Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
makan malam


__ADS_3

Jam 7 malam


Ryo kembali datang untuk menjemput Jean dan neneknya


Jean memakai dress selutut berwarna peach,rambutnya di urai di beri hiasan di atas kuping membuat Jean terlihat sangat cantik dan anggu,n riasan wajahnya juga terlihat natural namun tetap terlihat cantik


Tok.. tok...


"Mas Ryo sudah datang nek" Jean kemudian berdiri dan membuka pintu


Saat pintu terbuka Ryo hanya bisa diam dan menatap lekat pada Jean,Ryo terpesona melihat Jean hingga memandanginya dari atas sampai ke ujung kaki


"Mas"panggil Jean


"Iii.. i.. ya '' kata Ryo kaget


"Apa sih kok ngeliatinnya gitu?


"Kamu cantik banget hari ini sampai aku gak bisa berkata kata karena terpesona kecantikanmu"


"Ah mas bisa aja "Jean tersipu malu


"Dimana nenek ?tanya Ryo


"Nenek disini "nenek langsung berdiri di sebelah Jean


"Sudah siap ayo kita berangkat"Ajak Ryo


Jean mengangguk


"Silahkan nek" Ryo membuka pintu mobil untuk nenek Jean


"Terimakasih nak "


Kemudian Ryo membuka pintu bagian depan dan menyuruh Jean untuk masuk kedalam mobil


Ryo kemudian masuk dan menyetir menuju tempat mereka akan makan malam

__ADS_1


Jean diam tanpa kata menatap keluar Jendela


Ryo tau Jean sedang gugup dan memikirkan banyak hal,Ryo tau Jean sangat takut jika orang tua nya nanti memandang sebelah mata karena status sosial dirinya


"Jean kamu gak papa sayang " Ryo memegang tangan Jean


"ahh gak papa mas "ucap Jean berbohong


"Ayolah jangan gugup gitu gak usah banyak mikir macem macem "Ryo tersenyum


Jean hanya mengangguk kemudian kembali menatap keluar Jendela


"Banyak yang ku ragukan mas terutama tentang status sosial kita,apakah sudah tepat kita mengambil keputusan ini?sementara aku bertemu dengan ibumu sebagai pelayan dirumahmu waktu itu "gumam Jean dalam hati kemudian mengehela nafas panjang


hampir 20 menit berkendara mereka akhirnya sampai di loby sebuah hotel bintang 5


Ryo turun membukakan pintu untuk Jean dan juga neneknya kemudian memberikan kunci mobil pada petugas hotel


"Silahkan Tuan "sapa petugas hotel saat mereka akan masuk


Saat mereka masuk ternyata papa dan mama Ryo sudah sampai disana


"Papa mama sudah datang? Ryo mencium tangan papa dan mamanya


"Iya mamamu ini sangat antusias bertemu dengan calon menantunya" papa Ryo sambil tertawa


Nyonya arum kemudian menghampiri Jean dan nenek nya sambil tersenyum


"Jean kamu cantik banget"Nyonya Arum memegang pipi Jean


"Perkenalkan ini nenek saya nyonya "kata Jean


"Jangan panggil nyonya aku ini calon mertuamu jadi panggil dengan sebutan mama ya "pinta mama Ryo


"Saya Arum mama dari Ryo "mama Ryo menyalami nenek Jean


Kemudian papa Ryo ikut menghampiri Jean dan neneknya,Jean kemudian bersalaman dengan papa Ryo

__ADS_1


"Wah selera anakku memang oke kau sangat cantik nak" papa Ryo menepuk bahu Jean sambil terseyum melirik Ryo


"Terimakah pak "kata Jean


"Panggil papa ya! "kata pak Hendrawan


"Saya Hendrawan" papa dari Ryo kemudian mengulurkan tangannya pada nenek Jean


Melihat wajah nenek Jean papa Ryo mengingat ingat sesuatu,melihat itu mama Ryo kemudian menepuk bahu papa Ryo


"Apaan sih pah kok mukanya gitu kenalan sama nenek Jean?


"Ibu apa masih ingat dengan saya "Papa Ryo masih memegang tangan nenek Jean


"Apakah kita pernah bertemu ?tanya nenek Jean bingung


20 tahun lalu bu,saya adalah orang yang ibu tolong karena kecelakaan di kampung ibu dan ibu merawat saya selama 2 hari saat itu "papa Ryo mengingat kejadian yang pernah terjadi padanya dulu


"Ahh iya maafkan saya pelupa maklum saya sudah tua jadi ingatan mulai berkurang "ucap nenek Jean tersenyum


Jean dan Ryo saling bertatapan mendengar ucapan nenek dan papa Ryo


"Ya ampun Ibu adalah orang yang sudah menolong suami saya 20 tahun lalu?"mama Ryo menutup mulutnya


"Iya Ma Ibu ini orang yang aku maksud "kata papa Ryo


"Sudah lama aku mencari Ibu, bahkan aku kembali kesana hinggal 3 kali tapi kata orang kampung Ibu sudah pindah " papa Ryo menjelaskan pada nenek Jean


"Ayo kita duduk dulu"mama Ryo mempersilahkan nenek Jean untuk duduk


Ryo dan Jean mengikuti mereka duduk dan masih dengan tatapan bingung mereka berdua


ya ampun sempit banget dunia ini bahkan nenek dan papa Ryo udah bertemu 20 tahun yang lalu inikah yang namanya takdir ?


bersambung.....


jangan lupa kasi like n vote nya ya biar author semangat untuk up terus 🙏🏻🤗

__ADS_1


__ADS_2