Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
baju pengantin


__ADS_3

Setelah menjemput Jean di kosannya Ryo segera menuju ke butik tempat mamanya menunggu


"Mas kenapa pernikahannya tidak dilaksanakan secara sederhana saja,kenapa tidak keluarga inti saja agar tidak perlu mengeluarkan biaya banyak?"tanya Jean tiba tiba


"Sayang apa kamu memikirkan biaya?sayang ini pernikahan yang kita impikan, aku ingin ini jadi hari bersejarah untuk kita dan juga di ingat oleh semua yang menyaksikan pernikahan kita nanti,ini sekali seumur hidup sayang kenapa tidak jika kita membuatnya meriah"Ryo tersenyum menjelaskan pada Jean


Jean hanya menunduk mendengarkan penjelasan Ryo


"Aku tidak membantu apapun dalam hal ini apalagi soal biaya,kenapa begitu mudah baginya mengatakan semua itu?


"Sayang kamu mikirin apa kenapa melamun?tanya Ryo


Ryo menyadari Jean tengah gelisah tentang sesuatu


"Tidak apa apa mas "jawab Jean


Jean membuang nafas kasar kemudian menatap keluar jendela


Ryo melirik Jean dan melihat calon istrinya sepertinya gelisah


"Sayang ada apa?katakan bukankah kita ini calon suami istri jadi katakan apa yang membuatmu gelisah?


"Mas aku tidak membantu apapun dalam hal biaya pernikahan, sementara ini akan dilaksanakan secara mewah dan aku merasa tidak berguna "Jean tanpa sadar air matanya jatuh di pipinya


Ryo langsung menepikan mobilnya mendengar ucapan Jean


"Sayang "Ryo mengusap air mata Jean


"Kamu calon istriku dan aku ingin melihatmu bahagia, itu sebabnya aku membuat ini semua untuk kita ingat seumur hidup kita,jika biaya yang kamu pikirkan bukankah aku calon suamimu aku lah yang wajib memenuhi semuanya, kamu cukup menjadi mempelai wanita itu sudah cukup dan tak bisa diganti apapun "Ryo berusaha menenangkan hari calon istrinya itu

__ADS_1


"Sudah jangan di pikirkan lagi ingat aku calon suamimu,dan hanya aku akan yang akan membahagiakanmu mulai sekarang dan seterusnya, jadi jangan pernah bersedih dan jangan berfikir yang enggak enggak lagi oke"Ryo kemudian mengecup kening Jean


"Ayo mama menunggu kita "Ryo kembali menyalakan mobilnya


Tidak lama kemudian mereka sampai di butik yang dimaksud nyonya Arum


"Ma..."sapa Ryo kemudian mencium tangan mamanya


"Tante.."Jean kemudian mencium tangan nyonya Arum juga


"Aihhh kenapa masih panggil tante aja sih,panggil mama ya sayang "nyonya Arum kemudian mencubit pipi Jean


"Baik tan..maksudku mama "kata Jean tersenyum


"Ayo mama kenalkan ini designer baju pengantin kalian, mereka sudah mempersiapkan beberapa baju yang akan kalian coba sekarang "kata nyonya Arum


"Lewat sini nona terlebih dahulu yang akan mencobanya." kata salah satu karyawan butik


Jean sudah mencoba 2 baju tapi dirasa belum cocok oleh Ryo dan mamanya


"Kita coba baju lainnya nyonya dan tuan "kata sang designer


Kemudian 2 karyawan menutup kembali tirai untuk mengganti baju Jean


Hampir 10 menit kemudian Tirai kembali di buka nyonya Arum langsung terpesona melihat Jean dan baju pengantin yang di cobanya


"Ya ampun sayang kamu cantik banget" nyonya Arum menghampiri Jean


Ryo tidak berkedip melihat calon istrinya itu dengan gaun berwarna putih dengan leher yang sedikit terbuka dan mahkota di kepalanya,dia terus menatap Jean dengan lekat

__ADS_1


"Bagaimana"?tanya nyonya Arum pada Ryo


Ryo hanya mengangguk dan tak berhenti menatap Jean


"Mas apa ini bagus ?tanya Jean mengagetkan Ryo


Ryo langsung mendekati Jean dan memegang tangannya


"Kamu cantik banget sayang "kata Ryo


Jean tersipu malu mendengar ucapan Ryo


"Oke kita pilih yang ini ya" nyonya Arum meminta pada designer


"Baik nyonya apakah ada yang perlu di tambahkan lagi ? kata sang designer


"Hmmm mungkin dibagian leher ditambahkan sedikit payet ya "


"Sayang setelah ini kita ketoko perhiasan ya kita akan pilih cincin nikah kita " kata Ryo pada Jean


"Iya mas "


"Makan siang dulu kemudian kita ke toko perhiasan "kata mama Ryo


"Siap nyonya" Ryo meledek mamanya


Nyonya Arum kemudian mengandeng tangan Jean keluar dari butik


bersambung

__ADS_1


jangan lupa kasi like n vote nya ya 🙏🏻🤗


__ADS_2