
Ryo menggenggam tangan Jean sambil menuruni tangga dan berjalan keluar rumah,Jean hanya menurut dan tak berhenti menatap Ryo
"Sebenarnya dia kenapa?apa ini serius atau dia hanya merencanakan sesuatu supaya aku bisa terus bekerja disini?" Jean dalam hati masih merasa tak percaya
Jean baru tersadar dari lamunannya saat Ryo membuka pintu mobil dan menyuruhnya masuk ke mobil,Ryo kemudian masuk ke mobil dan mengemudi mobil keluar dari halaman rumah
"Ayo sini tanganmu " Ryo mengulurkan tangannya
"Tapi untuk apa? " Jean dengan wajah bingung
Ryo tidak memberi jawaban dia hanya langsung menarik tangan Jean dan langsung memasukkan jarinya diantara jari jari tangan Jean dan langsung menggenggamnya.
"Aku hanya ingin menggenggam tangan pacarku,apa tidak boleh? Ryo menantap Jean
"Tuan tidak serius kan dengan kata pacar?"Jean masih bingung dengan sikap Ryo
Ryo tiba tiba menghentikan mobilnya
__ADS_1
"Kenapa tuan berhenti ?" tanya jean dengan nada gugup dia sadar Ryo mungkin saja marah
"Jean dengarkan aku ya,mulai hari ini aku pacarmu dan aku akan melakukan hal yang biasa dilakukan oleh orang pacaran umumnya, aku tau mungkin sekarang kamu belum mencintaiku atau ragu padaku tapi akan kulakukan apapun untuk membuatmu jatuh cinta padaku " Ryo mengusap rambut Jean
"Aku akan menunggumu untuk mencintaku Jean, dan akan aku pastikan kamu akan jatuh cinta padaku " Ryo kemudian kembali menyalakan mesin mobil dan melaju
Jean hanya diam tidak tahu harus bagaimana ataupun mengatakan apa pada Ryo,percuma saja Ryo adalah orang yang selalu konsisten dengan apa yang dia ucapkan, jadi akan percuma jika Jean mengajaknya berdebat sekarang karena takut nanti Ryo tersinggung dan menjadi marah Jean hanya menatap keluar jendela sembari memikirkan apa yang terjadi dia antara dia dan Ryo ini sangat tiba tiba.
"Apa kau lapar?bagaimana kalau kita beli makanan siap saji, aku merasa lapar sekarang? " Ryo sambil terseyum pada Jean
"*B*ukankah tadi aku memasak untukmu tapi kau tidak memakannya,sekarang dia bilang lapar,memang orang yang gak bisa di tebak, kurasa suasana hatinya sedang benar benar baik sekarang bisa dilihat dari senyumnya yang benar benar tanpa beban"
"Ooo iyyaa tuan "kata jean
"Jangan panggil aku tuan aku ini pacarmu!
"Panggil namaku saja gimana?
__ADS_1
"Atau mungkin kamu bisa memanggilku sayang?" Ryo tersenyum
"Hah..sayang ?tanya Jean dengan muka kaget
"Iya kalau kita hanya berdua panggil aku dengan sebutan sayang ya,kalau di depan orang lain kamu malu panggil namaku aja oke "Ryo kemudian mencium tangan Jean
Deg..
Tubuh jean terasa panas dan jantungnya berdebar kencang,mukanya memerah entah kenapa di perlakukan sangat manis oleh Ryo sejak tadi membuatnya merasa nyaman,ada rasa dalam hati nya yang tidak bisa ia jelaskan.
"Belum ada satu laki laki pun yang memperlakukannya seperti ini,yang ada dipikiranku selama ini Ryo adalah orang yang angkuh, kasar dan berhati dingin tapi hari ini kenapa aku benar benar merasa Ryo seperti orang lain yang benar benar lembut dan penuh kasih sayang"Jean bisa bicara dalam hati pada dirinya sendiri
Ryo terus melaju menuju restoran makanan cepat saji yang terkenal dan tangan satunya terus mengenggam tangan Jean,Jean hanya bisa melihat itu dengan takjub ternyata Ryo tak seperti yang dilihatnya selama ini.
"benarkah dia jatuh cinta padaku" lagi lagi Jean bertanya pada dirinya sendiri
bersambung
__ADS_1
mohon maaf apabila author jarang update
jangan lupa kasi like & vote nya ya 🙏🏻🙏🏻