Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
salah paham


__ADS_3

"Tuan apa kamu sedang bercanda?tanya Jean dengan tangan masih gemetar


"Apa aku kelihatan bercanda?apa aku perlu melakukannya lagi? "Ryo kembali mendekatkan wajahnya ke wajah jean


"Tidak tuan "Jean mendorong Ryo


"Tuan mohon maaf jika tuan ingin bermain main dengan wanita saya harap bukan saya orangnya " Jean menatap Ryo


"Oo kamu bisa banyak bicara juga rupanya " Ryo menatap Jean dengan datar


"Saya tau orang kaya seperti tuan pasti bisa mempermainkan wanita mana saja, tapi saya minta ini terakhir kalinya tuan mencium saya secara paksa,mungkin saya pelayan disini tapi tuan tidak bisa seenaknya melakukan apapun pada saya "Jean yang merasa Ryo sedang berusaha mempermainkannya dengan kata kata nya


"Saya tidak mau ada kesalapahaman antara saya dan tuan setelah ini,saya akan bekerja sampai penjanjian ini habis dan setelah itu saya akan kembali bekerja di kafe dan menjalani hidup saya seperti sebelum saya bertemu tuan "kata Jean dengan nada tegas


Jean tidak tau dari mana datang nya keberanian itu sampai bisa mengatakan hal itu kepada Ryo tapi karena perasaannya yang takut untuk di sakiti membuat keberanian itu muncul.


"Apa kau menolakku?kamu tau berapa banyak wanita yang ingin menjadi kekasihku di luar sana" Ryo sambil meraih pergelangan tangan Jean dan mencengkramnya Ryo merasa kesal dengan penolakan Jean


"Apa kau butuh bayaran untuk menjadi kekasihku?Ryo menatap Jean dengan tatapan tajam


"Lepaskan tangan saya tuan sakit "Jean mencoba menarik tangannya


"Apa tuan selalu menilai segalanya dari uang,bahkan harga diri seseorang tuan juga hargai dengan uang,aku bahkan mendapatkan ciuman pertamaku dengan cara paksa dari orang sepertimu dan sekarang kamu anggap aku perempuan murahan yang bisa di bayar begitu?" Jean setengah berteriak dan air matanya jatuh tanpa disadarinya.


Melihat Jean menangis Ryo langsung melepasakan tangan Jean yang sedari tadi di cengkram kuat olehnya Ryo tidak sadar itu menyakiti Jean.

__ADS_1


Tuan bisa cari wanita di luar sana yang bisa tuan bayar untuk menjadi kekasih tuan, tapi pikirlah perasaan orang lain sebelum melakukan sesuatu, tuan boleh memiliki segalanya setidaknya belajarlah menghargai orang lain " Jean kemudian berlari keluar meninggalkan ruang kerja Ryo


Jean berlari menuruni tangga dan langsung berlari keluar,air matanya masih mengalir dipipinya.


Pak Hadi yang sedang menonton tv bersama security dipos penjaga rumah Ryo tidak melihat Jean keluar,pak Hadi baru menoleh saat mendengar suara pagar ditutup


"Itu kan nona Jean kenapa dia berlari? pak Hadi segera berdiri dari duduknya untuk memeriksa apa yang di lihat


Pak Hadi melihat keluar pagar dan melihat tenyata benar Jean yang berlari keluar "tapi kenapa dia tidak pamit apa di bertengkar dengan den Ryo "pikir pak Hadi


***


Diruang kerja


Jean aku tidak bermaksud seperti itu aku hanya ingin menyatakan perasaanku padamu


"Aaaakkhhhhhh apa yang sudah kulakukan "Ryo sambil memukul tembok


tok.. tok..


"Den Ryo.. "panggil pak Hadi


Ryo segera membuka pintu


"Den nona Jean pulang sendiri lagi, tadi dia berlari keluar tanpa sepengetahuan saya sepertinya nona Jean juga menangis apa ada masalah tuan?" kata pak Hadi dengan nada gelisah

__ADS_1


*Pak Hadi juga takut dimarahi itu sebabnya dia segera memberi tahu majikannya itu karena sebelumnya sudah dapat peringatan kalau ia tidak boleh membiarkan Jean pulang sendiri*


"Di mana kunci mobilnya pak ?


"Ini den " pak Hadi menyerahkan kunci yang mobil yang di minta Ryo


Ryo langsung menyambar kunci yang ada ditangan pak Hadi dan langsung berlari turun kelantai 1 dan keluar untuk mencari Jean


"Bodoh sekali kamu ini sudah malam dan kamu pulang sendiri di jam ini sudah tidak ada bus kota,bagaimana kalau terjadi apa apa sama kamu? "


Ryo langsung mengemudikan mobilnya keluar dari rumahnya


"Hujan tiba tiba turun,Ryo terus menoleh kekanan dan kekiri untuk melihat keberadaan Jean


"Kamu dimana Jean?


Ryo meraih handphone nya dan menelpon Bagas


"Halo ada apa malam malam kamu telpon?kata Bagas


"Kirim alamat rumah dan no telepon Jean!"perintah Ryo kemudian langsung menutup telephone nya


"Dasar aneh kamu menyukai tapi baru sekarang minta nomor telepon dan alamatnya"omel Bagas


Bagas langsung mengirim alamat dan no telepon Jean kepada Ryo

__ADS_1


hujan semakin lebat Ryo semakin khawatir dengan keberadaan Jean


__ADS_2