Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 7


__ADS_3

Keesokan harinya Zivana yang sudah pulang sekolah menuju ke bengkel tempatnya bekerja paruh waktu. Setelah turun dari ojek dan membayar dia segera berjalan masuk ke bengkel


"Assalamualaikum."salam Zivana dengan setengah berteriak pada dua orang yang sedang memperbaiki mobil


"Waalaikumsalam."jawab mereka serempak


"Lagi rame nih bang bengkelnya."kata Zivana


"Iya alhamdulillah hari ini banyak pelanggan. Mending lo cepat ganti baju terus bantuin kita."kata Sonu


"Asiap bang."kata Zivana hormat kemudian berjalan menuju kamar mandi dan berganti baju disana


Setelah berganti baju Zivana segera bergabung dengan karyawan bengkel yang lainnya


"Lo bagian nyuci aja Ziv karena cucian motornya lagi rame, Bowo kasian cuma sendiri."kata Yudi


"OK bang."kata Zivana berjalan ke sebelah bengkel tempat cucian motor berada


Bengkel itu juga terdapat cucian motor namun tak dijadikan satu tempat dengan bengkel. Bagian cuci motor di tempatkan disebelah bengkel dibatasi dengan tembok


Saat Zivana mencuci motor, ada motor yang mendekat ke tempat cucian motor itu. Zivana yang mengenal suara motor itu tak menoleh sedikitpun karena dia enggan melihat orang yang menaiki motor itu


"Bang, cuci motor gue dulu!! Ntar gue bayar dobel."kata Deva


"Kalau mau cuci motor disini itu harus antri. Kalau lo gak mau antri lebih baik cari cucian motor yang lain."kata Zivani ketus namun tak melihat orang yang di ajak bicara dia fokus mencuci motor didepannya


"Pelanggan itu harus dilayani dengan baik karena pelanggan adalah RAJA."kata Deva


"Kalau pelanggannya baik tentu akan dilayani dengan baik, tapi kalau pelanggannya gak baik mau menyerobot pelanggan yang lain buat apa berbuat baik."kata Zivana masih tak menoleh Deva


"Lo masih benci sama gue ya Ziv?? Bicara lo ketus mulu sama gue!!"kata Deva


Tapi, Zivana hanya diam tak menanggapi ucapan Deva dan itu membuatnya kesal dan mendekat kearah Zivana


"Zivana cantik."kata Deva


"Kalau lo masih diam kayak gini berarti lo masih marah sama gue dan itu berarti lo masih cinta sama gue."kata Deva memancingnya langsung menghentikan kegiatan mencuci Zivana kemudian menoleh kearah Deva


Deva yang melihat Zivana menoleh kearah nya kemudian tersenyum manis

__ADS_1


"Gue masih cinta sama lo?? Jangan mimpi.!!! Orang yang sudah berselingkuh dengan sahabat gue sendiri tak pantas mendapatkan cinta gue yang berharga. Dan gue menyesal pernah dekat dengan cowok kayak lo!! Mending lo pergi sekarang!!"usir Zivana setengah berteriak hingga semua pelanggan menoleh kearahnya


Yudi yang mendengar Zivana berteriak segera mendatangi tempat cucian motor. Setelah sampai dan dia melihat Deva disini kemudian menyuruhnya pergi


"Jangan buat keributan disini Dev, lebih baik lo pergi.!!!"usir Yudi


Namun Deva tetap saja berdiri ditempat semula dan tak ada keinginan untuk pergi. Dia hanya terus melihat Zivana yang tengah sibuk mencuci motor. Dia sudah tak peduli keberadaan Deva yang melihat kearahnya. Yudi yang melihat Deva tak juga pergi segera menarik tangannya


"Lo pergi sendiri atau gue seret lo!!"ancam Yudi


Deva yang melihat wajah garang Yudi jadi takut kemudian dia segera pergi dari tempat itu.Namun dalam hati dia akan terus mendekati Zivana, dia menyesal karena sudah menduakannya. Tadi dia sengaja datang dan membuat Zivana marah. Dia sengaja membuat Zivana marah agar dia mau berbicara padanya walaupun bicara dengan ketus. Deva tersenyum sendiri di sepanjang perjalanan membayangkan wajah Zivana yang marah yang terlihat imut menurutnya


