Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 12


__ADS_3

Kriiing Kriiing


Alarm berbunyi Zivana yang mendengarnya langsung terbangun dan mematikannya. Lalu ia melihat jam yang menunjukkan pukul 04.30. Ia segera bangun dan mencuci wajahnya. Kemudian mengambil air wudlu dan segera menunaikan ibadah shalat subuh. Setelah itu dia belajar karena hari ini akan ada ulangan. Sudah jadi kebiasaan dia jika ada ulangan selalu belajar di pagi hari karena menurutnya dipagi hari ia bisa lebih berkonsentrasi belajar. Dia termasuk siswi yang berprestasi di sekolahnya


Jam menunjukkan pukul 05.30 Zivana menyudahi belajarnya. Kemudian membersihkan tempat tidurnya dan setelah itu dia memasak untuk sarapan dan menaruhnya di kotak makannya. Setelah itu dia mandi dan bersiap berangkat ke sekolah. Zivana merasa malas menaiki moge nya akhirnya ia memutuskan untuk menaiki ojek. Saat akan menyeberang jalan ada mobil yang berhenti didepannya


"Hai Nona Zivana."sapa Rommy melambaikan tangannya


"Hai juga kak Rommy, Om galak."kata Zivana tersenyum manis


"Mau berangkat ke sekolah Ziv??"tanya Rommy


"Ya iyalah kak. Ini pakai seragam pasti mau sekolah dong masa iya mau ke mall."canda Zivana


"Yaudah bareng yuk."ajak Rommy


Zivana menoleh ke arah Ivanders yang hanya diam saja membuatnya tak enak jika ikut bersama mobilnya


"Tidak usah kak. Makasih."tolak Zivana halus


"Ini udah siang lho nanti kalau telat gimana??"tanya Rommy


Zivana melihat jam ditangannya. Setelah mempertimbangkan nya akhirnya Zivana ikut bersama mobil itu. Didalam mobil itu hanya Zivana dan Rommy yang terus berbicara dan bercanda dan Ivanders hanya diam saja mendengarkan ocehan dua orang yang menurutnya menyebalkan. Dia mengumpat dalam hati. Setelah sampai di sekolah Zivana turun


"Terimakasih kak Rommy."kata Zivana tulus


"Eh kak, orang disamping lo itu lagi sakit gigi atau lagi patah hati?? Kenapa dari tadi diam aja??"tanya Zivana berbisik namun masih dapat didengar oleh Ivanders


Rommy hanya mengangkat kedua bahunya. Dia ingin tertawa, tapi melihat tatapan tajam dari Ivanders membuat nyalinya ciut. Kemudian Rommy menjalankan mobilnya meninggalkan sekolah Zivana menuju ke kantor


"Beraninya dia membicarakanku didepanku."gumam Ivanders dalam hati


Sampai dikantor Rommy memarkirkan mobilnya. Ivanders keluar terlebih dahulu dan disusul oleh Rommy. Semua karyawan menunduk saat Ivanders melewati mereka. Sampai di depan lift Ivanders baru sadar jika HP nya tertinggal dimobil


"HPku tertinggal dimobil Rom. Aku akan mengambilnya dulu."kata Ivanders


"Biar saya saja Tuan yang mengambilnya."kata Rommy


"Kau siapkan saja berkas untuk meeting hari ini. HP ku biar aku saja yang mengambilnya."kata Ivanders berjalan keluar kantor kembali menuju parkiran dan memasuki mobilnya


Saat mengambil HPnya ia melihat ada kotak makan yang ada didalam mobil tepatnya dikursi belakang. Kemudian dia mengambilnya


"Punya siapa ini?? Tidak mungkin punya Noah."gumamnya pelan

__ADS_1


Kemudian Ivanders membuka kotak makan tersebut dan isinya nasi goreng dari aromanya wangi membuat perut Ivanders keroncongan kemudian Ivanders masuk mobil kembali dan memakan nasi goreng tersebut


"Ini sangat enak sekali. Apa ini punya gadis bar bar itu. Pintar juga ia memasak."gumamnya sambil tersenyum


Hingga terdengar ketukan dari luar mobil membuat Ivanders gelagapan dan menaruh kotak makan itu dikursi belakang kembali


