Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
mengikuti Ryo


__ADS_3

Hari ini Jean berniat mengikuti Ryo untuk memastikan apa yang di ucapkan Diane padanya kemarin


Pagi sekali Jean sudah bersiap dan menunggu Ryo di meja makan


"Pagi sayang.."ucap Ryo pada Jean


Jean tidak menjawab apapun,Jean meletakkan piring di depan suaminya dan mengisinya dengan nasi goreng yang merupakan menu sarapan mereka pagi ini


"Sudah rapi mau kemana pagi pagi begini?"tanya Ryo


"Aku ada janji dengan Rani.."jawab Jean


"Kok gak bilang? biasanya kalau mau pergi pasti ijin dulu"Ryo menatap Jean dingin


"Ijin?"Jean memicingkan matanya pada Ryo


"Ketika mas pergi dengan Diane mas juga tidak pernah bilang ke aku kan? sementara aku hanya ingin bertemu Rani malah di permasalahkan"jawab Jean sinis


"Jean aku suamimu,aku berhak tau kemana kamu pergi"nada Ryo meninggi


"Cukup ya mas,aku tidak ingin bertengkar hanya karena seperti ini,jika mas ingin di hargai mas juga harus tau cara menghargai aku sebagai istrimu"Jean menatap lekat pada Ryo


"Jean kamu..."Ryo menghentikan ucapannya lalu membanting sendok dan garpu ke piring dan menatap Jean


Jean tidak bergeming dia hanya menatap ke arah lain


"Baiklah lakukan apapun sesukamu"Ryo berdiri dan meninggalkan Jean di meja makan

__ADS_1


Jean meremas tangannya,ingin rasanya menangis dan berteriak tapi tidak sekarang, ada hal yang lebih penting yang harus dikerjakannya yaitu membuntuti suaminya itu sebelum dia menghilang


Jean mengambil tasnya dan bergegas menuju mobil yang di pesannya melalui aplikasi online,sebelumnya Jean sudah mengatakan pada pak Hadi untuk tidak mengantarnya hari ini


"Pak tolong ikuti mobil hitam di depan ya"perintah Jean pada supir


Jean kemudian menyadari arah tujuan mobil Ryo bukanlah kantornya karena jalan yang di lalui berbeda Jean mulai gelisah


Mobil Ryo berhenti didepan sebuah apartemen,tak lama muncul Diane dan wanita yang menemaninya


Jean menutup mulutnya kaget,ternyata yang dikatakan Diane benar


Mobil Ryo kembali bergerak setelah Diane memasuki mobilnya,Jean tetap meminta supir untuk mengikuti mobil Ryo,ia ingin tau tujuan mereka kali ini


Ryo kemudian berhenti di rumah sakit Medica lalu turun dan mendorong Diane yang duduk di kursi roda


Lama Jean menunggu disana akhirnya mereka berdua keluar dari ruangan dokter di temani perawat


"Ryo aku takut.."ucap Diane memegang tangan Ryo


"Tenang ada aku disini"Ryo berjongkok di depan kursi roda Diane dan menggenggam tangannya


"Terimakasih sudah menemaniku Ryo"Diane tersenyum pada Ryo


"Hmm.... kau harus segera sembuh"Ryo membelai rambut Diane


Jean yang melihat semua itu dari balik tembok yang berjarak hanya sekitar 3 meter menutup mulutnya, namun air matanya tak dapat ia bendung,bagi Jean ini sudah cukup ia pun melangkah buru buru ingin pergi dari tempat itu namun tak sengaja menabrak seseorang di depannya karena tidak fokus

__ADS_1


"Hei..kalau jalan lihat lihat"teriak orang yang di tabrak Jean


"Maaf saya tidak sengaja "ucap Jean menundukkan wajahnya takut Ryo melihatnya


Mendengar keributan itu Ryo menoleh kearah suara itu


"Jean...."ucap Ryo


Jean yang menyadari Ryo menatapnya,buru buru berlari meninggalkan orang yang ditabraknya itu


Ryo langsung berdiri ingin memastikan apakah yang di lihatny benar Jean atau bukan,namun Diane langsung menghentikan langkahnya


"Ryo..."Diane memegang pergelangan tangan Ryo


Ryo masih menatap ke arah Jean berlari namun karena banyak orang Jean begitu cepat menghilang


"Mungkin aku salah lihat"ucap Ryo dalam hati


"Ryo ada apa?"tanya Diane menarik lengan Ryo


"Tidak apa apa ,ayo kita ke ruang kemoterapi"Ryo kemudian berbalik mendorong kursi roda Diane


"Perempuan itu benar benar datang,sekarang kamu pasti sudah sadar akan posisimu"gumam Diane tersenyum sinis


Bersambung


Tenang di bab selanjutnya Ryo bakal kehilangan Jean🤫🤫 jadi tunggu kita balas Ryo karena sudah nyakitin Jean

__ADS_1


Terimakasih untuk yang terus membaca dan menunggu bab baru,komentar,like dan vote kalian semua buat author terus semangat untuk menulis🤗🤗🙏🙏


__ADS_2