Terjebak Cinta CEO

Terjebak Cinta CEO
Jogja


__ADS_3

Malam itu juga Ryo dan Bagas berangkat ke Jogja,setibanya disana mereka langsung menuju hotel tempat mereka akan menginap


"Aku ingin segera bertemu Jean"ucap Ryo pada Bagas


"Ryo kamu harus menahan diri jika kamu langsung menemui Jean saat ini, dia pasti akan syok dan menghindar dari kamu"Bagas menghentikan niat Ryo


"Aku merindukannya dan sangat khawatir padanya lalu sekarang kau melarangku untuk menemuinya?"Ryo merasa kesal


"Ryo kamu bisa menakutinya jika kamu tiba tiba muncul dari hadapannya"Bagas menekan nada bicaranya karena Ryo ngotot


"Kita bisa mengikuti kegiatannya setelah itu kita bisa menemuinya setelah situasinya memungkinkan"saran Bagas


"Harus berapa lama,aku sudah sangat merindukannya"ucap Ryo frustsasi


"Kamulah yang membuatnya hingga kabur kemari jadi bersabarlah sedikit"Ryo menepuk bahu


"Lalu apa saja yang Jean kerjakan disini dan dia tinggal di tempat seperti apa?"tanya Ryo pada anak buah yang sudah mengikuti Jean 2 hari terakhir


"Nyonya bekerja boss di salah satu kantor yang bergerak di bidang furniture dan nyonya tinggal di kosan sederhana di jalan x"anak buah Ryo menjelaskan


"Lalu..?"tanya Ryo menatap anak buahnya berharap informasi lebih


"Kelihatannya nyonya cukup dengan dengan pemilik usaha furniture tersebut karena nyonya di antar dan di jemput saat bekerja''ucap anak buah Ryo ragu ragu


"Pemilik?apa dia seorang pria?"tanya Ryo sedikit emosi


"Seorang pemuda kisaran umur 25 tahun bos,tapi yang saya lihat mereka dekat selayaknya teman karena saya mengikuti mereka kemarin pergi kepantai bersama sama"lanjut anak buah Ryo

__ADS_1


"Ke pantai?berdua maksudmu?"tanya Ryo emosi


"Tidak nyonya pergi bersama dengan teman kerja lainnya,aku mengenali orang orang itu karena melihat mereka berada di kantor yang sama dengan nyonya bos"lanjut anak buah Ryo


"Baguslah tapi aku belum bisa tenang saat ini,berada di kota yang sama dan sudah tau tentang istriku tapi aku harus menahan diri untuk tidak menemuinya" ucap Ryo lirih


"Aku berjanji akan membuat Jean kembali dan bahagia bersamaku"Ryo merasa sangat yakin


Di balik semua niat Ryo mengembalikan Jean ke sisinya,ia tidak mengetahui satu hal jika Mark ternyata mengetahui segala kegiatannya dan mengikuti Ryo hingga ke Jogja


"Lihat saja Ryo apa yang kau lakukan padaku dan Diane,kau akan membayarnya dengan harga yang mahal"Mark tersenyum licik menatap kota Jogja dari hotel tempat ia menginap


Mark mengikuti Ryo sejak ia berhasil melarikan diri,ia menggunakan uang Diane untuk melakukan segala kegiatannya dan memantau Diane melalui orang yang ia bayar untuk mengunjungi Diane di penjara.


Mark memang belum bisa membalaskan dendam nya pada Ryo karena ketatnya penjagaan anak buah Ryo terhadapnya, namun ia tidak putus asa ia tetap mengikuti Ryo hingga nanti punya kesempatan untuk membalaskan dendam nya.


"Salah satu dari senjata ini akan membuatmu membayar semua yang telah kau lakukan padaku dan juga Diane Ryo,kita lihat bisa kamu menghindari maut kali ini,tunggu saja aku akan jadi orang yang mencabut nyawa"Mark tersenyum


Di hotel tempat Ryo menginap,Ryo sama sekali belum bisa memejamkan mata karena memikirkan Jean,ia kembali teringat akan lelaki yang di sebut anak buahnya dekat dengan istrinya


"Bagaimana jika perasaan Jean telah berubah?"tanya Ryo pada dirinya sendiri


"Tidak...Jean tidak semudah itu kan melupakanku, lagian dia masih istriku"Ryo menjawab sendiri pertanyaannya


"Tapi bagaimana jika Jean tetap tidak mau memaafkanmu?"lagi lagi muncul pertanyaan lain di kepala Ryo


"Dia pasti memaafkanku,dia masih mencintaiku dan hanya salah paham"Ryo meyakinkan dirinya sendiri

__ADS_1


"Apa kau sedang belajar gila?"tanya Bagas tertawa


"Ishh kamu ini tidak akan mengerti...."Ryo merasa kesal karena sahabatnya itu mengejeknya


Kedua anak buah Ryo yang juga ikut berjaga dikamarnya diam diam tertawa melihat tingkah bos nya itu


"Lalu apa namanya jika bertanya dan menjawabnya sendiri, bukan gila namanya?"Bagas meledek Ryo


"Aku hanya sedang berfikir dan menenangkan diri dari kemungkinan yang terjadi jika aku menemui Jean nanti"sanggah Ryo


"ha..ha..ha terserah kamu saja tapi aku yakin Jean akan ilfeel jika tau kau seperti ini"goda Bagas


"Kau ini ya...bukannya membantu malah mengejekku"Ryo memukul lengan Bagas


"Rileks lah untuk apa terlalu di pikirkan,toh kita sudah ada dikota yang sama hanya tinggal menunggu waktu saja"


"Ahh bagaimana aku bisa rileks,aku khawatir akan reaksi Jean saat bertemu denganku nanti"ucap Ryo khawatir


"Setiap kesalahan pasti ada kesempatan untuk memperbaikinya jadi jangan khawatir,aku tau Jean gadis yang cukup keras namun kamu harus membuktikan padanya kalau kamu benar benar mencintainya"Bagas mencoba memberi motivasi untuk sahabatnya itu


Ryo hanya mengangguk mendengar ucapan Bagas,ia menatap keluar jendela dengan pikiran yang tak menentu


Bersambung


Maaf sekali karena 2 hari ini author sedang sibuk jadi gak up bab baru,terimakasih untuk vote dan hadiahnya


untuk yang setia menunggu bab baru juga terimakasih like dan komentar dari kalian buat author selalu semangat untuk menulis

__ADS_1


__ADS_2