Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 8


__ADS_3

Di perusahaan Dimitri Corp Ivanders mengingat pembicaraannya dengan Noah kemarin malam jika kemarin Noah diantar pulang oleh orang yang disebutnya kakak cantik. Dia begitu penasaran siapa yang disebut Noah kakak cantik itu. Kemudian ia jika dirumah ada CCTV. Kemudian ia menyuruh Rommy untuk mengecek CCTV dimansionnya. Rommy mengecek CCTV dari laptop miliknya diruangan Ivanders


"Bagaimana Rom??"tanya Ivanders


"Hanya kelihatan punggungnya saja Tuan. Sepertinya aku pernah melihatnya Tuan, tapi aku lupa dimana."kata Rommy sambil mengingat ingat


Saat itu Zivana sudah berganti pakaian dan sudah tidak menggunakan seragam putih abunya


"Itu cuma perasaanmu saja Rom karena yang pernah melihatnya hanya bi Hanum dan mang Dadang. Aku sangat penasaran siapa dia sebenarnya."kata Ivanders


"Apa saya harus menyelidiki siapa orang itu Tuan??"tanya Rommy


"Tidak usah Rom. Karena belum tentu Noah akan bertemu dengannya lagi. Aku hanya akan mendekatkan Noah dengan Hana karena menurutku Hana wanita yang lembut dan penuh kasih sayang dan cocok untuk jadi mommy Noah."kata Ivanders


"Cocok untuk jadi istri Tuan memang iya, tapi belum tentu cocok untuk jadi mommy Noah Tuan."kata Rommy


"Apa maksudmu Rom??"tanya Ivanders


"Saya tidak bermaksud apa apa Tuan. Saya hanya asal bicara. Maafkan saya."kata Rommy


Sebenarnya Rommy tahu sifat asli dari Hana yang sombong dan kasar. Dia pernah melihatnya saat di Cafe tanpa sengaja ada pelayan Cafe yang menabraknya dan dressnya kotor kemudian dia memakinya. Rommy tidak tahu jika pelayan itu adalah Zivana karena saat itu Zivana hanya menunduk saat Hana memakinya


"Rom, kapan kita berangkat ke Jepang??"tanya Ivanders membuyarkan lamunan Rommy


"Lusa Tuan. Karena besok ada meeting penting dengan perusahaan Anderson Corp. "kata Rommy


"Siapa sekarang yang menjadi CEO Anderson Corp Rom??"tanya Ivanders


"Anak tiri Tuan Anderson yang sekarang jadi CEO nya Bervan Jordy Anderson."kata Rommy


"Baiklah Rom kita makan siang diluar."kata Ivanders berdiri dari duduknya dan keluar dari ruangannya diikuti Rommy dari belakang


Mereka pergi makan siang di cafe tiba tiba kedatangan seorang gadis menyapa mereka


"Hai Om galak."sapa Zivana


"Siapa yang kau panggil Om galak??"tanya Ivanders memicingkan matanya

__ADS_1


"Ya Om lah siapa lagi?? Boleh ikutan gabung gak?? Boleh dong masa gak."kata Zivana cengengesan langsung duduk dikursi sebelah Ivanders dan mengajak Seryl ikut duduk


"Om,,sekalian traktir gue sama teman gue ya?? Jadi orang kaya itu gak boleh pelit Om. Om tahu gak orang pelit itu kuburannya sempit lho."kata Zivana


Ivanders menghela nafas panjangnya mendengar celotehan gadis disampingnya


"Rom,, pesankan makanan untuk bocah ini dan temannya."perintah Ivanders


"Alhamdulillah kita dapat traktiran kita Ryl."kata Zivana pada Seryl


Seryl merasa malu dengan tingkah sahabat bar bar nya ini


"Tadi itu gue mau datang ke perusahaan Om mau membicarakan masalah kaca spion mobil Om."kata Zivana


Perkataan Zivana terhenti saat pelayan mengantarkan makanan mereka. Zivana menelan ludahnya melihat makanan didepannya


"Jeda dulu Om bicaranya, gue mau makan dulu."kata Zivana


Zivana makan dengan lahapnya tanpa memperdulikan tatapan dua orang pria dewasa terhadapnya. Kedua pria dewasa itu hanya menggelengkan kepalanya bersamaan


