
"Di..di.. Kamu kenapa? Ryo menggoncang tubuh Diane
Bagas yang sedari tadi berdiri di depan pintu ruang kerja Ryo langsung masuk mendengar suara panik Ryo
"Ada apa? tanya Bagas
Ryo berjongkok dan memegang kepala Diane
"Bagas bantu aku siapkan mobil sepertinya Diane pingsan"
Ryo pun segera mengendong tubuh Diane dan segera keluar ruangan, Bagas mengikutinya dari belakang setengah berlari, mereka turun menggunakan lift pribadi yang hanya boleh digunakan oleh Ryo,lift ini langsung menuju basement gedung kantor ini.
"Kerumah sakit Mitra Husada" perintah Ryo pada Bagas
Bagas hanya melirik dari kaca mobil sambil melajukan mobil menuju rumah sakit yang di maksud Ryo
"Apa lagi rencana wanita ini, dia benar benar tidak mau menyerah untuk mengganggu Ryo "gerutu Bagas dalam hati sambi meremas setir mobil
Mereka tiba di rumah sakit Ryo langsung mengendong Diane menuju UGD rumah sakit tersebut ,Diane langsung ditangani oleh dokter dan perawat disana
Tak lama kemudian Adit menghampiri Ryo yang tak sengaja melihat Ryo ada dirumah sakit tempatnya bekerja
" Ryo sedang apa kau disini?siapa yang sakit?tanya Adit
__ADS_1
"Diane.. Dit? " jawab Ryo dengan wajah yang kelihatan cemas
"Diane? tanya Adit kaget
Ryo hanya mengangguk
"Diane mantan pacar kamu maksudnya?kamu gila ya Ryo ? kamu berurusan dengan wanita itu lagi? " Adit terdengar kesal
Adit adalah salah satu sahabat Ryo yang tau betul bagaimana hancurnya Ryo saat berpisah dengan Diane dulu,Adit juga adalah orang yang berkali kali menangani kesehatan Ryo waktu itu, dan sekarang nama wanita itu di sebut Ryo sedang ada bersamanya di rumah sakit ini membuat Adit merasa terkejut sekaligus kesal
"Aku hanya membantunya, dia yang datang ke kantorku dan tiba tiba pingsan itu sebabnya aku membawanya kemari"Ryo mencoba menjelaskan pada Adit
"Permisi apa anda keluarga pasien?tanya perawat
"Administrasi pasien harus di urus pak untuk mendapatkan tindakan selanjutnya,apa bapak bisa bantu hubungi keluarganya?" Tanya perawat itu lagi
"Sementara saya akan menjadi walinya suster sampai keluarganya bisa di hubungi, lanjutkan saja pengobatan untuk pasien"perintah Ryo
"Tapi Ryo ... " Adit mencoba menghentikan Ryo
Ryo hanya diam saja mendengar ucapan Adit, ia hanya langsung mengambil kertas yang di berikan perawat padanya dan langsung menuju bagian administrasi rumah sakit
Setelah selesai mengurus administrasi Ryo kemudian menuju kamar tempat Diane di rawat, saat akan memasuki ruangan tempat Diane di rawat tiba tiba Bagas menghentikan langkah Ryo
__ADS_1
"Ryo apa yang kau lakukan?ini salah"Bagas mencoba memberi pengertian pada Ryo
"Gas..dia sedang sakit aku tau kamu khawatir, aku hanya ingin membantunya bukan untuk kembali dengannya" Ryo meyakinkan bagas
"Ryo dia bisa memanfaatkan keadaan ini..
"Aku tau apa yang harus ku lakukan Bagas, jangan katakan kejadian hari pada Jean dia akan sedih jika tau" Ryo kemudian meninggalkan Bagas masuk ke ruangan dimana Diane dirawat
"Semoga kau tidak tertipu olehnya lagi Ryo"Bagas bicara sendiri sambil menatap Ryo yang memasuki ruangan Diane di rawat
Ryo mendekati Diane yang masih terbaring dengan selang infus ditangannya ada dokter dan perawat disana
"Bagaimana keadaannya dokter? tanya Ryo saat dokter selesai memeriksa keadaan Diane
" mungkin pasien kelelahan pak Ryo, tapi kita tunggu hasil labnya keluar untuk mengetahui kondisi pasti pasien"jawab dokter
"kalau begitu saya permisi dulu pak Ryo saya harus memeriksa pasien lainnya" kemudian dokter dan perawat meninggalkan Ryo
"Sebenarnya ada apa denganmu?" Ryo menatap Diane kasihan
bersambung
terimakasih sudah setia membaca
__ADS_1
komen dan kasi like nya 🙏🙏🙏🤗🤗🤗