
Hari ini Ryo kekantor dengan hati sangat senang,sejak pulang dari pantai ia merasa sangat bahagia karena merasa yakin bisa membuat Jean jatuh cinta padanya.
Desi sekertaris Ryo saja heran melihat wajah ceria bossnya itu
"Selamat pagi pak "sapa Desi
"Pagi "jawab Ryo sambil tersenyum
wajah Desi menjadi bingung karena tidak biasanya boss nya itu tersenyum apalagi menjawab sapaan dari karyawannya
"Sudah Des gak usah bingung gitu, boss kamu lagi jatuh cinta makanya ceria gitu "kata Bagas
"Pantesan,eh tapi siapa perempuan yang berhasil meluluhkan hari pak Ryo?
"Kamu ingat cewek yang kerja di cafe yang datang dengan boss nya waktu itu,itu cewek udah berhasil bikin Ryo kelepek klepek "Bagas sambil tertawa memberi tau Desi
"Jean ya namanya kalau gak salah?"
"Yessss...dia orangnya " Bagas kemudian berlalu meninggalkan meja Desi dan menyusul Ryo masuk keruangan kerjanya
Akhirnya bos bisa kembali menemukan wanita yang bisa membuatnya bahagia "kata Desi dalam hati
***
Di kosan Jean pun merasa sangat bahagia memikirkan perjalanannya kemaren dengan Ryo
Bagaimana kalau aku kekantornya dan mengajaknya makan siang bersamaku?"Jean bicara sendiri di depan cermin
"Tapi bagaimana kalau dia sibuk dan terganggu..tidak ..tidak " Jean menggelengkan kepalanya
"Aku bawakan dia makan siang aja kali ya?" Jean sambil berfikir makanan apa yang harus di bawa untuk Ryo
"Nasi goreng seafood bukankah itu makanan favoritnya!"kata Jean sambil tersenyum
"Baiklah nasi goreng seafood tapi aku gak bisa masak sekarang tidak ada bahan bahannya"Jean kembali berfikir
"Baiklah mungkin beli saja!"Jean kemudian mengambil tas dan handphone nya lalu bergegas keluar untuk mencari makanan yang akan di bawa untuk Ryo
***
Di kantor Ryo
"Pak ada nona siska ingin bertemu"kata Desi
"Ngapain sih dia kesini?"kata Ryo kesal
"Suruh dia pulang "perintah Ryo
Baru saja Desi akan berbalik keluar,Siska sudah nyelonong masuk ke ruang kerja Ryo
__ADS_1
"Ryo " panggil Siska sambil tersenyum
"Baiklah aku akan keluar kalian bicara lah " bagas memberi kode pada Desi untuk segera keluar
"Aku sudah bilang jangan datang ke kantorku lagi "
"Ryo kamu jangan gitu donk aku udah 2 bulan gak ketemu masa kamu gitu sih ke aku "kata Siska dengan nada manja
Ryo berdiri dari duduknya
"Aku peringatkan ya sekali lagi,jangan datang lagi kesini atau kamu akan menyesal "Ryo menunjuk wajah siska
**
Sementara Jean sudah sampai di depan kantor Ryo kemudian bergegas masuk dan menuju lift untuk naik ke kantor Ryo
Jean tersenyum sambil terus melihat bungkusan makanan yang dibawanya
"Semoga dia suka meskipun aku membelinya "gumam Jean dalam hati
Jean tiba dilantai tempat kantor Ryo berada
"Halo mba apa pak Ryo ada "sapa Jean pada Desi
Desi langsung berdiri dan menatap wajah Jean sambil mengingat ingat wajah Jean
"Oo kamu pacarnya pak Ryo ya? tanya Desi sambil tersenyum
"Pak Ryo ada silahkan "Desi mempersilahkan Jean
Jean kemudian melangkah menuju ruang kerja Ryo
**
Ryo aku cinta sama kamu,kamu jangan jutek gitu donk, orang tuaku sudah berharap kita bisa berjodoh" Siska langsung memeluk Ryo
Siska aku sudah bilang bilang aku gak bisa cinta sama kamu "Ryo mencoba mendorong Siska yang memeluknya
Saat mengucapkan kata "cinta sama kamu" Jean mendengar kata itu karena kebetulan ia membuka pintu ruangan kerja Ryo
*K*ali ini Jean salah paham karena dia hanya mendengar potongan kalimat terakhir yang di ucapkan Ryo pada Siska
Jean terdiam, seperti ada batu yang menghantam dadanya dan rasanya sangat sakit,matanya mulai berkaca kaca Jean kembali menutup pintu dengan pelan dan berbalik melangkah meninggalkan ruang kerja Ryo
"Mba aku titip ini ya,sepertinya pak Ryo sedang sibuk " Jean kemudian berlari menuju lift dan segera meninggalkan kantor Ryo
"Ya ampun tadi kan ada mba Siska jangan jangan.. " Desi menepuk jidatnya
"Tamatlah riwayatku "kata Desi
__ADS_1
***
Ryo mendorong paksa badan Siska agar melepaskan pelukannya
Sekali lagi kamu berani melakukan ini aku gak akan segan segan berbuat kasar padamu,pergi dari sini " Ryo membentak dan mengusir Siska
"Kamu jahat Ryo " Siska kemudian berlari meninggalkan ruang kerja Ryo
Desi yang melihat Siska pergi terburu buru langsung bergegas ke kantor Ryo membawa barang yang di titipkan Jean padanya
"Pak Ryo tadi ada nona Jean kemari dan menitipkan ini"siska memberikan plastik yang berisi makanan
"Jean? kapan dia kesini?
"Baru saja pak, tadi dia mau mengantarnya sendiri tapi dia kembali dan menitipkan ini padaku lalu buru buru pergi pak"jawab Desi
"Hah apa dia melihat Siska memelukku tadi?"Ryo mulai khawatir pada Jean
Ryo langsung meraih handphonenya dan berusaha menelpon Jean
Handphone Jean berbunyi dan melihat nama Ryo,Jean langsung mengusap air matanya dan dia membiarkan handphone nya berbunyi
"Untuk apa dia menelponku bukankah dia baru saja bermesraan dengan wanita lain "
"Apa yang aku pikirkan kenapa aku begini aku tidak jatuh cinta padanya kan? kenapa aku sedih? kenapa hatiku sakit dan kenapa aku sedih melihat nya tadi memeluk wanita lain?" Jean menyandar kan kepalanya di jendela bus
"Ayo angkat Jean" Ryo merasa frustasi
"Halo...
"Jean kamu dimana?
"Aku di bus menuju kampus "jawab jean dengan nada datar
"Kenapa tadi kesini kekantorku dan pergi tanpa menemuiku?
"Aku lihat kamu sibuk aku gak mau ganggu"Jean berbohong
"Jean apa yang kamu lihat ..."Ryo belum menyelesaikan kalimatnya Jean sudah memotong kalimatnya
"Aku gak lihat apa pun, aku titip makan siang ke sekretaris tuan,T itu sebagai ucapan terimakasihku untuk kemarin" Jean mengalihkan pembicaraan
"Jean tapi kamu benar benar salah paham " Ryo mencoba menjelaskan pada Jean
"uan aku sudah sampai kampus kita bicara lagi nanti" Jean berbohong dan langsung menutup telepon nya
Maaf Ryo aku berbohong, entah apa aku berhak merasa seperti ini aku bahkan bingung dengan perasaanku sekarang
bersambung
__ADS_1
kasi like nya ya 🤗🙏🏻