
Aku tidak ingin memaksa tapi rasa cintaku pada Ryo membuatku yakin, dia akan meninggalkan wanita itu dan kembali padaku, dia tidak akan tega melihatku sakit seperti saat ini" Diane tersenyum sinis karena merasa yakin bisa membuat Ryo kembali padanya
"Lakukan saja terus aktingmu Diane, begitu aku dapatkan semua bukti tentang sandiwaramu ini, habislah kamu"gerutu Bagas dalam hati
***
Pagi pagi sekali Ryo sudah berangkat kerja bahkan Jean belum bangun karena kelelahan setelah aktivitas panas mereka yang menguras tenaga tadi malam
Ryo mencium pucuk kepala Jean lalu Ryo segera berangkat ke kantor
Saat menuruni anak tangga Ryo bertemu dengan Nita
"Mba Nita dan ini juga berlaku untuk pelayan yang lain jika aku pulang terlambat, jangan biarkan Jean menunggu dan tertidur sendirian lagi di sofa"Ryo memberi peringatan pada Nita
"Baik tuan" jawab Nita
Ryo kemudian berangkat ke kantor tapi terlebih dahulu mampir kerumah sakit untuk melihat keadaan Diane, saat tiba ada Bagas disana
"Bagaimana keadaan Diane? tanya Ryo
"Entahlah " jawab Bagas ketus
Ryo kemudian masuk ke ruang perawatan Diane dan sedang ada dokter disana memeriksanya
"Bagaimana kondisinya dok? Tanya Ryo
" Nyonya Diane boleh pulang setelah kemoterapi siang ini dan istirahat dirumah namun harus kembali untuk menjalani kemoterapi minggu depan dan selama di rumah pastikan dia mengkonsumsi obatnya dengan benar dan tepat waktu"dokter menjelaskan secara rinci pada Ryo
__ADS_1
"Baiklah dokter"
"Saya permisi pak Ryo"
Ryo kemudian menatap Diane yang hanya terdiam dan muka yang terlihat pucat
" Di..kamu harus kuat dan sabar ya jalani pengobatanmu kamu pasti bisa sembuh" ucap Ryo memberi semangat pada Diane
Diane hanya menunduk dan menangis
"Tenanglah aku akan membantumu untuk biaya kamu gak perlu takut"Ryo memegang bahu Diane
"Tapi aku sendirian Ryo.." ucap Diane pelan
Ryo bingung ketika mendengar ucapan Diane dia merasa kasihan tapi di sisi lain jika ia terus menerus bertemu Diane itu akan tidak baik untuk hubungannya dengan Jean apalagi kemarin sudah membohongi Jean
Ryo bingung harus bagaimana dia menatap Diane yang juga menatapnya penuh harap
"Baiklah aku akan menemanimu, hubungi aku jika kau perlu sesuatu" Ryo mengambil handphone Diane dan menulis nomor telepon nya disana
"Aku harus ke kantor sekarang,siang nanti aku akan suruh Bagas untuk menjemputmu setelah setelah kamu selesai menjalani pengobatanmu"
"Baiklah terimakasih Ryo" ucap Diane
Ryo kemudian berlalu meninggalkan ruang perawatan Diane
"Akhirnya satu rencanaku berjalan dengan lancar" gumam Diane tersenyum bahagia
__ADS_1
Diane kemudian menelpon seseorang
"Siapkan semua sesuai rencanaku!
***
Jean yang baru bangun pukul 8 pagi karena Nita mengetuk pintu kamarnya, Jean pun terkejut karena suaminya juga sudah tidak ada di sampingnya
Jean buru buru membuka pintu kamar
" Non apakah hari ini kita jadi berbelanja ?
"Astaga maafkan aku mba Nita, aku akan segera bersiap siap" Jean kemudian berbalik namun langkahnya terhenti
"Apakah tadi mas Ryo sarapan mba sebelum berangkat kerja? tanya Jean
" Tidak Non.. tuan langsung pergi kerja pagi pagi sekali"
"Hmmm baiklah mba Nita aku akan mandi dulu"
"iya Non" Nita kemudian meninggalkan Jean
"Tidak biasanya mas Ryo berangkat pagi dan tidak sarapan, mungkin ada hal penting yang harus di urus " gumam Jean kemudian masuk ke kamar mandi
bersambung....
terimakasih untuk yang setia membaca author senang banget setiap hari pembacanya banyak alhamdulillah🙏🙏, author masih penulis pemula maaf jika masih banyak kekurangan 🤗🤗
__ADS_1
jangan lupa kasi like komentar dan votenya jika berkenan