
"Cari tau segalanya tentang wanita di foto ini"tunjuk Ryo
"Selidiki juga apa hubungannya dengan pria dan wanita yang ada disebelahnya"Ryo memberikan foto itu pada anak buahnya
"Tempatkan anak buahmu untuk mengikuti gerak gerik atau kemanapun dia pergi,laporkan jika ada yang mencurigakan,berikan bukti berupa video maupun foto"ucap Ryo
"Baiklah bos saya akan laksanakan,saya pergi dulu"ucap anak buah Ryo
Ryo mengusap kasar wajahnya,Bagas menepuk bahu Ryo
"Aku sudah memperingatkanmu bukan,jadi sekarang kamu harus mencari tau kebenaran tentang Diane dan yang terpenting adalah menemukan Jean danmembawanya kembali"Bagas mencoba menguatkan Ryo
"Tapi ini sudah 3 hari dan Jean belum ada kabar sama sekali,petunjuk pun tak ada dia menghilang tanpa jejak"Ryo memijat kepalanya
"Aku takut dia kenapa kenapa Gas"lanjut Ryo dengan nada sedih
"Jangan takut Jean adalah gadis kuat dia pasti baik baik saja,kita pasti akan segera menemukannya"Bagas menghibur Ryo
"Tapi dia hidup seperti apa diluar sana handphone bahkan ATM juga ditinggalkan,aku takut dia...."ucapan Ryo terhenti
"Aku tau cara menemukannya"Ryo berdiri dari tempat duduknya
"Bagaimana?"tanya Bagas
"Jika dia tidak menggunakan Atm yang kuberikan,tapi pasti dia akan menggunakannya ATM pribadi dia sendiri bukan?"Ryo merasa bersemangat
"Hmmmm..itu benar juga"Bagas tersenyum
"Ayo kita ke bank B*I,Jean menggunakan rekening bank itu untuk rekening pribadi dia"
Tak butuh waktu lama bagi Ryo untuk tahu kapan Jean terakhir menggunakan atmnya,namun sayang Jean rupanya terakhir menggunakan atmnya masih di kota mereka
"Periksa sekitar terminal bus,dia menggunakan atmnya disana harusnya ada cctv di sekitar tempat itu"perintah Bagas pada anak buahnya
"Jean tau kita akan mencarinya"ucap Ryo frustasi
__ADS_1
"Tenanglah kita pasti akan menemukannya"ujar Bagas menenangkan Ryo
"Aku bahkan tidak bisa makan dan tidur dengan nyaman sebelum aku tau dia baik baik saja,ini semua salahku Bagas" Ryo tertunduk lesu
"Sekarang yang terpenting adalah kita menemukannya,tidak ada gunanya menyesali sekarang semua sudah terjadi"Bagas menepuk bahu Ryo
"Kamu dimana sayang"ucap Ryo menatap handphonenya
****
Jean melangkah memasuki kantor yang di maksud Zian,kemarin setelah Zian membantunya mencari tempat tinggal Zian juga memberinya alamat kantor yang katanya ada lowongan pekerjaan
"Selamat pagi mba,saya mau tanya disini benar ada lowongan pekerjaan?"tanya Jean pada wanita yang duduk di meja costumer servis
"Mba Jean ya,silahkan langsung ke ruangan no 4 di ujung"tunjuk wanita tersebut
Jean bingung kenapa wanita itu tau namanya,tapi Jean berfikir mungkin Zian sudah memberi tau pemilik kantor ini bahwa dirinya akan melamar pekerjaan disini itu sebabnya costumer servis tadi tau namanya
"Tok..tok..."Jean mengetuk pintu ruangan
Jean mengangguk lalu masuk kedalam ruangan,Jean terkejut saat melihat Zian yang duduk di meja tersebut
"Jadi kamu..."tunjuk Jean pada Zian
"Iya,aku ada ada pemilik kantor ini"ucap Zian tersenyum
"Kamu bohongin aku ya"Jean cemberut
"Kamu gak ada datang kan kalau aku bilang ini kantor aku"
"Duduklah,ayo kita bicarakan tentang pekerjaanmu disini"Zian mempersilahkan Jean
"Pekerjaanku ini bergerak di bidang furniture, aku mengirimnya hampir ke seluruh Indonesia"
"Apa aku langsung di terima kerja tanpa melihat lamaran pekerjaanku dulu?"tanya Jean bingung
__ADS_1
Zian terdiam dan menatap wajah Jean,senyuman Jean di pertemuan pertama mereka kemarin membuatnya terpana
"Zian..hei"panggil Jean sambil melambaikan tangannya di depan wajah Zian
"Ah..iya maaf"ucap Zian Malu
"Jadi aku akan bekerja sebagai apa disini,aku tidak punya pengalaman bekerja di bidang kantoran sebelumnya aku hanya jadi barista di cafe"Jean menjelaskan pada Zian
"Aku butuh asisten untuk membantu pekerjaanku,tugasmu hanya mengatur jadwalku dan pekerjaanku simple kan"Zian tersenyum
"Segampang itu"tanya Jean melongo
"Hmm...mulai lah bekerja hari ini"Zian menatap Jean
Jean terdiam dan befikir sejenak
"Gak usah mikir lama, ini berkas yang harus kamu kerjakan disana ada jadwal pekerjaanku dan segala kegiatanku dari Senin sampai Jumat bacalah"Zian menyerahkan beberapa lembar berkas kepada Jean
"Duduklah di meja itu,mulai hari ini itu adalah meja kerjamu"Zian menunjuk meja yang ada tidak jauh dari meja kerjanya
Jean meraih berkas yang di berikan padanya dan membuka satu persatu setiap lembar dari berkasnya
Zian curi curi pandang saat Jean tengah sibuk membaca berkas yang di berikan olehnya
"Apa yang terjadi padaku,kenapa menatapmu saja membuatku merasa benar benar nyaman"Zian tersenyum sendiri
Jean yang merasa di tatap oleh Zian sedari tadi menjadi risih
"Ada apa,apa ada pekerjaanku untukku?tanya Jean mengagetkan Zian
"Ah tidak apa apa,jika ada yang kamu tidak mengerti tanyakan saja"ucap Zian kemudian pura pura menatap laptopny kembali
Bersambung...
Maafkan author ya belum bisa penuhi janji untuk up lebih dari satu bab,author lagi sibuk bgt ,🙏🙏
__ADS_1
Terimakasih untuk vote,like dan komentar yang buat author terus semangat untuk menulis dan update bab baru 🤗🤗🙏🙏