
Beberapa hari setelah pertengkaran Jean dan Ryo, hubungan Ryo dan Jean menjadi dingin bahkan mereka hanya sekedar saling menyapa saat makan atau akan tidur, mereka benar benar seperti orang asing yang tinggal satu atap
Ryo sering ingin memeluk istrinya saat tidur,namun Jean sudah memberi pembatas guling diantara mereka itu artinya Jean tidak ingin Ryo menyentuhnya
Ryo menyadari kesalahannya karena istrinya itu mendiamkan dirinya, tapi Ryo tidak menyadari satu hal Jean butuh penjelasan dan kejujuran tentang dirinya dan Diane, Jean bersikap dingin pada Ryo karena berharap Ryo menyadari kesalahannya dan mau bicara jujur padanya.
"Sayang hari ini kamu ke kampus? " tanya Ryo saat mereka sedang sarapan
"Hmmmm.. " jawab Jean singkat
"Apa perlu aku jemput nanti..? " tanya Ryo lagi berharap istrinya mau bicara lebih panjang dengannya
"Tidak perlu, ada pak Hadi yang akan menjemputku " ucap Jean cuek dan tetap menikmati sarapannya
"Baiklah, aku berangkat dulu " Ryo berdiri dan mengambil tas kerjanya
Jean berdiri dan mencium tangan suaminya,namun saat Ryo akan mencium keningnya Jean memundurkan kepalanya menghindar
Ryo yang menyadari Jean menolak dirinya merasa kesal dan langsung berlalu meninggalkan Jean
"Mau sampai kapan kamu akan seperti ini Jean"gumam Ryo dalam hati
Dalam perjalanan ke kantor Ryo mendapat telepon dari Diane
"Ryo kamu dimana?besok aku harus kemoterapi temani aku ya?"ucap Diane manja
"Tapi aku tidak bisa menemanimu besok Di...."Ryo mengusap wajahnya frustasi
"Baiklah jika kamu tidak mau menemaniku,aku tidak akan menjalani kemoterapi itu lagi"Diane mematikan teleponnya
"Halo..Di...Di...."Ryo memanggil Diane namun sambungan telepon mereka sudah terputus
Ryo kemudian menelpon Diane kembali
__ADS_1
"Halo..Di...tolong dengarkan aku,kau tidak bisa seperti ini kalau ingin sembuh"Ryo mencoba membujuk Diane
"Aku tidak perlu sembuh,aku juga sudah tidak punya siapa siapa lagi..hiks"
"Baiklah...baiklah Di jangan menangis aku akan menemanimu besok,istrahatlah kamu butuh tenaga untuk kemoterapi besok,aku tutup dulu teleponnya aku harus ke kantor"
"Baiklah..."Diane kemudian mematikan telepone nya
"Ternyata begitu mudah membuatmu kembali padaku Ryo"Diane tersenyum bahagia sambil menatap ponselnya
"Selanjutnya adalah menyingkirkan istrinya"gumam Diane
Diane lalu menelpon seseorang
"Aku akan segera kesana,tetap awasi wanita itu beri tau aku jika wanita itu sudah keluar dari kampus nya"
Diane mematikan teleponnya
****
"Jean tunggu..."panggil Denny
"Kak Denny..."
"Ke kantin bentar yuk"ajak Denny
"Sepertinya pak Hadi juga belum datang"Denny melihat ke arah parkiran tempat pak Hadi sering menunggu Jean
"Baiklah..."ucap Jean
Mereka kemudian menuju kantin lalu memesan minuman
"Apa kau baik baik saja Jean?tanya Denny saat Jean mulai meminum pesanannya
__ADS_1
"Maksud kak Denny?"tanya Jean bingung
"Kau tidak seperti biasanya Jean..."
"Kak Denny jika tentang hari itu aku tidak ingin membahasnya"Jean memotong ucapan Denny
Jean menatap ka arah lain,Denny menyadari masalah yang di hadapi Jean sepertinya rumit
"Baiklah jika tidak ingin membicarakannya tidak apa apa,tapi jika kamu butuh teman bicara aku siap untuk menjadi pendengar yang baik untukmu"Denny mencoba menghibur Jean
"Aku pulang dulu ya kak,terima kasih traktirannya"Jean tersenyum kemudian melambaikan tangan meninggalkan Denny
"Kenapa perasaanku tidak berubah padamu Jean,meskipun kamu sudah menikah dengan Ryo"gumam Denny dalam hati memandangi Jean yang menghilang di balik tembok
Jean mencari cari pak Hadi yang belum kunjung datang dan seseorang menepuk bahunya
"Hai Jean...."sapa seseorang yang suaranya akhir akhir tak asing di telinga Jean
Jean menoleh kearah datangnya suara,Jean sedikit terkejut karena lagi lagi dia bertemu Diane di kampusnya
"Hai.."jawab Jean sinis
"Bisa kita bicara?"tanya Diane
"Bicata tentang apa?"Jean pura pura cuek
"Tentang Ryo..."Diane tersenyum menatap Jean
Jean memicingkan matanya ke arah Diane
"Wanita ini benar benar gak tau diri"Gerutu Jean dalam hati
Bersambung...
__ADS_1
Maaf author kemaren gak up karena sedang kurang fit,terimakasih yang sudah setia membaca dan menunggu bab baru,terimakasih sekali lag untuk komentar,like n votenya 🤗🤗
Maaf jika masih banyak kekurangan dalam hal menulis 🙏🏻🙏🏻🙏🏻