
Jean duduk di sudut sebuah toko menunggu hujan reda,pemilik toko memperhatikan Jean yang sejak tadi seperti orang bingung karena sudah malam pemilik toko akan segera menutup tokonya
"Nak toko ini akan segera tutup,kamu menunggu siapa?"tanya ibu pemilik toko
"Saya tidak menunggu siapa siapa ibu,saya mau ke terminal bus tapi masih hujan?"ucap Jean tersenyum getir
"Memangnya mau kemana nak?
"Saya mau pulang kampung Bu"ucap Jean berbohong karena sebenarnya ia tidak punya tujuan
Jean tidak mendatangi Rani karena ia tau Ryo pasti akan mencarinya kesana,baginya saat ini bisa segera pergi dari kota ini adalah tujuannya
"Malam begini kelihatannya bus antar kota sudah tidak ada nak,bagaimana kalau kamu menginap disini besok pagi kamu bisa ke terminal bus,kebetulan ibu disini tinggal sendirian juga"
"Tapi bu...."
"Masuklah kamu akan kedinginan sampai pagi jika tak masuk"ajak ibu pemilik toko
Jean pun segera bangkit dari duduknya dan menarik kopernya masuk mengikuti pemilik toko
"Kamu sudah makan?"tanya pemilik toko itu lagi
Jean hanya diam, memang saat ini perutnya benar benar terasa lapar karena dirinya makan hanya saat sarapan tadi pagi
Melihat Jean hanya diam,ibu pemilik warung langsung mengajak Jean duduk di meja makannya
"Duduklah,tunggu sebentar ya"
Ibu pemilik toko tersebut menyuguhkan makanan untuk Jean dan duduk makan bersama Jean
"Ayo dimakan,jangan sungkan"kata ibu itu
"Ibu kok baik sama saya, padahal ibu bahkan tidak tau nama saya?"tanya Jean pelan
__ADS_1
"Membantu orang itu tidak harus kenal atau gimana,aku lihat kamu bukan orang jahat jadi apa salahnya"ucap ibu itu lalu mengambil makanan di depannya
"Makanlah setelah ini kita tidur,besok kamu harus bangun pagi untuk keterminal bukan"
Jean mengangguk kemudian mengambil makanan yang ada di hadapannya,Jean makan dengan lahap,setelah itu ia membantu ibu tersebut mencuci piring dan merapikan meja makan lalu tidur
Pagi harinya Jean berpamitan pada ibu pemilik toko
"Saya pamit ya Bu,terimakasih sudah membantu saya semoga suatu saat saya bisa membalas kebaikan ibu"ucap Jean menyalami tangan ibu tersebut
"Hati hati dijalan ya nak,semoga selamat sampai tujuan"
Jean pun kemuadian pergi meninggalkan toko ibu tersebut tujuannya saat ini adalah makam neneknya sebelum ia meninggalkan kota ini diriny harus berpamitan pada neneknya meskipun Jean belum tau harus kemana nantinya dia
Jean duduk di depan pusara neneknya,Jean mengusap nama yang tertulis di batu nisan itu
"Nek maafkan Jean,Jean gagal menjadi seorang istri yang baik,Jean akan pergi Nek dari kota ini"ucap Jean mengusap air matanya
"Nek doakan Jean bisa menjalani hidup Jean lebih baik kedepannya ya,Jean memutuskan untuk berhenti kuliah Nek"ucapan Jean terhenti
"Jean pamit ya nek"ucap Jean kemudian berdiri meninggalkan makam neneknya
Sampai di terminal bus Jean hanya duduk ia bingung harus pergi ke mana,ia menatap satu persatu tujuan bus antar kota
Lama Jean menatap setiap tujuan bus akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke Jogja setidaknya ia berharap bisa mendapat pekerjaan dikota ini untuk melanjutkan hidup dan bisa melupakan Ryo
***
Ryo melempar semua barang yang ada meja kerjanya
"Tidak berguna kalian semua"teriak Ryo pada anak buahnya
"Ryo tenangkan dirimu.."ucap Bagas
__ADS_1
"Istriku menghilang dan kau memintaku tenang?"Ryo penuh amarah
"Aku sudah memperingatkanmu sebelumnya,sekarang Jean hilang harusnya kamu menyadarinya"Bagas membalas ucapan Ryo dengan nada kesal
Ryo terdiam mendengar ucapan Bagas
"Kalian bisa lanjutkan pencarian kalian,periksa di semua terminal bus dan bandara menuju dan keluar kota ini cek seluruh data penumpang,dan segera kabari jika ada perkembangan"perintah Bagas pada anak buah Ryo
"Jean kamu dimana?"Ryo meraup kasar wajahnya
"introspeksi dirilah,aku sudah memperingatkan mu untuk tidak mengurusi Diane karena jika Jean tau dia pasti terluka, tapi kamu tidak mendengarkan ku dan sekarang lihatlah yang terjadi"Bagas lagi lagi menceramahi Ryo
"Aku akan ke kantor,tidurlah kau belum tidur sejak tadi malam"lanjut Bagas
"Bagaimana aku bisa tidur,sementara aku tidak tau apakah Jean diluar sana baik baik saja atau tidak"Ryo merasa frustasi
"Sekarang kau berfikir seperti itu?harusnya kau tau dia merasa tidak baik baik saja karena sikapmu itu sebabnya dia pergi"Bagas kembali emosi mendengar ucapan Ryo
"Bagas aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk menjelaskan padanya agar dia tidak salah paham"Ryo membela diri
"Waktu yang tepat katamu?Ryo pikir wanita mana yang terima suaminya membantu mantannya hah?alasan apapun tidak akan pernah di benarkan apalagi dia melihatnya sendiri"Bagas merasa kesal karena Ryo masih juga tidak mengerti
"Tapi aku hanya membantu Diane aku tidak memiliki perasaan apapun padanya"jawab Ryo
"Sudahlah aku malas bicara denganmu,kau selalu menganggap tindakanmu benar, tanpa sadar tindakanmu itu menyakiti orang lain"Bagas kemudian berlalu meninggalkan Ryo
Ryo terdiam dan menatap Bagas yang meninggalkannya
"Aku pasti bisa menemukanmu Jean ,kau pasti akan kembali padaku"gumam Ryo dalam hati
Bersambung
Terimakasih selalu author ucapakan untuk yang setia membaca dan menunggu bab baru,komentar ,like bahkan yang sudah berkenan untuk vote buat author menjadi semangat untuk terus menulis๐ค๐ค๐ค,author juga minta maaf kalau. masih banyak kekurangan dalam menulis ๐
__ADS_1
Author sedang usahakan untuk bisa update lebih dari satu bab setiap hari semoga bisa segera terwujud ya ๐