
Ivanders mengajak Zivana dan Noah untuk keluar berkumpul dengan keluarga yang lainnya. Mereka bertiga berjalan bergandengan dengan Noah. Noah merasa sangat bahagia karena sekarang dia memiliki keluarga yang lengkap. Saat ketiganya turun dari tangga semua keluarga yang sedang berkumpul menoleh kearah mereka. Kinara sangat bahagia melihat Noah cucu kesayangannya yang tersenyum bahagia. Keinginan cucunya untuk memiliki keluarga yang lengkap akhirnya terpenuhi
"Mereka terlihat seperti keluarga yang serasi ya kak."kata Seryl
"Hem."kata Rommy menganggukkan kepalanya
"Tapi sayang sekali pernikahan mereka hanya bertahan satu tahun."kata Seryl sedih
"Kamu tahu??"tanya Rommy terkejut lalu menoleh kearah Seryl
"Hem. Aku tahu tadi waktu di hotel Zivana menceritakan segalanya kak."kata Seryl
Rommy menghela nafas panjang sambil melihat Zivana, Noah dan Ivanders
"Aku yakin pernikahan mereka akan terus berlanjut sampai selamanya karena aku merasa mereka berdua sudah mulai saling menyukai."kata Rommy
"Iya kak. Zivana sudah mengakui jika dia sudah mencintai kak Ivan."kata Seryl
"Benarkah?? Itu bagus sekali. Semoga saja cinta Zivana bisa meluluhkan Tuan Ivan. Dan Tuan Ivan bisa menurunkan sedikit gengsi dan egonya jika sudah mencintai Zivana nantinya."kata Rommy
"Lalu bagaimana dengan surat perjanjian pra nikah nya kak??"tanya Seryl
"Kamu tenang aja. Dalam surat itu Tuan Ivanders bisa kapan saja merubah isi dari surat perjanjian itu. Kita doakan saja yang terbaik untuk keduanya."kata Rommy dan dibalas anggukan kepala oleh Seryl
Zivana, Noah dan Ivanders baru sampai dibawah lalu duduk bersama dengan yang lainnya
"Kamu ingin honeymoon kemana sayang??"tanya Kinara membuat Zivana yang minum tersedak
Uhuuk uhuuk uhhuk
"Pelan-pelan kalau minum."kata Ivanders mengelus pelan punggung Zivana
"Mom, kita belum ada rencana honeymoon dalam waktu dekat. Aku baru dapat proyek baru dan tidak bisa ditinggalkan."kata Ivanders
"Kamu itu kerja terus. Masih ada Rommy biar dia yang mengurus semua pekerjaan kamu selama kamu honeymoon nanti. Apa kamu gak kasihan sama Zivana?? Dia pasti ingin honeymoon. Iya kan Ziva??"tanya Kinara
"Mom, sepertinya aku akhir-akhir ini juga sibuk. Aku ingin mempersiapkan masuk kuliah Mom. Jadi aku rasa tidak perlu honeymoon."kata Zivana
__ADS_1
"Kami honeymoon nya di rumah saja Mom tidak perlu pergi jauh-jauh. Lagian kasihan Noah jika kami tinggalkan."kata Ivanders
"Baiklah Mom juga tidak bisa memaksa kalian jika kalian tidak ingin honeymoon saat ini. Tapi Mom berharap kalian tidak menunda jika ingin punya momongan. Mom sudah ingin gendong cucu lagi dari kalian."kata Kinara membuat Ivanders dan Kinara tersedak bersama-sama
"Mom, kami baru saja menikah. Mom sudah meminta cucu dari kami."protes Ivanders
"Tidak masalah kalian bisa direncanakan dari sekarang kan. Kamu ingin punya adik kan Noah??"tanya Kinara
"Yes Oma. Aku ingin dibuatkan adik."kata Noah semangat
"Kalian lihat sendiri kan betapa bahagianya Noah."kata Kinara
"Mom tidak usah meracuni pikiran Noah. Ziva ajak Noah pergi ke kamarnya sebelum Mom berbicara yang tidak-tidak padanya."kata Ivanders
Zivana langsung membawa Noah ke kamar, tapi sebelum itu dia berpamitan pada keluarga yang lain. Ivanders juga mengajak pergi Rommy keruang kerja untuk membicarakan meeting besok. Satu persatu keluarga pulang karena hari sudah petang. Begitupun dengan Seryl juga berpamitan ingin pulang
