Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
mengikuti


__ADS_3

Pagi sekali Ryo sudah berada di depan kosan Jean Ryo sengaja memilih datang sangat pagi karena takut melewatkan aktivitas Jean hari ini,ia juga sudah bertekad jika memang memungkinkan ia akan menemui Jean hari ini juga


Sekitar pukul 7 Jean terlihat keluar dari gang kosan tempatnya tinggal,Ryo segera merasa bersemangat melihat wajah istrinya dari kejauhan melalui kaca mobil yang ia parkirkan tidak jauh dari tempat Jean berdiri saat ini


Jean mengenakan atasan dan juga celana jeans membuatnya terlihat sangat casual


"Kenapa dia terlihat kurus"gumam Ryo dalam hati


Tidak lama kemudian Jean melambaikan tangan pada seorang pria yang datang menjemputnya,Ryo mengerutkan alis dan menatap tajam pada kedua orang tersebut


"Apakah itu pria yang kamu maksud atasan Jean?"tanya Ryo pada anak buahnya


"Iya bos"jawab anak buah Ryo


"Kamu bilang mereka hanya berteman biasa, tapi di lihat dari cara dia menatap istriku sepertinya dia menyukai istriku"ucap Ryo sinis


"Siapapun yang melihat Jean pasti akan menyukainya"Bagas yang duduk di sebelah Ryo menepuk bahu sahabatnya itu


"Maksud kamu?"tanya Ryo kesal


"Jean itu baik,sikap dia juga bisa membaur dengan orang jadi tidak heran jika Jean disukai banyak orang termasuk pria itu tapi menyukai bukan berarti mencintai ya"Bagas memberi pemahaman pada Ryo yang kelihatannya cemburu melihat istrinya bersama wanita lain


"Tapi bagaimana kalau dia akhirnya....."ucapan Ryo terhenti karena ucapan Bagas


"Jean hanya berteman dengannya sudah jangan berfikir macam macam"Bagas menekan nada bicaranya


Ryo hanya membuang muka dan kembali menatap istrinya yang sudah masuk ke dalam mobil Zian.


Mereka mengikuti Jean hingga sampai ke kantor tempat Jean bekerja,dan lagi lagi Ryo merasa cemburu melihat senyum Jean yang begitu lepas saat mengobrol dengan Zian memasuki kantor mereka


"Dia tersenyum begitu manis pada pria itu,aku bahkan setengah mati menahan diri untuk menemuimu"gerutu Ryo dalam hati


Bagas yang memperhatikan mimik muka Ryo yang berubah saat menatap Jean dan Zian hanya tersenyum geli


"Bagaimana apa itu sedikit mengganggumu?"tanya Bagas


"Ya.. aku merasa kesal karena dia tersenyum begitu manis pada pria lain"Ryo menatap keluar jendela

__ADS_1


"Yang Jean rasakan waktu kau dan Diane berdua dan melihat hal yang sebenarnya menyakitkan buat dirinya ditambah kau membohonginya itu tidak sebanding dengan yang kamu rasakan sekarang"Bagas dengan nada mengejek


"Aku menyesali semua itu,aku tidak pernah bermaksud sedikit pun untuk membohongi apalagi menyakitinyanya"Ryo menyandarkan kepalanya di kursi mobil


"Aku tau,tapi kali ini kamu harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan Jean kembali"


"Kenapa begitu?"Ryo memicingkan matanya


"Jean pergi karena menghindarimu dan ingin mencari kehidupan baru,disuratnya dia minta juga kamu jangan mencarinya kan?nah setelah semua yang dia lalui tidak mungkin mudah bagimu untuk mengembalikan dia ke sisimu"Bagas menjelaskan agar Ryo paham bagaimana posisi Jean saat ini


"Ya aku tau...."ucap Ryo dengan nada lirih


"Aku hanya tidak mau kehilangan dia"lanjut Ryo sambil menatap kantor Jean


"Kita cari sarapan dulu"ajak Bagas mencoba mengalihkan pembicaraan


"Cari saja makanan terdekat dan kita makan di disini saja,aku takut Jean keluar dan kita kehilangan dia"Ryo menolak ajakan Bagas


