
Cihhh....Dia bahkan tidak menarik sama sekali"
Diam diam Diane mengikuti Jean ke kampusnya setelah meminta orangnya untuk memata matai dan mencari tau semua info tengtang Jean
Diane kemudian turun menghampiri Jean yang menunggu di jemput pak Hadi, sebenarnya Jean bisa pulang sendiri tapi Ryo yang tak mengijinkannya
"Hai..." Sapa Diane
Jean membalikkan badannya dan sangat terkejut karena orang yang ada di hadapannya saat ini adalah Diane
"Mau apa orang ini?"gumam Jean dalam hati
" Haiii..." Panggil Diane lagi
"Iiii...yaa hai" Ucap Jean kaku
"Kok kaget gitu sih, kenalin saya Diane" Diane mengulurkan tangannya
Jean masih diam dan menatap Diane dari kepala hingga kakinya,jika di bandingkan dengan dirinya dia tidak ada apa apanya di bandingkan wanita yang ada di hadapannya yang bak model tersebut
"Iya... Saya Jean " Jean membalas uluran tangan Diane
"Sedang apa disini ? Tanya Jean curiga
" Tadi kebetulan lewat sini gak sengaja lihat kamu"ucap Diane berbohong
"Ooo... " Ucap Jean
__ADS_1
" Mau pulang ayok barengan kita searah kan? Tawar Diane pada Jean
"Gak usah saya nunggu di jemput pak Hadi sebentar lagi sampai " Jean menolak secara halus tawaran Diane
"Wah tadinya kupikir bakal Ryo yang jemput ternyata supirnya, Ryo memang sibuk tapi dulu denganku kemanapun aku pergi dia selalu mengantar dan menjempuku sesibuk apapun dia" Terang Diane mencoba membuat Jean cemburu karena sebenarnya tujuannya hanya untuk mengusik Jean
Jean hanya diam ada sedikit rasa sakit di hatinya mendengar ucapan Diane tapi dia berusaha menahannya
"Saya permisi dulu ya" Pamit Diane kemudian pergi meninggalkan Jean
Jean hanya memandangi punggung Diane yang berlalu meninggalkan nya
"Dia wanita yang sungguh cantik dan sangat elegan, bagaimana jika nanti mas Ryo meninggalkanku untuk bersamanya?"Jean bicara pada dirinya sendiri
"Tidak...tidak aku berfikir apa sih" Jean menggelengkan kepalanya
Jean sedari tadi tidak menyadari kedatangan pak Hadi
"Eh.. Iya pak maaf" Jean buru buru masuk kedalam mobil
"Kok melamun non? Tanya pak Hadi
" Gak papa pak, mungkin capek karena banyak tugas"ucap Jean berbohong
"Kenapa nona Jean berbohong, padahal tadi saya lihat sendiri kalau nona Diane menemuinya" gumam pak Hadi dalam hati
Sepanjang jalan pulang Jean hanya diam dan menatap keluar jendela sesekali dia menghembuskan nafas kasar
__ADS_1
Sampai dirumah Jean memilih masuk ke kamar dan langsung membersihkan diri, kemudian menuju dapur untuk memasak menu makan malam
Jam 7 malam Ryo pulang Jean menyambut suaminya itu di depan pintu
"Sayang.... "Sapa Ryo saat memasuki rumah
Jean mengambil tas kerja dan juga kue yang di bawa Ryo
" Kue kesukaan kamu stroberi cake"
"Makasih mas " Ucap Jean datar
Ryo menyadari ada yang berbeda dari istrinta, biasanya Jean aku sangat antusias saat Ryo membelikan sesuatu untuknya
"Apa ada masalah sayang? "tanya Ryo
" Gak ada apa apa mas"
"Tapi kelihatannya kamu sedang tidak baik baik saja sayang? " Ryo merangkul bahu istrinya karena merasa ada yang di sembunyikan istrinya itu
"Aku cuma lelah aja mas, hari ini banyak tugas di kampus"Jean sedikit berbohong
Sebenarnya pertemuan dengan Diane lah yang membuatnya sedikit terganggu apalagi kata kata yang ia dengar dari wanita tersebut membuat Jean sedikit tertekan
" Ayo mas kita makan"ajak Jean
Mereka makan tanpa mengobrol sama sekali, ini membuat Ryo merasa ada yang berbeda dengan Jean tapi Ryo memilih mempercayai istrinya yang lelah karena tugas kampusnya
__ADS_1