
"Aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan kehidupan Ryo lagi wanita sialan" geram Bagas
"Kau pikir mudah menyingkirkanku?setidaknya sekarang aku berhasil membuat istri Ryo tidak percaya padanya, sehingga rencanaku selanjutnya akan lebih mudah" Diane menyunggingkan senyuman sambil memandang Bagas yang pergi meninggalkannya
***
"Pak berhenti disini" ucap Jean tiba tiba
"Baik non" ucap supir yang kaget mendengar ucapan Jean
"Ini pak uangnya" Jean menyodorkan uang 200 ribu
Supir taxi meraih uang yang di sodorkan Jean padanya
"Uang nya kelebihan non"supir taxi mengembalikan beberapa uang yang di berikan Jean
" Buat bapak aja ya, terimakasih"Jean kemudian turun dari taxi
Langkah Jean gontai memasuki taman kota yang hari ini terlihat sepi hanya ada beberapa orang disana , ada gasebo Jean duduk dan air matanya kembali mengalir mengingat semua yang dilihat di kantor suaminya tadi
"Mas Ryo kamu jahat" teriak Jean tak peduli dengan beberapa pengunjung taman lainnya yang memperhatikannya
***
"Jean please kamu ada dimana sayang?"Ryo semakin gelisah karena hari sudah mulai gelap dan ia belum berhasil menghubungi Jean atau bahkan menemukannya
__ADS_1
"Ku mohon kembalilah sayang aku akan menjelaskan semuanya, kamu tidak bisa pergi seperti ini" Ryo bicara sendiri frustasi
Hari mulai gelap dan lampu taman menyala Jean tersadar dari lamunannya, sedari tadi Jean hanya duduk dengan tatapan kosong sesekali dia menyeka air mata yang terus mengalir di pipinya,entah harus menyesali karena mencintai dan memutuskan menikah dengan Ryo atau dirinya harus menyalahkan takdir saat ini
"Nenek aku sendirian, sekarang aku harus apa? " Jean menutup wajahnya dengan kedua tangannya
***
Ryo mengetuk pintu kamar kos Rani dengan sangat cepat, Rani yang kaget mendengar ada yang mengetuk kamarnya langsung membuka pintu
"Siapa.... " ucapan Rani terhenti saat melihat Ryo berdiri di hadapannya
"Pak Ryo?ada apa datang kesini malam? Rani mengerutkan alisnya bingung
"Jean?dia tidak ada sini?kenapa pak Ryo mencarinya kesini?tanya Rani bertubi tubi
"Apa dia menghubungimu?wajah Ryo terlihat sangat panik
" Tidak....
"Baiklah jika dia dia menghubungimu atau datang kesini segera hubungi aku" Ryo memberikan Rani kartu namanya lalu berbalik meninggalkan Rani
Rani yang penasaran langsung menahan Ryo dengan memegang bahunya
"Tunggu pak Ryo, sebenarnya ada apa?jangan bilang kalau Jean hilang?" Rani menatap tajam pada Ryo
__ADS_1
"Saya tidak bisa menjelaskan sekarang karena saya belum bisa menemukannya" Ryo kemudian berlalu meninggalkan Rani
"Itu artinya Jean hilang kan?" Rani setengah berteriak namun Ryo sudah masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya
"Astaga Jean... " Rani buru meraih handphone di saku celananya dan mencoba menghubungi Jean namun gagal karena ponsel Jean tidak aktif
"Jean kamu dimana dan ada apa sebenarnya?" Rani kembali menelpon Jean namun tidak ada hasil
***
Karena hari mulai malam dan udara terasa dingin juga angin bertiup kencang pertanda akan hujan Jean pun segera berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan taman
Jean menyebrangi jalan dan menuju halte bus, saat ini Jean bahkan belum tau kemana dia harus pergi
Jean duduk di halte bus menyandarkan badannya, ia memutuskan untuk pergi ke kosan Rani setidaknya ia bisa menenangkan diri disana
Hujan akhirnya turun di sertai petir di langit yang seperti beradu, Jean merasa kedinginan dan memeluk tubuhnya sendiri sambil melihat kearah datangnya bus yang tak kunjung datang
Tiba tiba datang seseorang yang memasangkan jaket di bahunya,Jean kaget dan langsung melihat kearah samping
"Ka Denny...?ucap Jean pelan
bersambung
terimakasih selalu author ucapkan untuk yang membaca update bab terbaru author sedang usahakan agar bisa up setiap hari kasi like dan komentarnya 🤗🤗🙏🙏
__ADS_1