Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
tertembak


__ADS_3

"Turunn...."teriak Ryo mengejutkan Jean yang sedari tadi kukuh dan pura pura tidak mendengar omongan suaminya itu


Karena merasa Jean mengabaikan nya Ryo langsung menarik tangan Jean untuk turun dari mobil


"Lepas..aku bilang lepas"Jean berontak saat Ryo menarik secara paksa turun dari mobil


Melihat itu Zian ingin melangkah menolong Jean namun langsung di tahan oleh Bagas


"Tolong jangan ikut campur saat ini biar kan mereka menyelesaikan masalahnya"titah Bagas pada Zian


"Tapi setidaknya dia jangan kasar"lanjut Zian terus menatap ke arah Jean yang di tarik Ryo menuju taman yang ada di pinggir jalan tersebut


"Saat ini situasi mereka sedang rumit,saya harap kamu bisa paham"Bagas memperingatkan kembali pada Zian


"Kamu bisa pulang sekarang"lanjut Bagas


"Bagaimana jika terjadi sesuatu pada Jean ?"tanya Bagas khawatir


"Dia suaminya, tidak mungkin dia melakukan hal buruk pada istrinya "Bagas sedikit menekan nada bicaranya agar Zian mengerti


"Baiklah biarkan aku disini sebentar untuk memastikan Jean baik baik saja"Zian meminta Bagas untuk memberi kesempatan dirinya melihat Jean


"Baiklah tapi saya harap kamu tidak ikut campur"ujar Bagas pada Zian dan memberi kode pada anak buahnya untuk mundur


"Ryo lepas sakit"pinta Jean pada Ryo yang terus menariknya menuju taman


Akhirnya mereka sampai di taman dan Ryo melepaskan tangan dengan menghempaskan nya


"Kenapa kau mau lari dengan pria itu?bentak Ryo emosi


Mendengar Ryo yang sangat marah Jean hanya terdiam dan tak berani menatap suaminya itu,ia sadar kalau ia salah karena meminta Zian untuk menjemputnya sudah pasti Ryo akan salah paham


"Kenapa tidak menjawab?"tanya Ryo menatap Jean gelap

__ADS_1


"Aku hanya ingin pergi,aku tidak ingin bertemu denganmu lagi"ujar Jean dengan nada pelan


"Kenapa?aku suamimu dan aku sudah menjelaskan padamu kesalah pahaman di antara kita apa kamu tidak mengerti juga?"tanya Ryo setengah berteriak


"Aku tidak percaya padamu dan aku juga tidak ingin kembali bersamamu lagi"Jean membalas Ryo dengan nada berteriak juga


"Begitu apa kah itu benar?"tanya Ryo


"Kau tau seberapa gilanya saya setelah kamu hilang ,aku bersusah payah untuk menemukanmu dan sekarang kamu masih berkeras menolak untuk kembali "ucap Ryo frustasi


"Aku tidak ingin bersamamu"ucap Jean sekali lagi berbohong


Ucapan yang Jean keluarkan dari mulutnya bukan lah isi hatinya namun ego menguasai dirinya sehingga mengucapkan sesuatu yang sebenarnya juga menyakiti hatinya


"Jean..."Ryo mengepalkan tangannya


"Aku membencimu itu sebabnya aku tidak ingin bersamamu"teriak Jean dengan mata yang berkaca kaca


Ryo terkejut mendengar ucapan Jean,sesak rasa di dadanya mendengar orang yang sangat di cintainya itu mengatakan membenci dirinya,mata Ryo memerah rasanya seperti di hantam ribuan batu ke tubuhnya,ia tak menyangka jika rasa cinta pada Jean kini berubah menjadi kebencian bagi wanita itu


"Katakan kau tidak lagi mencintaiku dan kau membenciku dengan menatap mataku"pinta Ryo pada Jean


Jean mendengar ucapan Ryo pun langsung mengangkat wajahnya menatap pria itu,ia tidak percaya jika pria itu akan memintanya mengatakan hal seperti itu,ia bukan tidak mencintai Ryo ia hanya ragu untuk kembali percaya


"Aku......"ucap Jean gemetar


"Katakan Jean,aku berjanji akan membiarkan pergi jika kamu mengatakannya"Ryo menatap Jean dengan tatapan menyakitkan


Jean dengan mata berkaca kaca memberanikan diri mengucapkannya meskipun hatinya sakit


"Aku membencimu dan aku sudah tidak mencintaimu lagi sudah puas"ucap Jean dengan gemetar dan tangan yang mengepal


Ryo mendengar ucapan Jean merasa dadanya benar benar di hantam ribuan batu,dirinya tidak bisa memaksa lagi pada istrinya itu jika ingin pergi, dia tidak bisa lagi menahannya karena istrinya itu membencinya

__ADS_1


Ryo melepaskan tangannya dari bahu Jean


"Pergilah..."ucap Ryo lirih


Jean pun segera melangkah dan menjauh dari Ryo namun baru beberapa langkah Jean berhenti dan membalikkan badannya ingin melihat Ryo


Saat Jean berbalik, Jean sangat terkejut melihat tidak jauh dari Ryo berdiri seseorang yang memegang pistol dan mengarahkan nya pada Ryo.


"Ryo.....awas...."teriak Jean berlari sekuat tenaga menghampiri Ryo


Jean langsung memeluk Ryo dan dan memutar pelukannya hingga tembakan yang di arahkan Mark mengenai tepat di bagian belakang tubuh Jean


Ryo yang terkejut saat tembakan mengenai Jean,begitu juga dengan Bagas dan anak buah langung bergegas menghampiri Ryo dan Jean


Bagas melihat Mark berlari langsung mengejar bersama anak buahnya,kali ini mereka benar benar kecolongan tadi memberi celah karena ingin memberi kesempatan pada Ryo dan Jean untuk menyelesaikan masalahnya namun ternyata Mark mengambil kesempatan itu untuk menyerang Ryo dan Jean


Ryo yang masih berdiri di tempat sambil memeluk Jean mengangkat tangannya yang sudah di penuhi dengan darah


"Jean....kamu...."ucap Ryo gemetar melihat darah ditangannya


Jean mengangkat wajahnya dengan mata sudah hampir tertutup


"Ryo ...aku....."ucapan Jean terputus karena langsung tak sadarkan diri


Zian yang tiba di tempat langsung berteriak


"Jean........."teriak Zian


Ryo langsung mengangkat tubuh Jean dan berlari sambil berteriak pada Zian


"Tolong antarkan kami ke rumah sakit"perintah Ryo pada Zian


Bersambung.....

__ADS_1


Terimakasih untuk vote dan hadiahnya 🙏🙏


Terimakasih untuk yang sudah komentar dan juga kasi like karena kalian semua author jadi semangat untuk menulis smoga kedepannya pembacanya semakin banyak dan author akan menuhin janji untuk up 2 bab setiap hari 🤗🙏


__ADS_2