"Jean disana bekerja Ryo,pasti dia akan keluar saat jam makan siang"Bagas merasa kesal dengan Ryo


"Aku ingin makan disini saja,jika kalian ingin cari makanan pergilah aku akan menunggu disini"Ryo tetap pada pendiriannya


Saat turun dari mobil Bagas menutup pintu mobil tak sengaja ia melihat seorang laki laki di kaca spion yang tidak jauh dari mobil mereka menggunakan pakaian hitam dan topi serta memakai masker memperhatikan mobil mereka,Bagas segera menoleh dan memperhatikan orang tersebut namun orang tersebut dengan cepat bersembunyi di balik pohon.


Karena merasa curiga Bagas pun segera berlari menuju pohon tersebut namun sayang orang tersebut sudah menghilang,namun Bagas bisa langsung menebak besar kemungkinan Mark dan anak buah mengikuti mereka


Bagas segera memanggil anak buah yang ikut bersamanya


"Datangkan beberapa anak buah kita lagi untuk penjagaan tambahan"perintah Bagas pada anak buahnya


"Tapi kenapa bos?"tanya anak buah Bagas


"Aku mencurigai Mark dan anak buahnya juga ada di kota ini,ini bisa mengancam keselamatan Ryo atau pun Jean"jelas Bagas


Anak buah Bagas pun cepat memberi infomasi kepada teman temannya untuk segera menyusul mereka ke Jogja


"Kau lanjutkan mencari makanannya,aku akan kembali ke mobil saja aku khawatir dengan Ryo"

__ADS_1


Anak buah Bagas pun menurut lalu Bagas bergegas menuju mobil tempat Ryo menunggu


"Dimana makanannya?"tanya Ryo bingung saat Bagas kembali tanpa membawa apa apa


"Aku meminta anak buah kita menunggu disana"jawab Bagas singkat


"Kenapa dengan wajahmu,kamu terlihat gelisah?"tanya Ryo curiga


"Di luar terlalu panas"Bagas memberi alasan


"Tapi wajahmu tidak terlihat seperti kepanasan,kamu sepertinya sedang gelisah"Ryo kembali menatap Bagas yang gerak gerik mencurigakan


"Sudahlah aku hanya kepanasan,aku tidak terbiasa dengan hawa di kota ini"Bagas kembali memberi alasan


''Ada sesuatu yang kamu sembunyikan?"selidik Ryo


"Sudahlah pokoknya hari ini juga kamu harus menemui Jean,dia harus tau kalau kamu datang kesini mencarinya"Bagas mengalihkan pembicaraan


"Tapi kenapa?bukankah kamu yang bilang kita menunggu waktu yang tepat?"tanya Ryo heran


"Demi mempersingkat waktu,kita banyak pekerjaan di kantor kita tidak bisa berlama lama disini"alasan Bagas


"Hmmm terserah kamu saja, itu akan lebih baik jika aku boleh menemui Jean secepatnya"


Tidak lama kemudian anak buah Ryo datang membawa makanan


"Rupanya istrimu juga ada di kota ini"Mark tersenyum sinis menatap mobil Ryo dari kejauhan


"Itu artinya jika aku tidak bisa membunuhmu Ryo aku bisa membunuh istrimu,dengan begitu kau akan hancur"ucap Mark dengan dendam yang menggebu gebu


"Kalian tidak akan bisa lolos dari ku kali ini,kalian akan lihat siapa Mark sebenarnya"Mark tersenyum menatap senjata yang ia taruh di dikantong jaketnya


Bersambung....


Maaf karena gak up beberapa hari ini,author sedang sibuk 🤭


Tapi janji hari ini bakal up 2 bab sekaligus

__ADS_1


Kalau pembacanya banyak author akan up 2 bab dalam sehari ditunggu vote like dan komentarnya ya 🙏🙏🙏


__ADS_2