Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
nenek pingsan


__ADS_3

Sore ini harinya mereka pulang kerumah,mereka belum merencanakan untuk bulan madu karena jadwal kuliah Jean yang padat,di tambah Ryo sedang menangani proyek besar yang tidak mungkin untuk ditinggalkan


Akhirnya pasangan suami istri ini sepakat untuk menunda bulan madu mereka dan memilih pulang kerumah untuk berkumpul dengan keluarga


"Sayang aku boleh mampir bentar gak di toko kue itu" Jean menunjuk toko di seberang jalan


"Mau beli apa sayang ?"tanya Ryo


Mau beli kue kesukaan nenek "


"Oke baiklah "


Jean kemudian turun dan masuk ketoko kue,tanpa sengaja ia bertemu dengan Denny yang sedang membeli kue juga


"Jean "panggil Denny


"Hai kak "jawab Jean terseyum


"Wah pengantin baru suaminya mana?


"Ada di mobil kak "


"Mau beli kue apa nanti aku beliin!


"Aku cari kue untuk nenek kak"


"Ambil aja nanti aku yang bayar"


"Gak usah kak"Jean menolak


"Udah anggap aja ucapan selamat dari aku "


"Baiklah kak "Jean tidak ingin menolak lagi tawaran Denny


Jean kemudian memilih kue yang di inginkan kemudian membawanya ke kasir


"Ini aja ?tanya Denny


Iya kak "


Kemudian kue Jean di masukkan ke kotak oleh pelayan toko kue itu


"Makasih ya kak aku duluan "kata Jean pamit


"Oke aku juga mau pulang "Denny melangkah mengikuti Jean


Ryo yang melihat Denny keluar bersama istrinya langsung marah dan memukul setir mobilnya


"Bocah ini dimana mana muncul " Ryo geram


Jean buru buru menghampiri mobil Ryo takut kalau Ryo melihat Denny


"Ayo sayang "kata Jean tersenyum pada suaminya


"Kayaknya bahagia banget habis ketemu Denny "kata Ryo kesal


"Lah itu gak sengaja ketemu sayang " Jean mencoba menjelaskan pada suaminya itu


"Mati aku,kupikir mas Ryo gak lihat ka Denny tadi.ternyata...huft


Ryo kemudian mengemudikan mobilnya menuju rumah,dia diam saja tanpa berkata sedikitpun,Jean tau benar suaminya sedang cemburu

__ADS_1


"Sayang kepalaku pusing "


Ryo langsung menepikan mobilnya dan memeriksa kepala Jean


"Kamu sakit ?tanya Ryo panik sembari memeriksa kening Jean


Ryo mendekatkan wajahnya pada Jean


cup


Jean langsung mencium pipi suaminya itu kemudian tersenyum


"Aku gak papa kok " Jean melingkar tangan di leher suaminya itu


"Jangan marah lagi ya,aku sudah jadi istrimu jadi jangan cemburu sama orang lain ya"


"Haha... kamu mulai ya "kata Ryo tertawa


"Suamiku terlihat lebih tampan saat terseyum "Jean kembali mencium pipi Ryo


"Wah istriku sepertinya menggodaku ya?


Jean kemudian memalingkan wajahnya saat Ryo akan mencium bibirnya


"Jangan disini sayang " Jean mendorong tubuh Ryo


"Jadi dirumah boleh dong" Ryo menggoda istrinya lagi


"Ayo sayang orang orang dirumah nungguin kita loh "Jean mengalihkan pembicaraan mereka


Ryo akhir kembali memacu mobilnya menuju rumah


Tak lama mereka sudah sampai dirumah


Mereka kemudian masuk dan bertemu orangtua Ryo dan juga nenek Jean yang sedang berbincang bincang di ruang keluarga


"Wah pengantin baru kita sudah datang"kata nyonya Arum


"Kuharap aku bisa segera menggendong cucu melirik nyonya Arum "kata pak Hendrawan


"Iya nih Yo jangan lama lama ya mama mau gendong cucu secepatnya "nyonya Arum bersemangat


"Mah... Jean masih kuliah"


