
Hampir 20 menit kemudian Dokter keluar,Jean segera berdiri menghampiri dokter
"Bagaimana keadaan nenek saya dokter?
"Pasien mengalami komplikasi paru paru dan mengalami koma,pasien akan kami pindahkan keruang ICU untuk perawatan intensif"kata Dokter
"Nenek,gak mungkin "Jean mengelengkan kepalanya tak percaya
"Bagaimana mungkin nenek bisa tiba tiba koma, baru 2 jam yang lalu nenek baik baik saja dan mengobrol dengan kita "ucap Jean sambil menangis
"Dokter lakukan yang terbaik, saya ingin nenek sembuh apa pun caranya "pinta Ryo pada dokter yang ada dihadapannya sekarang
"Kami pasti akan melakukan yang terbaik pak Ryo,namun melihat kondisi pasien dan juga usia yang sudah lanjut semoga ada keajaiban".
"Gak..gak dokter harus sembuhin nenek aku "teriak Jean sambil menangis
"Sayang tenang ya dokter pasti akan lakukan yang terbaik "Ryo merangkul istrinya
Perawat kemudian membawa keluar nenek Jean dari ruang UGD menuju ruang ICU,nenek Jean sudah di pasangi beberapa alat bantu medis
"Nenek... "teriak Jean berlari menghampiri neneknya yang terbaring
"Nenek ayo bangun,lihat Jean ada disini nek "Jean mengenggam tangan neneknya sambil menangis
"Nenek sayang Jean kan?nenek gak boleh kayak gini ke Jean buka mata nenek " Jean terus bicara pada neneknya
"Sayang sudah ya biarkan nenek menjalani perawatan dulu "Nyonya Arum memeluk Jean
"Ma..nenek ma dia gak mau buka matanya" Jean menangis tersedu sedu
"Sabar ya sayang nenek pasti kuat,kita berdoa sama sama ya untuk kesembuhan nenek " nyonya Arum mencoba menenangkan Jean
Kamu dan Jean pulang istrahat aja dulu,nanti mama suruh orang untuk jaga nenek "kata pak Hendrawan pada Ryo
"Gak,sayang aku mohon biarkan aku disini aku ingin tetap bersama nenek,aku ingin menjaga nenek " Jean memohon pada Ryo
"Sayang kamu harus istirahat juga,nenek malah akan sedih kalau melihat kamu seperti ini" Ryo coba membujuk istrinya
"Aku gak mau ninggalin nenek aku mau disini,bagaimana kalau nenek bangun dan mencariku?sementara aku gak ada disisinya sayang aku mohon "Jean lagi meminta agar bisa tetap berada di rumah sakit
"Sayang tenangin diri kamu ya kalau kamu begini terus kamu bisa sakit,kalau kamu sakit bagaimana dengan nenek?
__ADS_1
"Benar kata Ryo sayang,pulang dan istirahatlah dulu,mama akan suruh orang untuk pantau keadaan nenek,kalau nenek kamu siuman pasti akan langsung di kabari "Nyonya Arum mencoba membujuk Jean
"Jean hanya pasrah dan menurut akan ucapan mertuanya itu,Ryo kemudian memapah istrinya dan membawanya keluar meninggalkan rumah sakit
di dalam mobil Jean hanya diam hanya air mata yang terus mengalir di pipinya,Ryo terus menggenggam tangan istrinya itu dan mengelus rambutnya
"Kemarin aku baru menikah,dan hari ini nenekku terbaring di rumah sakit cobaan apa ini ya Tuhan,aku bahkan belum bisa membuat nenek bahagia dan membalas semua jasa jasanya selama ini"
"Tuhan aku mohon beri kesembuhan untuk nenekku ,biarkan aku membahagiakannya sekali lagi sebagai ucapan terimakasih telah merawatku hingga dewasa"
"Sayang kita sudah sampai" Ryo menyadarkan Jean yang melamun sedari tadi
Jean baru sadar kalau mereka sudah tiba dirumah
Jean kemudian keluar dari mobil namun badannnya lemas dan membuatnya terjatuh
Ryo langsung berlari dan mengangkat tubuh istrinya
"Sayang hati hati "
Pikiran Jean memang sedang sangat kalut membuatnya tidak fokus pada apapun saat ini
Melihat keadaan istrinya seperti itu Ryo langsung menggendong istrinya menuju kamar mereka,sampai dikamar Ryo merebahkan tubuh istrinya itu di ranjang
Ryo melihat keadaan istrinya itu ikut sedih, karena ia tau neneknya adalah satu satunya orang yang sangat di sayangi Jean dalam hidupnya
Saat Jean mulai sholat Ryo kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri
Selesai sholat Jean kemudian berdoa
"Ya Tuhan ku mohon sembuhkanlah nenekku
akan kulakukan apapun agar nenek ku sembuh,ijinkan aku agar bisa memeluknya lagi tertawa bersamanya,hanya nenek yang ada dalam hidupku selama ini,beri aku kesempatan untuk membuatnya bahagia dan membalas jasa jasanya.
