
"Bos perempuan di foto adalah teman Diane yang datang bersamanya dari Australia,ini foto mereka saat tiba di bandara 2 bulan lalu"anak buah Ryo memberikan bukti pada Ryo
"Sial tapi aku yang memilih nya untuk menjadi perawat pribadi Diane dari dokter"Ryo memukul meja
"Dokter Louis yang merawatnya juga merupakan paman Diane,sepertinya dia menerima imbalan besar dalam membantu Diane, ini salah satu bukti saat Diane menyerahkan amplop coklat yang cukup tebal" anak buah Ryo kembali memperlihatkan video
"Ketika Diane menjalani terapi dia juga tidak pernah menjalaninya,didalam ruangan ia hanya di beri suntikan agar terlihat lemas setelah keluar ruangan,ini saya dapat dari salah satu perawat disana dan juga hasil tes yang bos liat di hari Diane mengatakan penyakitnya adalah hasil tes orang lain yang kemudian di ganti menjadi nama Diane,ini dokter Adit yang memberikan setelah dia merasa curiga dengan dokter Louis"anak buah Ryo memberikan berkas berisi riwayat kesehatan Diane dan orang lain yang di tukar
"Sialannnnn.....mereka menipuku"Ryo menggebrak meja
"Diane ada di mana saat ini?"tanya Ryo pada anak buahnya
"Tadi ada seorang pria bertubuh besar menjemputnya di apartemen"anak buah Ryo menunjukkan foto
"itu Mark jadi mereka juga bersama,aku benar benar di tipu mentah mentah oleh Diane "Ryo mengepalkan tangannya emosi
"Sekarang bukan saatnya untuk emosi,kita harus menjebak Diane untuk mengakui kebohongannya"ucap Bagas
"Baiklah....Diane kau berani menipuku lagi"Ryo menatap dingin
"Sebaiknya biarkan dia melakukan apapun yang dia mau,kita jebak dia saat dia melakukan kebohongannya"Bagas memberikan ide pada Ryo
__ADS_1
"Dan untuk dokter Louis,Adit akan menanganinya"lanjut Bagas
"Dan bagaimana tentang Jean apakah ada perkembangan?"tanya Ryo lagi pada anak buahnya
"Untuk keberadaan nyonya dan tujuannya kami belum menemukannya, di terminal bus itu hanya ada cctv dia area ATM di luar itu tidak ada bos,sistem pembelian tiket bus juga hanya karcis data penumpang tidak tertera disana,jadi sulit untuk mengetahui nyonya Jean berangkat menuju kota mana"anak buah Ryo menjelaskan panjang lebar
"Aku tidak mau alasan apapun temukan istriku,cari kesetiap kota tujuan bus di terminal itu "bentak Ryo
"Baik bos"ucap anak buah Ryo kemudian meninggalkan ruang kerja Ryo
Tidak lama kemudian handphone Ryo berdering tertera nama Diane disana
"Angkat saja dan ikuti alur permainannya, jangan sampai dia tau sebelum kita menangkap basah kebohongannya"Bagas memberi saran pada Ryo
"Hallo.."ucap Ryo
"Ryo kamu ada dimana?"tanya Diane manja
"Aku sedang di kantor"jawab Ryo datar
"Nanti malam aku tunggu di apartemenku ya,ada yang ingin ku bicarakan"
__ADS_1
"Kenapa tidak bicara di telepon saja?"tanya Ryo
"Kau tidak ingin menemuiku ya?"Diane dengan nada sedih
"Baiklah sepulang kantor aku akan mampir,sudah dulu aku harus bekerja"Ryo kemudian menutup teleponnya
"Dia begitu mudah untuk di bodohi bukan"Diane terseyum ke arah Mark
"Kau yang terbaik sayang"Mark memeluk Diane
"Aku harus mempersiapkan diri untuk nanti malam aku harus buat Ryo terpesona"ucap Diane
"Baiklah,tapi ingat no sex baby"Mark mengelus rambut Diane
"Jangan khawatir kita hanya perlu menjebaknya bukan"Diane tersenyum menaikkan kedua alisnya
Bersambung
Terimakasih untuk yang sudah vote,like dan komentar karena kalian author jadi semangat terus untuk menulis🙏🙏🤗🤗
Nanti malam author bakal up 1 bab lagi ya kalau memungkinkan✌️
__ADS_1