"Jadi cewek gak ada sopannya saat makan. Pasti gak ada cowok yang mau sama lo!!"kata Ivanders tersenyum sinis


"Kalau makan itu jangan sambil bicara. Tuh belepotan bibir lo!!"kata Ivanders menunjuk ke bibirnya


Zivana membersihkannya tapi ada yang dipipi yang erlewat kemudian Ivanders mengusap pipinya yang terdapat noda saus. Zivana yang melihat Ivanders mengusap pipinya pun kaget. Pandangan mereka bertemu dan terkunci untuk beberapa saat hingga terdengar suara berdehem dan membuyarkan lamunan mereka


"Om ngapain mengusap pipi gue?? Cari kesempatan ya Om?? Om suka ya sama gue?? Tapi sorry Om gue gak suka sama Om karena Om galak dan dingin. Coba aja Om itu bersikap hangat, baik dan ramah kayak kak Rommy pasti gue bakalan suka."kata Zivana nyerocos terus tanpa henti


"Siapa juga yang suka sama bocah kayak lo ini?? Gue cuma bersihin noda yang ada dipipi lo. Jadi jangan kepedean jadi orang."kata Ivanders


"Lagian kenapa lo manggil dia kak Rommy sedangkan lo manggil gue Om??"tanya Ivanders


"Karena lo kelihatan tua makanya gue panggil Om."kata Zivana santai. Rommy tertawa mendengar ucapan Zivana namun Ivanders menatapnya dengan tajam dan Rommy langsung berhenti tertawa


"Apa lo bilang gue tua?? Kalau gue tuaRommy juga tua karena umurnya hanya selisih satu tahun dibawah gue."kata Ivanders tak terima


"Walaupun beda satu tahun itu sama saja lebih tua Om. Lagian gue bilang Om tua itu bukan karena dari segi umur, tapi dari segi penampilan Om. Gue akui Om itu ganteng tapi coba aja Om jangan galak dan mau senyum sedikit aja pasti deh kelihatan sedikit muda. Makanya Om senyum dong."kata Zivana sambil melihat ke arah Ivanders

__ADS_1


"Gue gak peduli penilaianmu terhadapku. Sekarang apa yang ingin kau bicarakan kepadaku?? Karena gue gak punya banyak waktu meladeni bocah kayak lo!!"kata Ivanders


"Gini Om gue mau minta sedikit keringanan untuk membayar ganti rugi karena waktu yang Om kasih itu cuma sebentar dan tidak mungkin dalam waktu seminggu gue bisa mendapatkan uang sebanyak itu."kata Zivana


"Bukankah kau berasal dari keluarga Anderson?? Uang segitu pasti kecil untukmu."kata Rommy


"Yang punya uang kan keluarga gue bukan gue. Tapi, darimana kak Rommy tahu kalau


gue dari keluarga Anderson??"tanya Zivana memicingkan matanya


"Tentu saja dari KTP lo."kata Rommy


"KTP gue??"tanya Zivana bingung


"Apa lo lupa kalau KTP lo gue sita??"tanya Ivanders


"Oh ya,, kapan Om menyita KTP gue?? Perasaan gue gak pernah ngasih KTP gue ke Om."kata Zivana


Ivanders menyentil dahi Zivana


Awww


"Om sakit tahu."kata Zivana mengelus dahinya dan mengerucutkan bibirnya


"Biar lo ingat kapan KTP lo gue sita."kata Ivanders


"Tapi beneran Om gue gak tahu kalau KTP gue Om sita."kata Zivana


"Waktu itu lo melamun jadi gak sadar jika KTP lo diambil Tuan Ivanders dari dalam tas lo."kata Rommy


"Lo melamun Ziv di pinggir jalan waktu itu pas gue ketemu lo mau beli buku."kata Seryl menambahkan


"Oh ya gue baru ingat."kata Zivana cengengesan


...*******...


Jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


Like, Vote dan Komentar


Kasih like yang banyak ya biar mommy semangat melanjutkan ceritanya


__ADS_2