Setelah selesai sholat Jean kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang,pikirannya kosong dan tubuhnya terasa sangat lemas
Ryo yang baru keluar dari kamar mandi dan melihat istrinya sedang berbaring di tempat tidur
Ryo kemudian naik ketempat tidur dan memeluk istrinya dari belakang
Jean langsung membalikkan badannya dan menenggelamkan wajahnya di pelukan suaminya itu lalu kembali menangis
__ADS_1
"Maaf sayang kalau aku dan nenek merepotkanmu "kata Jean pelan
"Sayang kok ngomong gitu,aku suamimu sudah kewajibanku melakukan yang terbaik untuk kamu dan nenek"
"Kita berdoa aja yah semoga nenek segera sembuh dan bisa berkumpul bersama kita lagi" Ryo mencium kepala istrinya
"Aku takut sayang "Jean meneteskan air matanya
"Jangan takut sayang nenek pasti kuat,nenek pasti bisa sembuh "
"Banyak hal yang sudah kulalui bersama nenek,nenek lebih dari sekedar ayah dan ibu di dunia ini, bagiku dia segalanya ,aku mungkin tidak bisa seperti ini jika bukan karena nenek " Jean kembali menangis mengingat semua hal yang pernah di lakukan nenek untuknya
"Aku mengerti sayang,aku tau itu "
"Kamu harus kuat sayang demi nenek,kamu gak boleh lemah dan kamu juga gak boleh sakit "Ryo berusaha membuat istrinya tegar
"Aku hanya takut nenek meninggalkan aku selamanya"
"Jangan berfikiran yang enggak enggak sayang,kita harus yakin nenek pasti bisa sembuh "Ryo meyakinkan Jean
"Kamu harus kuat dan tetap sehat sayang,sekarang tidurlah besok pagi kita kerumah sakit lihat keadaan nenek "
"Iya sayang" Jean kemudian mencoba memejamkan matanya
Tidak lama Jean pun tertidur di pelukan suaminya,melihat istrinya sudah tertidur Ryo melepaskan pelukannya dan bangun dari tempat tidur,Ryo kemudian mengambil handphone nya dan menghubungi Bagas
"Hallo Bagas tolong pastikan dokter yang merawat nenek Jean adalah yang terbaik "perintah Ryo
"Baiklah,bagaimana keadaan Jean apa dia masih syok ?tanya Bagas
Dia masih bersedih tapi sekarang dia sedang tidur,aku harap dia baik baik saja sepertinya dia sangat terpukul setelah mengetahui neneknya koma " Ryo dengan nada sedih
"Sabar ya boss,seharusnya kalian masih menikmati kebahagiaan kalian setelah pernikahan kalian tapi malah ada kejadian seperti ini " Bagas mencoba menghibur Ryo
"Baiklah, kabari aku jika ada perkembangan tentang kondisi nenek Jean,besok pagi pagi aku dan Jean akan kesana,handle semua kerjaan ku selama beberapa hari kedepan aku harus menemani Jean " Ryo kemudian menutup sambungan telephonenya
Ryo kemudian kembali ketempat tidur dan memeluk istrinya,ia membenarkan rambut yang menutupi wajah istrinya itu
"Tuhan jangan biarkan Jean kehilangan neneknya,aku tidak ingin istriku sedih,kami baru saja menikah jangan biarkan kesedihan hadir di antara kami "gumam Ryo dalam hati
Bersambung..
__ADS_1
jangan lupa kasih like koment dan votenta ya terimakasih 😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