampir tak ada jarak di antara mereka sekarang,Jean pun langsung membuang muka tak mau menatap Ryo


"Pulanglah bersamaku"ucap Ryo menatap Jean sendu


Jean bisa merasakan nafas Ryo di wajahnya namun masih tak ingin menatap wajah suaminya itu


"Aku tidak ingin kembali.."jawab Jean singkat tanpa menatap suaminya


"Aku tidak bisa hidup tanpamu"ucap Ryo lirih


"Apa kamu bilang?apa aku tidak salah dengar?bukankan kau memiliki Diane untuk apa jauh jauh kemari mencariku?"tanya Jean menatap Ryo tajam


Ryo menarik Jean kedalam pelukannya erat meskipun Jean memberontak namun tenaganya tetap kalah dengan Ryo


"Aku hanya ingin bersamamu,aku tidak ingin yang lain kumohon"ucap Ryo sambil memeluk erat Jean


Bersambung


Vote like dan komentar ya


Dan terimakasih untuk yang sudah setia menunggu 🤗🤗🙏🙏


kalau pembacanya semakin banyak author janji akan up 2 bab setiap harinya ,💪💪

__ADS_1


__ADS_2