"Aku pulang dulu Tante Kinara."pamit Seryl
"Kenapa buru-buru Seryl?? Pulanglah nanti setelah makan malam."kata Kinara
"Ya sudah. Tante doakan semoga ibumu cepat sembuh ya. Kamu pulangnya diantarkan supir ya??"kata Kinara
"Tidak usah Tante. Aku sudah memesan taksi online."tolak Seryl
"Kamu pulang bareng Tante saja Ryl. Lagipula rumah kita kan satu arah."kata Adele
"Tapi Tan,,,."kata Seryl
"Aku tidak menerima penolakan Seryl."potong Adele
"Mbak, bisa panggilkan Zivana aku ingin berpamitan dengannya."kata Adele
"Baiklah tunggu sebentar aku akan memanggilnya."kata Kinara lalu pergi menuju kamar Noah
Sesampainya dikamar Noah, Kinara tersenyum melihat keduanya yang sedang bercanda. Kinara berjalan mendekati keduanya lalu memberitahu Zivana jika Mama Adele akan pulang dan ingin berpamitan dengannya. Zivana langsung berlari kebawah menemui Mama Adele. Begitu sampai dibawah dia langsung memeluk Mama Adele
"Mama jangan pulang ya. Kalau Mama pulang aku disini dengan siapa?? Pokoknya aku ikut pulang kalau Mama pulang."rengek Zivana bergelayut manja di lengan Mama Adele
__ADS_1
"Apa kamu lupa kalau kamu itu sudah menikah?? Kamu harus tinggal disini bersama suami, anak serta mertuamu."kata Adele
"Tapi aku juga ingin Mama tinggal bersamaku disini. Aku merasa asing disini Ma."kata Zivana
"Dengar Zivana sekarang kamu sudah menikah dan harus tinggal bersama suamimu. Nanti kamu juga akan terbiasa tinggal disini."kata Adele
"Setelah aku menikah Mama masih menganggap ku sebagai anak Mama kan??"tanya Zivana
"Kamu ini bicara apa?? Tentu saja kamu anak Mama selamanya kamu adalah anak Mama. Jika kamu merindukan Mama kamu bisa mengunjungi Mama dan menginap disana, tapi untuk itu kamu harus minta izin suami kamu dulu. Tapi, baiknya jika kamu ingin menginap ajaklah suami dan anak kamu."kata Adele
"Iya Ma."kata Zivana
"Zivana kemari lah. Papa ingin bicara padamu."kata Malvin meminta Zivana untuk duduk disampingnya
"Zivana, sekarang kamu sudah menikah kamu harus belajar jadi lebih dewasa karena sekarang tanggung jawab kamu sekarang lebih besar. Kamu juga harus mematuhi suamimu. Jadilah ibu rumah tangga yang baik untuk suami dan anakmu. Jika nanti ada masalah dalam rumah tanggamu usahakan selesaikan masalah itu dengan cara baik-baik dengan suamimu. Papa selalu berdoa semoga keluarga kamu menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah."kata Malvin menasehati Zivana
"Amin Pa. Aku akan selalu ingat nasehat Papa."kata Zivana
"Dan kamu harus ingat ini Ziva kamu adalah anak kami walaupun kita tidak punya ikatan darah. Kami sangat menyayangimu Ziva sama seperti Gio dan Gea."kata Malvin
"Makasih ya Pa."kata Zivana dengan mata berkaca-kaca
"Ya udah Mama dan Papa pamit pulang dulu ya sayang."kata Adele
"Iya Ma. Hati-hati dijalan."kata Zivana
"Tante tunggu di mobil ya Ryl."kata Adele
"Ya Tante. Gue pamit ya Ziva."kata Seryl
"Iya. Lo jangan lupa lusa kita ke sekolah ambil ijazah."kata Adele
"Iya. Lo jemput gue ya."kata Seryl
"Nanti jangan lupa cerita gue gimana rasanya malam pertama."bisik Seryl
"Gak usah bicara ngelantur gak ada malam pertama."bisik Zivana kesal membuat Seryl tertawa lalu berjalan meninggalkan Zivana
__ADS_1