"Gak papa nanti cucu mama biar mama yang jaga,iya kan pa "kata Nyonya arum pada suaminya


"Iya jangan menunda nunda,urusan kuliah Jean nanti bisa diatur "kata pak Hendrawan


"Iya Jean, segera berikan nenek cicit ya,soalnya nenek kan sudah tua " nenek Jean sambil tersenyum


Jean hanya tersipu malu mendengar obrolan bapak dan ibu mertua serta neneknya itu


Jean kemudian melangkah menuju dapur


"Mau kemana sayang?tanya nyonya Arum


"Tadi Jean beli kue ma ,ini mau buka kuenya dulu" Jean menunjukkan kue yang di bawanya


Jean kemudian menyerahkan kuenya kepada mba Nita dan meminta untuk disiapkan dan diantar ke ruang keluarga


Menjelang jam 7 malam ayah dan ibu mertua Jean pulang

__ADS_1


Nenek kemudian pergi ke kamar untuk beristirahat begitu juga Jean dan Ryo


Baru beberapa saat mereka dikamar tiba tiba


tok.. tok.. tok..


"Tuan dan nona.."panggil Nita denga tergesa gesa


Jean yang baru saja akan mengganti baju berhenti kemudian bergegas membuka pintu


"Nona itu nenek ..." nita dengan nafas tersengal sengal


"Ada apa mba Nita nenek kenapa?tanya Jean panik


"Nenek pingsan di kamarnya nona "


"Saat saya kesana nenek sudah terbaring di lantai "kata Nita lagi


"Apaaaa..?" Jean kaget dan langsung berlari ke kamar tempat neneknya berada


Jean yang melihat neneknya tak sadarkan diri di lantai langsung berteriak dan menangis


"Nenek..nenek "panggil Jean sembari memangku neneknya


"Sayang bawa nenek kerumah sakit aku mohon hiks.. "pinta Jean sambil menangis


"Suruh pak Hadi siapkan mobil "perintah Ryo


Ryo langsung menggendong nenek Jean dam langsung membawanya menuju mobil di ikuti Jean yang tak berhenti menangis


Jean kemudian masuk terlebih dahulu lalu memangku kepala neneknya,Ryo duduk disamping supir


"Nenek bertahanlah Jean mohon"


Setelah hampir 10 menit mereka tiba di rumah sakit


Nenek Jean langsung di bawa ke ruang UGD Jean dan Ryo di minta menunggu di luar ruangan


Jean yang ingin ikut masuk di hentikan oleh 2 suster yang ada di pintu UGD rumah sakit itu


"Aku mau masuk, aku mau nemanin nenek ku mohon suster " Jean berontak sambil menangis


"Bu..gak bisa, harap tunggu disini dokter harus memeriksa pasien" jawab suster kemudian menutup pintu ruang UGD


Jean jatuh terduduk untung saja Ryo dengan sigap menopang badan Jean supaya tidak terhempas ke lantai


Jean kehilangan keseimbangan, Jean hanya memikirkan neneknya sekarang sambil terus menangis


Sayang sabar ya nenek sedang di periksa dokter, udah nangisnya "kata Ryo mengusap air mata istrinya itu lalu memeluknya


Sayang nenek gak akan pergi ninggalin aku kan?kata Jean menangis


Jangan ngomong gitu sayang,ayo duduk di sini "kata Ryo kemudian memapah istrinya menuju kursi


Nenek akan baik baik saja sayang, dokter pasti akan usahakan yang terbaik buat nenek "kata Ryo menenangkan istrinya


Aku takut nenek kenapa kenapa "kata Jean menatap suaminya


"Sayang jangan mikirin hal yang enggak enggak,nenek pasti baik baik aja kita tunggu dokternya selesai periksa nenek ya " Ryo mencoba menenangkan istrinya


Saat Ryo dan Jean masih menunggu neneknya yang masih di periksa ,papa dan mama Ryo datang tergesa gesa menghampiri Ryo dan Jean

__ADS_1


bersambung...


like n vote ya 🙏🏻🤗


__ADS_2