
"Aku akan mandi dulu ya mas "kata Jean saat mereka sudah tiba di kamar mereka
"Bagaimana kalau mandi bersama?"Ryo menggoda istrinya itu
"Gak ah "jawab Jean malu
"Kan udah suami istri juga, masa mandi sama sama gak mau" Ryo memeluk istrinya dari belakang
"Udah deh mas,mending bantuin buka baju aku nih,aku gak bisa buka sendiri "Jean yang kesulitan meraih resleting bagian belakang bajunya
Ryo kemudian membantu Jean membuka resliting dress Jean di bagian belakang
Ryo hanya bisa menelan salivanya saat melihat leher jenjang dan bagian belakang tubuh istrinya yang putih dan mulus itu
"Mas aku mandi ya" Jean melangkah meninggalkan Ryo menuju kamar mandi
Ryo langsung menahan tangan istrinya dan memeluknya lagi
"Beri aku ciuman dulu disini "rengek Ryo pada Jean
Cup
Jean mengecup bibir Ryo kemudian melepaskan pelukan suaminya dan berlari ke kamar mandi sambil memegang baju ganti
"Awas ya aku akan memakanmu nanti" Ryo tersenyum melihat istrinya memasuki kamar mandi
Setelah hampir 1 jam Jean baru keluar dari kamar mandi,Ryo sedari tadi bosan menunggu istri yang tak kunjung selesai mandi
Jean menggunakan baju tidur dengan handuk di kepalanya
Ryo mulai berfikiran liar saat melihat istrinya mengenakan baju tidur yang cukup seksi
"Mandinya lama banget "kata Ryo mendekati istrinya
"Badanku terasa lengket semua mas belum lagi make up nya harus di bersihin dulu" Jean kemudian duduk di depan cermin meja rias yang ada di kamar mereka
"Mas mandi dulu sana "
"Iya aku akan mandi,setelah itu kamu tau kan kita harus apa ?"Ryo mengedipkan matanya pada istrinya
"Tunggu ya sayang " Ryo mencium kepala Jean
Jantung Jean berdegup kencang dan mukanya memerah saat mendengar ucapan Ryo itu
Jean kemudian melanjutkan kegiatannya dengan menggunakan skincare malamnya dan menggunakan lotion sebelum tidur
__ADS_1
Setelah selesai Jean kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang yang masih penuh dengan taburan bunga yang telah dipersiapkan oleh hotel untuk pengantin baru ini
Jean memainkan handphone melihat beberapa foto pernikahan mereka yang sempat di ambil melalui kamera handphone miliknya
Jean tersenyum melihat semua moment sakral yang terjadi di hidupnya hari ini
Rasanya masih seperti mimpi sekarang aku sudah menikah, dan suamiku adalah Ryo orang yang bertemu karena kesalahan tapi menjadi jodohku yang di kirim Tuhan untukku "gumam Jean dalam hati sambil tersenyum penuh rasa syukur
Ryo yang baru keluar dari kamar mandi melihat istrinya itu tersenyum lalu menghampirinya dan melihat apa yang membuat istrinya tersenyum sedari tadi,Ryo langsung merebut handphone Jean dan melihat foto foto mereka
"Ihh...mas balikin aku belum selesai lihatnya "Jean berusaha menarik handphone dari tangan Ryo
Ryo langsung mengangkat tinggi tangannya dan Jean berusaha melompat untuk meraih handphonenya
"Suamimu ini menjadi lebih tampan kan hari ini "Ryo tersenyum bangga
"Mas balikin gak ? Jean melotot pada Ryo
"Ambil aja kalo bisa "ledek Ryo
Jean kembali melompat untuk mengambil handphone yang ada di tangan Ryo
Saat Jean melompat ia hampur terjatuh dan reflek menarik baju Ryo yang membuat mereka berdua akhirnya terjatuh ketempat tidur
"Awwww "pekik Jean yang kesakitan saat tubuh Ryo menindih badannya
Manik mata mereka berdua bertemu dan degup jantung keduanya kencang