"Kenapa lama sekali Tuan?? Apa HPnya belum ketemu Tuan??"tanya Rommy


"Ehm sudah."kata Ivanders sedikit gugup


"Anda sudah ditunggu diruang meeting Tuan."kata Rommy


"Baiklah. Ayo kita keruang meeting!!"kata Ivanders berjalan terlebih dulu


"Tuan kenapa ya?? Kenapa dia sedikit aneh saat keluar dari mobil??"gumam Rommy dalam hati


Rommy segera menyusul Ivanders yang sudah menjauh dengan sedikit berlari karena meeting akan segera dimulai


Disekolah Zivana saat ini sedang istirahat. Zivana mencari kotak makannya tapi tak menemukannya


"Dimana ya kotak makan siang gue?"gumamnya masih mencari kotak makam siang


"Lo cari apa Ziv??"tanya Seryl


"Lupa kali masih dirumah."kata Seryl


"Nggak Ryl. Gue udah bawa kotak makannya."kekeh Zivana


"Coba diingat lagi lo taruh dimana kotak makan itu."kata Seryl


Zivana duduk dan mengingat tadi pagi saat berangkat ke sekolah ia menumpang mobil Om galak


"Apa ketinggalan dimobil Om galak ya??"gumamnya pelan


"Kok dimobilnya Om galak??"kata Seryl yang mendengar gumaman Zivana


"Tadi pagi gue nebeng mobilnya, mungkin ketinggalan di mobilnya."kata Zivana


"Hai lo berdua gak ke kantin??"tanya Pandu


"Gak. Gue lagi males."kata Zivana lesu


"Ayo ke kantin gue traktir. Hari ini gue ultah anak satu kelas semua gue traktir, tadi dikantin gak ada lo berdua makanya gue samperin."kata Pandu

__ADS_1


"Beneran ini ditraktir??"tanya Zivana berbinar


"Dengar traktir aja semangat lo."sindir Pandu


"Ya iyalah. Ayo Ryl kita ke kantin sekarang keburu istirahatnya selesai."kata Zivana menarik tangan Seryl


Pandu mengikuti mereka dari belakang dan tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya itu


Sepulang sekolah Zivana mengajak Seryl membeli boba langganan mereka karena cuaca yang sangat terik. Jarak penjual boba dengan sekolah tidak begitu jauh hanya sekita 100 meter


"Mbak Sin boba 1 rasa red velvet."teriak Zivana


"Gue boba rasa vanila aja mbak Sin."kata Seryl


"OK tunggu sebentar ya."kata Sinta penjual boba


"Besok itu udah UTS Ziv kita belajar kelompok yuk."ajak Seryl


"Bukannya gue nolak belajar kelompok Ryl kan gue harus kerja di bengkel abang lo. Lo tahu sendiri kalau malam gue cuti dulu di Cafe untuk beberapa hari ini. Kalau gue gak kerja gak makan dong gue. Tapi kalau lo mau belajar dirumah gue gak papa tapi malam. Gimana??"tawar Zivana


"Kalau malam mana boleh keluar sama mami gue Ziv."kata Seryl lesu


"Ya lo suruh antar bang Varo ke kontrakan gue nanti kalau udah selesai belajar suruh jemput."kata Zivana memberi solusi


"Masalahnya bang Varo itu kalau malam ngapel terus dirumah calon istrinya Ziv. Kemarin aja gue minta antar ke rumah Rani buat minjam buku aja gak bisa katanya."kata Seryl mendengus kesal


"Rumah Rani kan jauh Ryl mungkin bang Varo malas kalau pergi jauh. Nah rumah kita kan gak begitu jauh tuh coba aja lo minta antar nanti malam. Siapa tahu bang Varo mau."kata Zivana


"Ya deh nanti gue coba."kata Seryl


"Ini boba pesanan kalian berdua. Hari ini gratis buat kalian karena hari ini gue baru dapat kabar adek gue melahirkan. Itung itung syukuran gitu."kata Sinta


"Makasih mbak Sin."kata Zivana dan Seryl kompak


"Makin lope lope deh."kata Zivana dengan ibu jari dan telunjuk membentuk love


"Jijik gue Ziv lihat lo kayak gitu."kata Sinta


Mereka bertiga tertawa bersama sama


...#####...


Jangan lupa tinggalkan jejak guys

__ADS_1


Like, Vote dan Komentar


__ADS_2