
Ryo duduk dan menatap wajah Jean,Ryo meraih tangan Jean dan meletakkan dipipinya
"*M*aafkan aku Jean mungkin caraku salah dan membuatmu syok tapi aku menyukaimu,sejak ada kamu disini aku merasa nyaman setiap menatapmu meskipun terkadang aku kasar ataupun bersikap dingin padamu tapi semakin hari perasaanku padamu semakin besar,mungkin aku sudah jatuh cinta padamu Jean karena aku terus memikirkanmu,mulai hari ini aku akan membuatmu jatuh cinta padaku Jean "gumam Ryo dalam hati sambil mencium punggung tangan Jean
Jean kembali menggigil,Ryo panik melihat Jean ditambah lagi panas tubuh Jean yang semakin tinggi.
Ryo segera berdiri dan melangkah keluar kamar ,berteriak mencari pak Hadi yang sejak tadi di suruh olehnya untuk membeli obat Jean.
Baru saja Ryo akan turun tangga pak Hadi sudah berlari menaiki tangga sambil membawa bungkusan berisi obat untuk Jean.
"Ini Den obatnya "pak Hadi hadi menyerahkan bungkusa berisi obat
"Panggil mba Nita suruh dia kekamar saya " perintah Ryo langsung berbalik melangkah cepat menuju kamarnya
Ryo sampai dikamar tidak lama kemudian nita datang kekamar Ryo
"Bantu saya Jean harus minum obatnya sekarang!!"kata Ryo pada Nita
Nita segera menyuapi Jean dengan obat dan Ryo menopang bahu Jean,setelah memberi obat kemudian Ryo kembali merebahkan tubuh Jean dikasur.
"Ada yang bisa saya bantu lagi tuan? tanya Nita
Ryo menggelengkan kepalanya,Nita kemudian langsung melangkah meninggalkan kamar Ryo
Di depan pintu Nita bertemu bagas yang ingin masuk ke kamar Ryo.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan Jean mba Nita?tanya Bagas
"Masih demam mas Bagas tapi baru di beri obat sebentar lagi pasti akan membaik, apalagi tuan Ryo mengurusnya dengan sangat baik ".
"Oke saya masuk dulu " Bagas meninggalkan Nita
"Gimana Yo keadaan Jean? tanya Bagas
"Dia gak papa hanya demam karena kehujanan " Ryo menatap wajah Jean
"Yo sebaiknya bersikap lebih lembutlah pada Jean "
"Aku sudah dapat semua informasi tentang Jean sesuai yang kamu minta "sambung Bagas
"Dia dibesarkan oleh neneknya sejak umur 3 tahun dan orang tua sudah jarang sekali menjenguknya, selama ini dia tinggal dengan neneknya, Jean bisa kuliah di kampusnya karena dapat beasiswa dan juga Jean bekerja untuk mencukupi segala kebutuhannya sendiri selama tinggal di kota ini,dia mandiri sejak kecil dan pekerja keras "Bagas menerangkan semua tentang Jean pada Ryo
"Aku pergi dulu jaga Jean baik baik dia wanita yang istimewa dan baik Ryo, dapatkanlah hatinya aku yakin kamu bisa bahagia bersama Jean nantinya "Bagas menepuk bahu Ryo kemudian meninggalkan kamar Ryo.
Ryo terus menatap wajah Jean dan menggenggam tangannya
"Maafkan aku mulai hari ini aku akan membahagiakanmu Jean, aku akan memberikanmu segalanya"
Ryo kembali memeriksa kening Jean dan ternyata demam Jean mulai turun,Ryo terus menggenggam tangan Jean tak lama ia pun tertidur sambil memegang tangan Jean
***
__ADS_1
Jam 6 pagi Jean membuka matanya karena merasa sangat haus, Jean kaget melihat Ryo yang tidur di samping tempat tidur sambil menggenggam tangannya.
"Duh kenapa aku bisa ada disini dikamar Ryo pula "Jean kemudian mengingat kejadian tadi malam sebelum dia pingsan.
Jean melihat bajunya sudah berganti
"Apa apaan ini apa dia yang mengganti bajuku, oh Tuhan Jean kamu bodoh" gumam Jean dalam hati merutuki dirinya sendiri.
Jean mencoba duduk dan pelan pelan menarik tangannya dia tidak ingin membangunkan Ryo,setelah tangannya terlepas Jean pelan pelan ingin turun dari tempat tidur
Tiba tiba suara Ryo menghentikan niatnya
"Jean kamu sudah bangun mau kemana?"Jean menoleh menatap wajah Ryo yang sedang mengucek matanya
"Ii..iii..yaa tuan " ucap Jean terbata bata sambil menatap Ryo
"Apa kamu masih demam? Ryo mendekati Jean lalu memeriksa kening Jean
"Syukurlah demammu sudah turun aku sangat khawatir " Ryo langsung memeluk Jean
Deg
Jantung Jean terasa seperti berhenti saat Ryo tiba - tiba memeluknya.
bersambung .....
__ADS_1
jangan lupa kasi like nya ya 🙏🏻🤗🤗