Ryo langsung mencium bibir Jean, karena Jean yang masih kaku saat berciuman Ryo kemudian sedikit menggigit bibir Jean agar Jean mau membuka mulutnya
Cukup lama mereka berciuman Ryo kemudian menghentikan ciuman saat Jean mulai kehabisan nafas
Dia kembali menatap mata istrinya sambil tersenyum dan membelai rambutnya,wangi tubuh Jean pun sangat menggoda bagi Ryo
Tak bisa di pungkiri Ryo sudah ingin segera melakukan hubungan suami istri dengan Jean,karena junior di bawah sana sudah mulai bereaksi
Jean merasa gugup ditatap seperti itu oleh suaminya tak terasa badannya ikut dingin dan sedikit gemetar
"Kenapa sayang kamu takut ?tanya Ryo
"Aku..aku " Jean terbata bata
"Kenapa sayang?" Ryo membenarkan beberapa rambut Jean yang menutupi bagian telingannya
Jean di buat bergidik dengan sentuhan Ryo seperti itu
__ADS_1
"Mas aku belum siap "Jean kemudian bangun dan menggeser tubuhnya dari Ryo
"Maafkan aku mas aku belum siap" Jean menundukkan wajahnya
Ryo kemudian duduk di sebelah Jean Ryo kemudian meraih tangan Jean
"Jean apa kamu masih ragu denganku ?"Ryo menggengam tangan Jean
"Bukannya mas berjanji kita tidak akan melakukannya jika aku belum siap" Jean masih menundukkan wajahnya
"Apa kamu masih tidak percaya padaku Jean ?"tanya Ryo lagi
"Kita ini suami istri Jean dan aku laki laki normal,apa kamu masih tidak mencintaiku?tanya Ryo dengan nada sedikit kesal
"Bukan begitu mas aku hanya takut itu saja..."kata Jean
Ada ketakutan tersendiri dalam diri Jean,dia takut memberikan hal yang berharga miliknya kepada Ryo karena masih takut akan ditinggalkan oleh Ryo suatu hari nanti
"Baiklah kalau kamu tidak mau mengatakan alasan yang lebih jelas, tidur lah aku akan keluar sebentar mencari udara segar "Ryo kemudian berdiri dan keluar meninggalkan kamar hotel
Ryo tidak ingin bertengkar di malam pertama mereka,ia tidak mau malam pertama mereka bersama justru menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi mereka berdua
"Maafin aku mas "ucap Jean yang tak terdengar oleh Ryo
Jean kemudian duduk di sofa panjang yang ada di di sudut kamar hotel dia mematikan
lampu kamar dan hanya menyalakan lampu tidur
Jean sebenarnya khawatir karena sudah 1 jam Ryo belum kembali,tapi dia takut untuk menghubungi suaminya itu karena ia tau suasana hati suaminya pasti sedang tidak baik karena ia menolak keinginan suaminya di malam pertama mereka
Sebenarnya itu sudah menjadi kewajiban Jean untuk memberikan hak Ryo yang sekarang sudah sah menjadi suaminya,namun keraguan yang masih muncul dihatinya membuatnya belum bisa memberikan mahkotanya pada Ryo malam ini
Tak sadar Jean akhirnya tertidur karena kelelahan dan bahkan ia tertidur dengan lelap saat Ryo kembali kekamar
Ryo yang melihat istrinya tertidur di sofa kemudian mendekatinya ,Ryo menatap wajah istrinya itu dan menyentuh pipinya dengan telunjuknya
Sebenarnya apa yang kamu takutkan sayang bahkan kita sudah menikah sekarang,apakah kamu meragukan perasaanku atau kah perasaanmu padaku yang belum sepenuhnya mencintaiku "gumam Ryo dalam hati
Ryo kemudian menggendong Jean dan merebahkan di tempat tidur kemudian menyelimuti tubuh istrinya dan mencium keningnya lalu Ryo ikut tidur di samping Jean dan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya itu
bersambung
author sedang kebut nulis biar bisa up setiap hari ya..terimakasih bagi yang setia membaca dan jangan lupa kasi like koment dan votenya ya 😊
supaya author semangat terus nulisnya 🙏🏻
__ADS_1