
Zivana baru bangun tidur dan melihat Mama Adele sedang duduk di samping ranjang nya sambil membaca majalah
"Ma,,,"panggil Zivana membuat Adele langsung menoleh dan menaruh majalah di meja
"Apa kamu ingin minum??"tanya Adele dan dibalas anggukan kepala Zivana lalu mengambilkan air minum dan memberikan nya pada Zivana
"Ma, aku ingin mandi dan mengganti bajuku. Tubuhku merasa lengket dan aku merasa tidak nyaman memakai baju seragam sekolah seharian ini."kata Zivana
"Kamu tidak boleh mandi dulu. Suhu tubuhmu baru aja turun. Ganti baju aja ya?? Mama ambilkan dulu baju nya nanti Mama bantu ke kamar mandi."kata Adele mengambil baju Zivana didalam tas lalu membantu Zivana turun dari ranjang nya kemudian membantu nya ke kamar mandi. Setelah selesai Adele membantu Zivana kembali naik ke ranjang
"Kamu mau makan??"tanya Adele
"Nggak Ma. Aku masih kenyang."jawab Zivana
"Mama sebenarnya ingin menanyakan sesuatu Zivana."kata Adele ragu ragu
"Memangnya apa yang ingin Mama tanyakan??"tanya Zivana
"Apa benar kamu akan menikah dengan Ivanders??"tanya Adele
Zivana kaget karena Adele menanyakan hal itu padahal dia belum cerita apapun pada Adele
"Darimana Mama tahu??"tanya Zivana
"Gak penting Mama tahu darimana. Jawab aja pertanyaan Mama."kata Adele
"Iya Ma. Aku dan Om Ivan akan menikah."kata Zivana
"Apa kamu yakin dengan keputusan kamu??"tanya Adele
"I..iya Ma."jawab Zivana
"Kamu jangan salah paham dengan pertanyaan Mama. Mama hanya tidak ingin kamu menyesal nanti, jadi pikirkan lah dulu jangan memutuskan nya terlalu terburu buru."kata Adele
"Aku sudah memikirkan nya Ma."kata Zivana
"Apa kamu mencintai Ivanders??"tanya Adele
"Aku belum mencintai Om Ivan. Tapi bukankah cinta akan tumbuh dengan seiring berjalan nya waktu. Dan dengan kebersamaan kami nanti aku yakin kami akan saling mencintai."kata Zivana
"Kalau kalian belum saling mencintai lalu apa alasan kamu mau menikah dengan Ivanders??"tanya Adele
"Daddy dan orang tua Om Ivan itu sahabatan dari dulu Ma. Dan dulu Daddy ingin sekali aku menikah dengan Om Ivan. Aku hanya ingin mewujudkan keinginan Daddy. Aku ingin membuat nya bahagia walaupun Daddy sudah tidak ada. Selama Daddy hidup aku tak pernah membahagiakan nya dan juga aku penyebab Daddy meninggal. Kalau saja waktu itu aku tidak merengek meminta Daddy untuk pergi membelikan ku boneka pasti Daddy masih hidup. Apa benar kata Mama Emma kalau aku ini anak pembawa sial Ma??"tanya Zivana meneteskan air matanya
__ADS_1
Adele segera memeluk Zivana dan mengelus lembut punggungnya
"Tidak ada anak pembawa sial Ziva. Setiap anak membawa keberuntungan, setiap anak pasti membawa kebahagiaan pada orang tua nya. Dan kamu adalah keberuntungan untuk keluarga Mama. Entah apa yang terjadi dulu jika Gio tidak bertemu denganmu Ziva. Mama selalu bersyukur untuk itu. Dan soal Daddy mu itu adalah takdir Ziva. Janganlah kamu menyalahkan dirimu sendiri. Jangan dengarkan Emma itu hanya cara licik dia untuk mengusirmu agar bisa menguasai hartamu."kata Adele
"Tapi apa salahku Ma sehingga Mama Emma sangat membenciku??"tanya Zivana dengan isak tangis
