Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
emosi tak terkendali


__ADS_3

Di dalam mobil Jean hanya diam berusaha menahan rasa takutnya terhadap Ryo,ia tau saat ini Ryo dalam keadaan emosi


Ryo melajukan mobil dengan kecepatan tinggi,Jean semakin takut melihat Ryo dengan emosi yang mengusainya bisa saja membuat mereka berdua celaka


"Tuan jangan begini!"Jean memegang lengan Ryo


Ryo tidak memperdulikan ucapan Jean


"Tuan aku mohon kita bisa celaka "teriak jean sambil memegang tangan Ryo


Ryo menginjak rem dan mobil berhenti tiba tiba,lalu menatap Jean dengan tatapan membunuh dan murka


Jean menundukkan kepalanya takut melihat wajah Ryo


"Apa kamu sadar apa yang kamu lakukan tadi?aku sudah pernah peringatkan jangan dekat dekat dengan Denny?apa permintaanku itu sulit?


"Bukan begitu tuan"Jean dengan mata berkaca kaca


"Jangan panggil aku tuan,apa kau menguji kesabaranku Jean?"bentak Ryo lagi


Jean menggelengkan kepalanya


"Apa kau menyukainya?" Ryo dengan tatapan yang makin menakutkan


"Tidak"jawab Jean pelan


Ryo kembali melajukan mobilnya,Ryo mengambil handphonenya dan menelpon Bagas


"Batalkan semua pertemuanku hari ini, dan kirim lewat email semua pekerjaan yang harus ku lihat "kata Ryo pada Bagas kemudian mematikan teleponnya


"Kita mau kemana ?"tanya Jean pelan


"Aku akan menghukummu karena membuatku murka!"jawab Ryo sinis

__ADS_1


"Tamatlah Riwayatku "gumam Jean dalam hati


"Ya Tuhan ku mohon selamatkan aku dari Ryo kali ini"Jean berdoa dalam hati


Mereka sampai dirumah,Jean merasa lega Ryo tidak membawa ketempat lain,Ryo turun dan mobil Jean mengikuti dibelakangnya


"Semua pelayan dirumah ini,kalian tinggalkan rumah ini dan kalian bisa kembali nanti malam"teriak Ryo saat memasuki rumah


Semua pelayan segera berlari meninggalkan ruangan


"Kenapa mereka harus pergi? Jean bingung


Ryo menarik tangan Jean dan berjalan menuju lantai 2,Jean setengah berlari mengikuti langkah Ryo yang cepat


Ryo membuka pintu kamar dan menarik Jean kemudian mendorongnya ke dalam kamar


"Tuu..tu..aan apa yang kamu lakukan"Jean terbata bata


"Aku bilang jangan panggil aku dengan sebutan tuan Jean! "bentak Ryo


"Bukankah kamu menyukai Denny,bahkan kau melindunginya dari pukulanku tadi " Ryo terus melangkah mendekati Jean


Tatapan Ryo sangat menakutkan bahkan Jean menjadi semakin takut melihatnya,langkah Jean terhenti saat punggungnya membentur tembok


"Tuan itu tidak benar aku hanya tidak mau ada keributan disana "jawab Jean dengan nada gemetar


"Jangan berbohong!"


"Tuan apa kau selalu seperti ini ?


"Apa maksudmu?


"Aku berusaha menahan diri untuk pura pura tidak lihat apa yang aku lihat di kantormu tadi,tapi sekarang kau menuduhku berbohong hanya karena aku ikut kak Denny pulang kampus?kamu pikir kenapa aku ikut Denny aku?aku hanya ingin menghindar darimu?Jean mengatakan semua yang ia coba simpan sejak tadi dan entah dari mana keberanian itu muncul

__ADS_1


"Apa kau bilang, apa kau tau siapa wanita itu?


"Ya aku tau dia mungkin kekasihmu atau mungkin calon istrimu?yang aku lihat kalian mesra disana?


"Kau melihatnya ?tanya Ryo


"Ya aku melihat semuanya,awalnya aku percaya padamu tapi setelah melihatnya tadi, aku tau kamu hanya ingin bermain main denganku bukan? setelah 3 bulan kamu akan membuangku begitu kan rencanamu?Jean semakin berani menjawab ucapan Ryo


"Jean kau ..." Ryo benar benar emosi


Braaaakkkkk...


Ryo memukul dinding darah segar mengalir di tangannya


Jean menutup kuping dan matanya saat Ryo memukul tembok karena terkejut


"Tuan kau.... "Jean berbalik melihat tangan Ryo yang berdarah dan langsung ingin memegangnya


Ryo menarik tangannya


"Pergilah "Ryo memundurkan langkahnya saat Jean berusaha meraih tangannya


"Tapi tanganmu tuan?" Jean melangkah mendekati Ryo


"Aku bilang pergi.. kau tidak percaya padaku bukan?


"Itu gak ada hubungannya sekarang tanganmu terluka tuan,aku akan mengobati lukamu!" Jean kemudian bergegas melangkah mengambil kotak P3K yang ada di sudut kamar Ryo


Jean duduk dihadapan Ryo yang duduk di tepi tempat tidur kemudian ia meraih tangan Ryo dan membersihkan darahnya kemudian memberi obat luka dan membungkusnya dengan perban


bersambung......


terimakasih sudah membaca

__ADS_1


kasi like nya ya 🤗🙏🏻


__ADS_2