
Ryo kembali ke ruang perawatan diane, ia tidak langsung masuk ke kamar perawatan Diane, dia memandangi Diane yang sedang tidur dari kaca pintu kamar
"Kenapa kamu jadi seperti ini Di?aku kasihan padamu" Ryo lagi lagi terenyuh hatinya memikirkan Diane dan penyakit yang di indap nya sekarang
"Ryo..." panggil Bagas sambil menepuk bahu Ryo
Ryo pun kaget dan tersadar dari lamunannya
"Kamu bikin kaget aja Gas"
"Ngapain pandangin mantan ingat sama istri dirumah, jam berapa ini kamu belum pulang"Bagas mencoba mengingatkan Ryo
"Kamu ini apa-apaan sih"kata Ryo kesal
"Lah emang bener kan? " jawab bagas santai
"Gas dia lagi sakit aku hanya ingin membantunya"
"Cih.. kayak gak tau Diane wanita yang seperti apa, jangan gampang tertipu Ryo dia bisa memanfaatkanmu nantinya.. " Bagas mencoba memberi peringatan pada Ryo
"Ini serius Gas" Ryo menatap Bagas kesal
"Sakit apa atau dia hanya cari cari perhatian sama kamu?" Bagas lagi lagi tak percaya
__ADS_1
"Gas dia sakit dan penyakit yang dia idap sekarang itu bukan penyakit main main" Ryo bicara dengan nada serius agar Bagas menanggapinya
"Aku tau Gas kamu gak suka sama dia, tapi kali ini aku hanya ingin membantunya saja, keluarga dan suaminya tidak ada disini" Ryo menjelaskan pada Bagas
"Ya terus kenapa harus kamu, dia punya banyak teman kan?gak harus kamu juga kan Ryo? Bagas mencoba membuat Ryo mengerti
"Lagian sakit apa sih sampe harus ganggu hidup mantan segala? ucap Bagas kesal
"Kanker hati" Jawab Ryo
Bagas diam dan tak bisa bicara mendengar apa yang di ucapkan Ryo padanya antara percaya atau tidak, tapi tidak mungkin Ryo main main dengan ucapannya
"Kanker hati? kamu jangan becanda Ryo? Tanya Bagas tersenyum
Bagas mengusap wajahnya, bingung apa yang harus dikatakannya lagi
"Jadi sekarang apa yang kamu lakukan Ryo?
"Entahlah aku sendiri bingung Gas"
"Pulanglah Diane biar aku yang jaga malam ini besok kita bicarakan lagi, jika kamu tidak pulang Jean akan bertanya tanya, jangan sampai niat kamu membantu Diane menjadi masalah antara kamu dan Jean nanti"Bagas meminta Ryo untuk pulang
"Baiklah..aku pulang dulu" Ryo menepuk bahu Bagas lalu meninggalkannya pulang
__ADS_1
"Masalah apa lagi yang mau di timbulkan wanita ini" gerutu Bagas dalam hati sambil menatap Diane yang tertidur
Bagas kemudian keluar dan meninggalkan kamar tempat Diane dirawat, ia lalu merogoh kantong celananya mencari handphone dan langsung menelpon seseorang
"Apakah kamu sudah dapat informasi tentang wanita itu? tanya Bagas saat telepon nya tersambung
" Baiklah aku tunggu kabar selanjutnya"kata Bagas kemudian menutup telepon nya
"Entah permainan apa yang sedang kamu mainkan Diane saat ini, tapi jangan harap kamu bisa menganggu Ryo dan Jean aku tidak akan membiarkan kamu melakukannya "Bagas mengepalkan tangannya
Jam 10 Ryo tiba dirumah ini untuk pertama kali Ryo pulang larut setelah menikah dengan Jean, sampai dirumah Jean tidur di sofa ruang tamu rupanya Jean menunggu Ryo pulang
Ryo pun mendekati Jean dan mencium pucuk kepala Jean dan merapikan rambut yang menutupi wajahnya ,Jean terbangun saat Ryo merapikan rambutnya
" Mas maaf aku ketiduran"Jean buru buru duduk
"Mas sudah makan? tanya Jean
Ryo menatap Jean dan langsung menariknya kedalam pelukannya
" Maafkan aku ya sayang"ucap Ryo
bersambung
__ADS_1
kasi like dan komentnya juga ya bantu vote juga jika berkenan 🤗🤗🙏🙏