
Pagi pagi sekali Jean dan Ryo sudah bangun dan bersiap siap untuk ke rumah sakit
"Sayang ayo kita sarapan dulu "Ryo menggandeng tangan istrinya saat menuruni tangga
"Hmm "jawab Jean lemas
"Sayang jangan bersedih ya, kita harus kuat dan sama sama berdoa untuk kesembuhan nenek,semoga ada perkembangan baik keadaan nenek hari ini "kata Ryo saat mereka mulai makan
"Aku berharap nenek bisa segera sadar"Jean dengan mata berkaca kaca
"Pasti sayang, pasti nenek segera sembuh"Ryo menguatkan istrinya
Setelah selesai sarapan mereka bergegas meninggalkan rumah menuju rumah sakit tempat nenek Jean dirawat
Didalam mobil Jean hanya diam dengan tatapan kosong keluar jendela,Jean memang lebih banyak diam semenjak kemarin membuat Ryo merasa sedih melihat keadaan istrinya seperti itu.
Mereka tiba dirumah sakit Jean dan Ryo langsung menuju ruangan tempat nenek Jean dirawat, mereka belum di ijinkan untuk masuk dan hanya bisa melihat melalu jendela kaca ruang tersebut
Disana ada Bagas juga,Ryo sengaja meminta tolong pada Bagas untuk memantau keadaan nenek Jean
Jean kembali menangis melihat keadaan neneknya yang di pasangi beberapa alat,hatinya hancur melihat kondisi neneknya seperti itu,ingin rasanya berteriak karena dadanya terasa sesak
Ryo langsung memeluk istrinya
"Sabar ya sayang "
"Selamat pagi pak Ryo "sapa dokter yang menangani nenek Jean
"Bagaimana keadaan nenek saya dokter?tanya Ryo
__ADS_1
"Belum ada perkembangan yang signifikan pak Ryo tapi kondisi pasien stabil "kata Dokter
"Saya minta lakukan yang terbaik dokter "
"Saya pasti lakukan yang terbaik untuk pasien,nanti siang setelah pemeriksaan baru pasien boleh dikunjungi ya"kata dokter
"Kalau begitu saya permisi dulu pak Ryo "pamit dokter
"Nenek aku mohon segeralah sembuh"Jean memandang neneknya dari kejauhan dengan airmata yang tak berhenti menetes di pipinya
***
Hampir 1 minggu sudan nenek Jean dirawat di rumah sakit dan belum ada perkembangan,Ryo berencana untuk membawa nenek Jean berobat keluar negri
Siang itu Ryo mendapat telephone dari rumah sakit untuk segera datang
Jean dan Ryo pun langsung menuju rumah sakit saat itu juga
Jean segera berlari masuk ruangan menghampiri neneknya
"Kamu sudah datang nak?Ryo dimana?tanya nenek dengan suara parau
"Mas Ryo ada disini nek "Jean menunjuk Ryo yang baru saja sampai disebelah Jean
"Nenek jangan banyak bicara dulu "pinta Ryo
"Ryo mendekatlah"ucap nenek
Ryo segera mendekat dan menggenggam tangan nenek Jean
__ADS_1
"Waktu nenek mungkin tidak lama lagi,titip Jean padamu ya nak jaga dan lindungi dia,nenek minta jangan pernah sakiti cucu nenek "pinta nenek pada Ryo dengan suara terbata bata
"Nenek Ryo sudah berjanji sebelumnya akan membahagiakan Jean,Ryo pasti akan melakukannya nek "
"Nenek bicara apa nenek gak boleh ngomong gitu"Jean kembali menangis
"Kemarilah nak nenek ingin memelukmu "panggil nenek Jean
Jean mendekat dan memeluk neneknya disaat yang bersamaan nenek menutup matanya dan pergi untuk selamanya
"Nenek "Jean berteriak saat melihat monitor telah menunjukkan garis lurus
Dokter dan perawat pun datang untuk memeriksa nenek Jean,namun Tuhan sudah berkehendak lain nenek Jean telah pergi untuk selama lamanya
Jean yang histeris dan syok karena neneknya meninggal pun pingsan hingga Ryo harus membawanya keruang perawatan
Ryo kemudian meminta bagas untuk mengurus nenek Jean untuk di semayamkan dirumah Ryo sebelum di makamkan
Jean yang mulai sadar kembali menangis dan memeluk Ryo
"Sayang nenek pergi sayang,aku harus bagaimana?ucap Jean sambil menangis
"Sayang sabar ya, ayo kita pulang kita harus mendoakan nenek dan mengantarkannya ke peristrahatan terakhirnya,kamu yang sabar dan kuat ya sayang nenek udah tenang dan bahagia disana "Ryo berusaha menguatkan istrinya itu
Jean hanya diam dengan tatapan kosong,Ryo kemudian membantu istrinya berjalan menuju mobil karena mereka harus segera pulang untuk melihat pemakaman nenek Jean
bersambung
maaf lama banget author baru update,lagi banyak kerjaan dan juga lagi berusaha buat cerita semenarik mungkin
__ADS_1
bagi yang sudah baca like n koment ya 🙏🏻🤗