
3 hari setelah acara pertemuan antara orang tua Ryo dan nenek Jean,orang tua Ryo mulai sibuk mempersiapkan keperluan pernikahan Ryo dan dan Jean
"Sayang hari ini kerumah ya,mama mau ajak kamu sama Ryo untuk lihat lihat baju pengantin "kata bu Arum di seberang telephone
"Baik tante nanti Jean kesana, tapi mas Ryo masih sibuk sepertinya"jawab Jean
"Ah anak itu, sudah mau menikah masih saja sibuk bekerja,dia sama seperti papanya Jean gila kerja "bu Arum merasa kesal dengan Ryo
"Baiklah Jean,mama tunggu ya sayang "bu Arum menutup telephone nya
Jean kemudian menelpon Ryo untuk memberi tahu,Ryo melihat Handphone nya berdering betuliskan Jean langsung buru buru mengangkat telephone nya
"Halo sayang "kata Ryo
"Mas mama telephone katanya mama mau ngajak kita liat baju pengantin,mas bisa gak?"tanya Jean
"Tapi kalau mas sibuk kita tunda aja dulu sampai mas ada waktu"kata Jean lagi
"Oh enggak sayang,nanti jam 1 aku kesana ya tunggu aja nanti aku jemput"
Semua orang yang ada diruangan langsung bertatapan saat mendengar ucapan Ryo,
__ADS_1
Bagas hanya geleng geleng mendengar ucapan temannya itu
"Dasar cowok bucin ini,gak kenal tempat apa? gak sadar sih dia ini lagi meeting malah sayang sayangan di telephone"
"Bos kita lagi diruangan meeting "bisik Bagas pada Ryo
Ryo baru sadar kalau dia mengangkat telephone di ruang meeting dan sudah dipandangi semua orang yang ada disana
"Maaf ini calon istri saya "kata Ryo
"Sayang nanti aku telephone lagi ya,aku meeting dulu"Ryo kemudian menutup telephonenya
"Wah CEO kita ternyata akan segera menikah "kata salah satu karyawan
"Saya akan mengundang kalian semua saat saya menikah nanti " Ryo tersenyum
Senyum yang bahkan mungkin setahun sekali karyawannya belum tentu bisa lihat, tapi kali ini Ryo benar benar bahagia membuat karyawannya ikut senang melihat bos nya yang biasanya bersifat dingin bisa tersenyum seperti itu pada karyawannya.
Setelah meeting selesai Ryo bergegas menuju ruang kerjanya di ikuti Bagas
"Sepertinya yang akan menikah sangat bersemangat "ledek Bagas
__ADS_1
"Aku gak mau Jean menunggu lama,kamu tau sendiri kan mama aku cerewetnya gimana apalagi tentang Jean sekarang sepertinya mama dan papa lebih sayang Jean ketimbang aku"
"Halah bilang aja mau cepat cepat ketemu Jean pake banyak alasan segala "Bagas tertawa melihat tingkah Ryo
"Ish kamu ini.." Ryo kesal
Kirim lewat email saja pekerjaan lainnya sepertinya aku tidak akan kembali ke kantor"pinta Ryo saat akan meninggalkan ruangannya
"Baiklah sepertinya aku harus memikirkan menikah juga mulai hari ini "kata Bagas
"Itu lebih baik "Ryo kemudian berlalu meninggalkan Bagas
"Begini lah kalau boss yang akan menikah pasti semua pekerjaan harus aku yang kerjaan, belum lagi dia menikah dan bulan madu nanti sudah pasti nanti aku yang akan sibuk"Bagas bicara sendiri
Ryo kemudian melajukan mobilnya meninggalkan kantor, sengaja ia tidak memakai supir dan memilih menyetir sendiri agar bisa berduaan dengan Jean bertemu dengan mamanya,baginya segala tentang Jean adalah hal yang membuatnya bersemangat dan selalu merasa senang sekarang
bersambung...
maafkan bila author belum bisa panjang klo update,bener bener harus bagi waktu dengan kerjaan dan mengurus anak jadi maklumin ya.author usahakan update setiap hari meskipun hanya satu bab
terimakasih untuk yang setia baca karya author 🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
kasi like dan vote nya ya