
Jean menangis sepanjang perjalanan pulang,menyesali pilihannya menikah dengan Ryo yang seharusnya tidak pernah ia lakukan
Dadanya menjadi sesak mengingat bagaimana Ryo begitu manis pada Diane,tatapan penuh kasih sayang yang jelas terlihat saat Ryo menatap Diane di rumah sakit,membuat Jean merasa sudah tertipu dengan cinta Ryo yang ia percayai selama ini,ingin berteriak tapi entah harus menyalahkan siapa
"Nona Jean ,ada apa?"tanya Nita saat Jean memasuki rumah dengan terburu buru
Jean hanya menoleh sebentar tanpa menjawab Nita lalu berlari menaiki tangga,Nita bingung melihat Jean yang ternyata sedang menangis
Jean masuk ke kamar dan mengemasi semua barang barangnya ke dalam koper sambil menangis,lalu Jean menunggu keadaan rumah sepi kemudian pergi diam diam dari rumah sehingga tidak ada satupun pelayan atau penjaga rumah yang menyadari kepergiaannya
Jam 10 malam Ryo pulangsaat memasuki rumah Ryo di sambut Nita,Ryo bingung karena beberapa hari kemarin meskipun marah Jean tetap menyambutnya ketika pulang kerja
"Dimana Jean..?tanya Ryo
"Nona tidak keluar sejak pulang tadi"jawab Nita
"Sejak kapan dia pulang?"
"Nona pulang sekitar jam 10 pagi tadi dalam keadaan menangis,aku sudah mengetuk kamar untuk meminta nona makan tapi katanya tidak berselera makan tuan"Nita menjelaskan
"Menangis?"tanya Ryo bingung
"Iya..tuan "
Ryo seketika ingat kejadian dirumah sakit saat dirinya merasa melihat Jean
__ADS_1
"Jangan..jangan yang tadi..."Ryo langsung berlari menaiki tangga menuju kamarnya
Ryo membuka pintu kamar namun kamar dalam keadaan gelap seperti tak ada orang di dalamnya,Ryo segera menyalakan lampu dan benar ternyata Jean tidak ada disana,Ryo pun panik langsung memeriksa kamar mandi namun Jean juga tidak ada disana
Karena meras curiga Ryo lalu membuka lemari pakaian milik Jean,benar saja barang barang Jean sudah tidak ada disana seketika Ryo merasa kakinya lemas
Ryo berteriak memanggil Nita
"Ada apa tuan?"tanya Nita saat sampai dikamar Ryo
"Dimana Jean?"teriak Ryo
"Nona tadi ada dikamar ini tuan.."jawab Nita gemetar
"Tapi nona benar benar ada disini tadi tuan saya bersumpah,saya menawari nona Jean untuk makan tapi nona menolak karena tidak berselera makan katanya"ucap Nita gemetar
"Keluar kau,kalian semua tidak berguna"bentak Ryo mengusir Nita
Nita yang ketakutan pun langsung pergi meninggalkan kamar Ryo
Ryo berjalan mendekati tempat tidur dan mengeluarkan handponenya dari saku celananya lalu mencoba menghubungi Jean namun dering handphone Jean berbunyi di dalam kamar mereka,Ryo pun langsung berdiri mencari dimana handphone Jean ternyata Jean meninggalkan handphone nya di meja rias beserta surat,cincin kartu ATM yang pernah Ryo berikan padanya
Ryo perlahan mengambil surat yang ada di meja itu dengan tangan gemetar dan membukanya
"Mas Ryo saat membaca ini mungkin aku sudah pergi jauh maafkan aku mas, sebelum menulis ini aku sudah memikirkan semuanya
__ADS_1
Aku pikir mas hanya akan mencintaiku tapi ternyata aku salah aku tidak punya tempat yang istimewa dihatimu, saat dia kembali cintamu padanya pun kembali, aku tidak mau menyalahkan mu mas itu sebabnya aku pergi,aku tidak ingin membuatmu bingung memilih antara aku atau dia,aku mengembalikan cincin yang pernah mas berikan karena aku merasa sudah tidak pantas untuk mengenakannya lagi,aku juga menandatangai surat pernyataan cerai dan mas bisa mengurus sisanya,kembalilah padanya mas dia membutuhkanmu
Aku tidak membencimu mas sungguh,hanya saja mungkin takdir kita berbeda,aku berdoa untuk kebahagiaan mas,aku mohon jangan cari aku, biarkan aku mencari ketenangan dan memulai hidup baru dengan bahagia
Jean
Ryo menangis membaca setiap kalimat yang di tulis Jean,dia meremas surat Jean ditangannya
"Kenapa kamu pergi sayang?"Ryo memegang cincin yang di tinggalkan Jean
Ryo meraih handphone nya dan menelpon Bagas
"Halo..."sapa Bagas
"Suruh anak buahku cari Jean sekarang dia menghilang?"perintah Ryo pada Bagas
"Kenapa Ryo?ada apa dengan Jean ?jangan bilang yang kutakutkan benar terjadi?"tanya Bagas bertubi tubi
"Perintahkan saja semua anak buah untuk mencarinya, aku akan menjelaskannya nanti"Ryo pun menutup teleponnya
"Kenapa kamu tidak memberiku kesempatan untuk menjelaskan sayang?kenapa kamu pergi?"Ryo menatap foto Jean yang tersenyum di layar handphone nya
Bersambung
Terimakasih untuk like vote dan juga komentarnya,itu semau yang buat author semakin semangat untuk menulis 🙏 ,untuk yang minta up lebih dari 1 bab sehari author sedang usahakan ya🤗🤗
__ADS_1