
Jean hanya bisa menangis di pusara neneknya, ia masih tak percaya kalau neneknya sudah pergi meninggalkannya untuk selamanya
Ryo memeluk istrinya dan mengusap kepalanya
"Sayang kita pulang ya?"ajak Ryo
"Aku masih ingin disini sebentar lagi " Jean dengan tatapan memohon pada suaminya
"Besok kita bisa kesini lagi sayang " Ryo berusaha membujuk istrinya itu
Jean hanya diam kemudian mencoba berdiri namun penglihatannya langsung gelap dan badannya terhuyung seketika Jean pingsan
"Sayang....? panggil Ryo panik dan langsung menggendong istrinya itu menuju mobil
Sampai di rumah Ryo langsung membawa istrinya menuju kamar dan segera menelpon Adit dokter pribadinya untuk datang memeriksa kondisi Jean
" Bagaimana keadaan istriku dit? Tanya Ryo saat Adit selesai memeriksa keadaan Jean
"Dia hanya masih syok dan juga karena tidak makan membuat kondisinya menjadi lemah,ini resep untuknya dan saat bangun nanti pastikan dia makan meskipun sedikit"Adit kemudian pamit keluar meninggalkan kamar Ryo
Ryo kembali menatap wajah istrinya yang terlihat sangat pucat itu
"Ya Tuhan aku mohon beri kekuatan untuk Jean menghadapi semua ini"
Tidak lama kemudian Jean mengerjapkan matanya dan mencoba untuk bangun namun kepalanya terasa sangat pusing
__ADS_1
"Sayang kamu sudah bangun? Ryo langsung membantu istrinya untuk duduk dan bersandar di tempat tidur
Jean menatap suaminya,ada perasaan bersalah di dalam dirinya karena sudah merepotkan suaminya akhir akhir ini semenjak neneknya sakit hingga meninggal dunia
Jean meraih tangan suaminya dan menggenggamnya erat
" Mas..maafin aku banyak merepotkan mu ya? ucap Jean dengan mata berkaca kaca
"Sayang jangan ngomong gitu, aku kan suamimu sudah sepatutnya aku melakukan semuanya untukmu" Ryo kemudian memeluk istrinya itu
Tangis Jean kembali pecah saat Ryo memeluknya
"Aku tau ini berat sayang, tapi kita gak boleh berlarut larut ya, nenek pasti mau kamu bahagia dan nenek juga sudah tenang disana" Ucap Ryo menghibur istrinya
"Kamu makan dulu ya sayang" Ryo kemudian meraih piring berisi makanan yang ada di atas nakas, Ryo langsung menyuapi istrinya itu makan dengan sangat telaten
Jean lagi lagi hanya mengangguk dan menuruti semua permintaan suaminya itu
"Istirahatlah dulu sayang, aku akan keluar sebentar" Ryo kemudian berlalu meninggalkan Jean di kamar
Jean menatap langit langit kamar
"Tenanglah disana nenek, Jean berjanji akan hidup dengan baik, Jean juga akan berusaha jadi istri yang baik untuk mas Ryo"
****
__ADS_1
Di tempat lain
"Cari tau asal usul istri Ryo itu" bentak wanita itu pada orang suruhannya
"Aku tidak akan pernah membiarkan mereka bahagia" wanita itu merobek poto Jean dan Ryo yang ada di koran
"Jika aku tidak bisa bersamamu Ryo, dia pun tidak boleh memiliki mu, hanya aku yang boleh menjadi pasanganmu"wanita itu kemudian tersenyum sinis
" Laksanakan pekerjaan kalian aku mau hasil secepatnya!! perintah wanita itu lagi
Wanita ini benar benar kembali hanya untuk menghancurkan hubungan Ryo dan Jean
***
Bagas siapkan tiket perjalanan untukku dan juga Jean, aku ingin mengajaknya berlibur ke Bali besok? perintah Ryo melalui telepon
"Oke aku akan siapkan semuanya"
"Baiklah handle semua pekerjaan ku, hubungi aku jika ada sesuatu yang mendesak " Ryo kemudian menutup telepon nya
Ryo berharap dengan mengajak Jean berlibur ke Bali bisa membuat Jean merasa lebih baik dan bisa kembali ceria seperti sebelumnya
bersambung....
terimakasih untuk yang setia membaca novelku , semoga kedepannya author bisa lebih sering up
__ADS_1
kasi like dan votenya ya 🙏🙏🙏