
Setelah kedatangan ibunya Amel langsung membayar apa yang telah menjadi kewajibannya sebenarnya Amel maaih bingung dimana ibunya bisa mendapat uang sebanyak itu dalam waktu singkat
Dirumah
"Assalamualaikum" salam Amel
"waalaikum salam udah pulang mel" Ibu
"iya buk tadi ada rapat makanya cepat pulang tapi kok ibu dirumah nggak kerja bu" tany Amel
""nggak mel ibu lagi libur" Ibu
"tumben ayah belum pulang bu" tanya Amel mencari cari
"belum mel mungkin bentar lagi" Ibu
"bu Amel boleh nggak tanya sama ibu"izin Amel
"boleh tapi ganti dulu bajunya" ibu
15 menit kemudian
"sebenarnya ibu dapet uang dari mana nggak mungkin gaji ibu kan" tanya Amel
"ibu dan ayah pinjam uang sama pak Karim tadi pagi" tutur sang ibu
"pak Karim kan rentenir bu kenapa ibu pinjam uang sama dia" Amel
"Ibu tau tapi ibu terpaksa mel" Ibu
"nanti bayarnya gimana bu" khawatir Amel
"kami sepakat akan menerima apapun kalau kami nggak bisa bayar" jelas ibu
"ibu yakin" Amel
"ibu yakin kalau kita lebih giat lagi pasti bisa dan uangnya juga masih sisa banyak ibu bisa sisihkan sedikit buat bayar nanti" jelas Ibu
Tiba tiba Brak terdengar suara pintu dibanting oleh seseorang
"apa itu bu" tanya Amel terkejut
"sebentar ibu lihat dulu" ibu
"Amel bantu ibu angkat kakakmu" pinta ibu
"ya bu" Amel
__ADS_1
""pasti mabuk lagi" Amel
" ya giman mel selagi nggak buat hal yang aneh ibu dan ayah bisa apa" hela ibu
"kapan kakak akan berhenti mabuk mabukan" tanya Amel
"biarkan dia tidur" Ibu
1 jam kemudian
"bu kok ayah belum pulang ya udah dari tadi perasaan Amel juga enak ni bu" kata Amel khawatir
"iya mel ibu juga khawatir" sambung Ibu
"Amel Amel" panggil seseorang
"ada apa pak" Amel
"itu ayah kamu kecelakaan" katanya
"apa ayah kecelakaan dimana ayah saya sekarang pak" tanya Amel panik
"sedang diantar ke rymah sakit" jawabnya
"kalau gitu makasih ya pak " Amel
"bapak permisi" katanya
"siapa yang datang mel"tanya Ibu
"ayah kecelakaan buk" Amel
"apa lalu dimana ayah sekarang" ibu
"diantarkerumag sakit bu ayo kita segera kesana" ajak Amel
Rumah Sakit
"sus pasien atas nama bapak Ahmad dimana ya sus" tanya Amel
"belok kiri kemudian lurus mbak" katanya
"makasih sus" Amel
"ayo kita kesana" ajak ibu
"sabar bu" kata Amel
__ADS_1
"ginama dok keadaan suami saya" tanya ibu
"suami mengalami pendarahan dikepalanya akibatnya kondisi beliau tidak stabil" terang Dokter
"apa suami saya bisa selamat dok"
"kemungkinan bisa kita harus melakukan operasi untuk menyelamatkan kondisi beliau" tambah Dokter
"berapa biaya ya dok" Amel
"silahkan tanya ke bagian administrasinya mbak" Dokter
"apa yang harus kita lakukan mel ibu takut terjadi apa apa sama ayah mel" kata Ibu sambil menangis
"sabar bu Amel yakin nggak akan terjadi apa apa sama ayah sekarang ayo kita kedepan" ajak Amel
"sus berapa biaya operasi atas nama bapak Ahmad
"ini mbak" menyodorkan sebuah kertas
"100 jt "Amel kaget
"iya mbah ditambah biasa pengobatan" jelasnya
"makasih sus" Amel
"ada apa mel" tanya Ibu
"biaya operasi ayah ditambah pengobatannya besar bu kita harus bagaimana" Amel cemas
"ibu masih punya uang sisa kemarin siapa tau itu bisa" kata Ibu
" baiklah bu mending sekarang kita pulang" Amel
Dirumah
"semoga aja ini bisa jadi biaya mukanya mel" kata ibu menghitung uang
"berapa bu sisahnya" tanya Amel
"5 jt mel" jawab ibu
"semoga uang ini cukup bu" Amel
"ya mel" ibu
bersambung......
__ADS_1
jangan lupa like and komennya
terimah kasih karena selalu mendukung dan menyukai ceritanya