
"Nenek "panggil Jean sambil berlari menghampiri saat melihat neneknya tiba di terminal bus
"Jangan berlari seperti itu nanti kamu jatuh nak "nenek memarahi Jean khawatir
"Aku rindu nek "Jean langsung memeluk neneknya
"Saya bawakan barangnya ya nek"sapa Ryo sambil mengambil tas yang di bawa nenek Jean
Ryo yang sedari tadi memperhatikan Jean dan neneknya yang berpelukan belum memperkenalkan diri,karena membiarkan Jean melepaskan rindu pada neneknya terlebih dahulu
"Apa dia orangnya ?tanya nenek sambil melepaskan pelukan Jean dan melirik Ryo
"Perkenalkan saya Ryo nek,saya pacar dan juga calon suami Jean " Ryo memperkenalkan diri dengan sedikit kaku kemudian mencium tangan nenek Jean
"*W*ah hebat dengan percaya diri dia memperkenalkan dirinya pada nenek dengan lengkap begitu" ucap Jean dalam hati sambil tersenyum
"Kamu tampan sekali nak pantas saja Jean jatuh cinta padamu"nenek memuji Ryo
"Ishh dia yang tergila gila padaku nek "jawab Jean singkat
"Iya nek akulah yang terlebih dahulu menyukai Jean " Ryo tersenyum
Sebenarnya Ryo sedari tadi menahan gugup di hadapan nenek Jean karena baru kali dia bertemu langsung dengan keluarga Jean
"Baku dan manis banget bahasanya "Jean mencoba menahan tawa
Jean kemudian meraih tangan Ryo dan menggenggamnya
__ADS_1
"Nek sepertinya dia gugup di pertemuan pertama dengan nenek "kata Jean tertawa
Ryo hanya menatap Jean ingin merasa kesal tapi melihat Jean menggenggam tangannya sambil tersenyum seperti itu membuat tidak bisa marah, Ryo merasa nyaman karena ini pertama kalinya Jean menggenggam tangan Ryo tanpa paksaan
"Baiklah ayo kita pulang "ajak Jean pada Ryo dan neneknya
"Mari nek"Ryo kemudian berjalan di sebelah Jean
Jean menggenggam tangan Ryo dan tangan satunya lagi melingkar dilengan neneknya mereka berjalan bersama sambil
menuju mobil Ryo
Jean tetaplah seperti ini dan segeralah jatuh cinta padaku,Aku sangat nyaman dan tenang di dekatmu" ucap Ryo dalam hati sambil terus menatap Jean dengan mata penuh kebahahagiaan
"Menginap dirumah aku aja ya nek?"Ryo membuka pembicaraan
"Kok gitu?" Ryo menatap kesal pada Jean
Mas kita belum menikah kan, gak etis aja kalau nenek sudah menginap disana"Jean menjelaskan secara pelan karena tau kalau Ryo akan marah jika di bantah
"Nak nenek sementara ini tinggal di kosan Jean dulu ya "nenek mencoba menengahi pembicaraan Ryo dan Jean
"Baiklah nek " Ryo memilih mengalah meskipun sebenarnya dia sangat ingin agar Jean dan neneknya tinggal dirumahnya saja
Setelah berkendara selama 15 menit akhirnya mereka sampai di kosan Jean
"Nenek masuk duluan ya nak nenek mau mandi "kata nenek pamit pada Ryo
__ADS_1
"Iya nek Ryo juga mau pamit pulang"
"Hati hati ya nak di jalan "nenek kemudian melangkah masuk kekamar meninggalkan Jean dan Ryo
"Ya sudah mas pulang "Jean meminta Ryo pulang karena setelah berpamitan Ryo belum bergerak dari tempatnya
wajah Ryo berubah mendengar ucapan Jean yang terdengar seperti mengusirnya
"Mas"Jean meraih tangan Ryo
"Aku paham mas pengen kita tinggal dirumah, tapi mas kita kan belum nikah jadi aku harap mas paham ya " Jean mencoba menjelaskan pada Ryi
Ryo mengangguk Jean kemudian berjinjit dan mencium pipi Ryo
Cup..
Ryo terkejut karena Jean tiba tiba mencium pipinya
"Jangan marah lagi ya"Jean kemudian menundukkan wajahnya karena malu
Ryo tersenyum lalu mengusap kepala Jean
"Terimakasih ya " Ryo kemudian mengecup pucuk kepala Jean
bersambung
jangan lupa kasi like ya...🙏🏻🙏🏻🙏🏻
__ADS_1