"Kamu gak salah apa apa Ziva. Emma yang terlalu serakah ingin menguasai apa yang menjadi milikmu. Bersabar lah semua akan kembali padamu nanti."kata Adele
"Udah ya nangis nya. Jadi berkurang kan cantik nya."lanjut Adele sambil menghapus air mata di pipi Zivana
"Aku sayang banget sama Mama."kata Zivana
"Mama juga sangat menyayangimu Ziva. Walaupun kamu tidak lahir dari rahim Mama, tapi rasa sayang Mama sama seperti Gio dan Gina."kata Adele
"Ma, soal aku akan menikah dengan Om Ivan jangan kasih tau Gio ya."kata Zivana
"Kenapa??"tanya Adele
"Aku akan ngasih tau dia sendiri nanti, tapi tidak dalam waktu dekat ini."kata Zivana
"Baiklah. Terserah kamu aja. Apa kamu sudah tau jika Gio akan pergi ke Jerman??"tanya Adele
"Sudah Ma. Aku yang menyuruh nya ke Jerman karena menurutku jika dia ikut dengan Om Daniel dia akan bisa cepat belajar bisnis Ma."kata Zivana
"Mama juga menyuruh nya ke Jerman Ziva karena sekarang Gina ada disana. Dia bisa menjaga Gina juga kalau di Jerman."kata Adele
Sebelum Adele menjawab HP nya berbunyi dan terlihat nama Gina sedang VC
"Coba lihat panjang umur sekali Gina baru aja kita bicarakan tiba tiba menghubungi Mama."kata Adele menunjukkan HP nya pada Zivana
Adele mengangkat VC tersebut
"Hallo sayang."kata Adele
"Hallo juga Mamaku tersayang. Mama dimana??"tanya Gina
"Mama dirumah sakit."jawab Adele
"Siapa yang sakit Ma??"tanya Gina
Adele tak menjawab hanya memberikan HP nya pada Zivana
"Hai Gina."sapa Zivana
__ADS_1
"Hai juga kak Zi."jawab Gina
"Kak Zi sakit apa kok pucet gitu??"tanya Gina
"Kakak hanya kelelahan aja kok. Oh ya kamu kenapa kok pindah ke Jerman??"tanya Zivana
"Disana ada Denisa Kak. Aku tuh sebel banget sama dia Kak."kata Gina
"Sebel kenapa??"tanya Zivana
"Dia pinjam dress dan tas aku Kak tapi gak bilang dulu sama aku. Terus balikin nya tas nya rusak lagi Kak kan sebel aku nya. Malahan Oma belain Denisa katanya aku yang salah karena gak menyimpan nya dengan benar makanya di ambil sama Denisa. Ya udah aku pergi ke Jerman ikut Om Daniel."kata Gina emosi dengan wajah memerah
"Tapi apa Denisa sudah minta maaf??"tanya Zivana
"Udah Kak. Tapi aku gak mau maafin."kata Gina
"Apa dia menjelaskan kenapa dia pinjam tanpa izin sama kamu??"tanya Zivana
"Ya. Dia bilang mau izin tapi aku tidak ada jadi dia langsung ambil."jawab Gina
"Sesama manusia kita harus saling memaafkan Gina. Walau bagaimanapun Denisa saudara kamu dan dia juga sudah minta maaf sama kamu."kata Zivana
"Tapi kak mungkin saat ini aku belum bisa memaafkan nya mungkin nanti. Oh ya apa Kak Zi masih sering balapan??"tanya Gina
"Mama gak pernah ngizinin Ziva balapan."kata Adele
"Ah Mama gak asik."kata Gina
"Oh ya gimana hubungan kamu sama Haikal??"tanya Zivana
"Hubungan kami baik baik aja Kak."jawab Gina
"Adek nya juga dirumah sakit Gina dan ruangan nya ada disebelah kakak."kata Zivana
"Aku sudah tahu kak jika Anisa dirumah sakit tadi pagi kak Haikal sudah memberitahuku. Oh ya kapan kak Gio kesini??"tanya Gina
"2 minggu lagi. Disana pasti udah larut malam Gina lebih baik kamu tidur."kata Adele
"Ya Ma. Cepet sembuh ya kak Zi. Bye."kata Gina
"Bye."kata Zivana
Tut tut tut
__ADS_1
"Mama mau mandi dulu ya."kata Adele setelah melihat jam
"Ya Ma."kata Zivana