"Lo gak papa Ziv??"tanya Yudi mendekat ke arah Zivana


"Gak papa bang, cuma kesel aja. Kalau lihat wajahnya pengen aku cuci pakai ini bang."kata Zivana dengan ******* ***** spons yang ada ditangannya


"Lha terus kenapa tadi gak lo cuci wajahnya??"tanya Yudi tertawa


"Kalau bang Yudi udah gak ada mobil yang diperbaiki mending bantuin gue."kata Zivana mengalihkan pembicaraan


"Masih ada satu mobil nanti kalau udah selesai gue bantu mencuci motornya."kata Yudi berjalan menuju bengkel


Beberapa menit kemudian saat Zivana sedang duduk istirahat datang seorang cewek menghampiri Zivana dengan berjalan berlenggak lenggok seperti model. Zivana melihatnya dengan jengah


"Ini lagi tadi cowoknya yang datang sekarang ceweknya yang datang. Huft sial banget sih gue hari ini ketemu mantan pacar dan mantan sahabat."gumam Zivana pelan


"Hei kalau ditanya itu dijawab malah diam aja."kata Vanya


"Dia kan cowok lo ngapain tanya ke gue?? Aneh banget lo!!"kata Zivana ketus


"Gue kan cuma nanya, siapa tahu dia kesini dan lo mau menggodanya lagi agar mau kembali ke lo."kata Vanya


"Idiih najis gue gak akan mau balikan sama dia. Ambil lo aja bekas gue."kata Zivana


"Gimana rasanya pacaran sama bekas gue??"tanya Zivana menyeringai


"Gak papa dapat bekas. Yang penting dia lebih memilih gue timbang lo. Jadi gue lebih dari segalanya daripada lo."kata Vanya


"Jadi selingkuhan aja bangga lo Van."kata Zivana menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"Emang kenapa kalau jadi selingkuhan?? Gak masalah buat gue."kata Vanya tak tahu malu


"Mending lo pergi deh gue mau kerja lagi.!!"usir Zivana


"Kasihan banget ya lo harus kerja kayak gini buat menghidupi kebutuhan lo!!"ejek Vanya


"Gue gak butuh dikasihani sama cewek kayak lo!! Lo pergi sendiri atau gue siram lo pakai selang air ini."ancam Zivana


"Yayaya gue pergi dasar cewek bar bar. Pantes aja Deva selingkuh dari lo. Jadi cewek gak ada lembutnya lo."kata Sonya


Karena Vanya yang tak segera pergi. Zivana mengambil selang air dan mengarahkannya ke arah Vanya


"Aaaaa. Zivaanaaa. Baju gue basah tahu gak!!"bentak Vanya


"Kan gue sudah bilang tadi kalau lo gak pergi gue bakal siram lo, tapi lo gak dengerin gue ya bukan salah gue dong."kata Zivana tanpa merasa bersalah


"Awas lo tunggu pembalasan gue!!"kata Vanya emosi lalu pergi dari tempat itu menggunakan mobilnya


"Gue tunggu pembalasannya."kata Zivani berteriak


"Bagus banget itu cara ngusirnya. Perlu dipraktekkan nanti kalau gue mau mengusir orang."kata Yudi


"Abisnya kesel banget gue tadi cowoknya yang datang eh sekarang ceweknya. Emang bener cocok dah mereka berdua suka bikin orang esmosi."kata Zivani


"Emosi Ziv bukan esmosi."kata Yudi


"Efek pengen minum es jadi gini bang."kata Zivani cengengesan


"Dasar lo. Tadi bos beli boba buat kita semua ayo kita ke bengkel."ajak Yudi


"Lah cucian motornya belum selesai bang. Gue selesaikan dulu bang tinggal satu ini doang kok."kata Zivani


"Yaudah gue tinggal dulu. Lo cepetan kesana kalau gak jatah lo gue yang minum."canda Yudi


"Eh jangan dong bang."kata Zivani teriak dan mengerucutkan bibirnya


...########...


Jangan lupa tinggalkan jejak

__ADS_1


Like, Vote dan Komentar


Biar mommy semangat lanjut ceritanya


__ADS_2