
Hari wekeend yang harusnya Rommy gunakan untuk berkencan dengan pacarnya terpaksa dia batalkan karena Ivanders menghubungi nya menyuruhnya datang kerumah sakit. Dan setelah makan siang dia pun pamit untuk pulang. Setelah Rommy pergi Noah terbangun dari tidurnya dan melihat kearah Zivana
"Kakak Cantik."panggil Noah
"Udah bangun ternyata Adek manisku ini."kata Zivana berdiri dari duduknya dan berjalan kearah Noah dan duduk disamping ranjangnya
"Kamu mau minum??"tanya Zivana dan Noah menganggukkan kepalanya
Zivana meraih gelas yang ada dimeja dan memberikannya pada Noah
"Kak, aku mau jeruk."kata Noah sambil menunjuk keranjang buah
Zivana mengambil jeruk dan mengupasnya. Setelah itu memberikan nya pada Noah
"Kakak Cantik tadi udah janji kan mau menuruti semua keinginanku??"tanya Noah sambil memakan jeruknya
"Iya Noah. Apa yang kamu ingin kakak lakukan??"tanya Zivana
"Aku ingin kakak menikah dengan Daddy ku dan menjadi mommy ku."jawab Noah
Mendengar permintaan Noah membuat Zivana yang juga makan jeruk jadi tersedak
Uuhuk uhhukk uuhuk
Kinara mendekat dan menepuk lembut punggung Zivana
"Pelan pelan kalau makan Zivana."kata Kinara
"Ya Tante."kata Zivana tersenyum canggung dan dia melihat ke arah Ivanders namun Ivanders nampak cuek tanpa mau mau menolak permintaan Noah
"Om Ivan kok diam aja sih gak mau membantuku menjawab permintaan Noah."gumam Zivana dalam hati sambil terus menatap Ivanders
"Gimana kakak Cantik mau kan??"tanya Noah
Zivana yang semula menatap Ivanders lalu menatap Noah namun dia hanya diam. Dia bingung harus jawab apa pada Noah. Dia memikirkan jawaban yang tidak menyinggung perasaan Noah mengingat ini kali kedua permintaan Noah yang ingin dirinya menjadi Mommy nya. Melihat Zivana yang hanya diam membuat Noah menjadi sedih
"Tadi kan kakak udah janji mau melakukan apapun yang aku inginkan. Apa begitu sulit memenuhi permintaanku kak??"tanya Noah berkaca kaca
Kinara yang melihat Noah sedih pun segera memeluk dan menenangkan nya
"Mungkin Kak Zivana masih shock dengan permintaan Noah. Biarkan Kak Zivana memikirkan dulu permintaan Noah. Jadi, Noah sabar ya."bujuk Noah
Noah menoleh kearah Zivana lalu dia menghela nafas panjang
"Baiklah. Aku memberi waktu satu minggu untuk memikirkan permintaanku."kata Noah menatap Zivana
"Baiklah Kakak akan memberikan jawaban dari permintaan kamu satu minggu lagi. Tapi, apapun jawaban kakak nantinya aku harap kamu menerimanya."kata Zivana dan Noah menganggukkan kepalanya
Setelah beberapa saat Dokter Frans masuk diikuti perawat dibelakangnya dan memeriksa Noah
"Hai Noah, bagaimana kabar kamu hari ini??"tanya Frans
"Baik Om Dokter. Kapan aku bisa pulang??"tanya Noah
"Sebentar ya Om periksa dulu."kata Frans sambil menaruh stetoskopnya didada Noah dan menekan pelan perut Noah
"Apa perutmu masih sakit Noah??"tanya Frans
__ADS_1
"Sudah tidak sakit Om tidak seperti kemarin."jawab Noah
"Besok Noah sudah boleh pulang. Tapi ingat kamu harus makan dengan teratur Noah agar perutmu tak kembali sakit."pesan Frans
"Baik Om Dokter."kata Noah tersenyum
"Baiklah Om keluar dulu ya."kata Frans
"Terimakasih Dokter."kata Kinara
"Sama sama Nyonya. Saya permisi."pamit Frans berjalan keluar ruangan
"Horee besok aku boleh pulang."kata Noah dengan loncat loncat diatas ranjang
"Nanti kamu jatuh Noah!!"peringat Ivanders mendekati ranjang Noah
"Sorry Dad. Aku terlalu bahagia."kata Noah
HP Zivana berdering namun dia hanya melihat saja tanpa mengangkat nya
"Noah, kakak pulang dulu ya??"pamit Zivana
"Yaah kok pulang kak. Menginaplah disini kak."kata Noah
"Noah, kak Zivana ada urusan besok aja dia kesini lagi. OK."bujuk Ivanders
"Yaudah deh. Besok kesini lagi ya kak ikut anterin aku pulang."kata Noah
"Kalau kakak ada waktu insyaallah kakak akan kesini, tapi kalau tidak kakak lusa aja ya datang ke mansion. Nanti kakak datangnya bareng kak Seryl katanya dia bawain oleh oleh untuk Noah."kata Zivana
"Pulangnya biar diantar Ivan ya."kata Kinara
"Aku bawa motor kok Tante. Kalau begitu aku pulang dulu Tante."kata Zivana mencium punggung tangan Kinara
"Hati hati dijalan Zivana."kata Kinara mengelus rambutnya
"Ya Tante. Assalamualaikum."kata Zivana
"Waalaikumsalam."jawab mereka serempak
Zivana berjalan keluar ruangan diikuti Ivanders dari belakang
"Om kok ngikutin gue keluar??"tanya Zivana
"Gue gak ngikutin lo. Jangan geer jadi orang. Gue hanya ingin keluar ingin merokok."jawab Ivanders sambil mengeluarkan rokok yang ada disaku celananya
"Om, kenapa tadi saat Noah memintaku menikah dengan Om hanya diam aja??"tanya Zivana yang penasaran
"Lalu gue harus ngomong apa??"tanya Ivanders
"Ya setidaknya ngomong kalau Om gak bisa menikah dengan gue."jawab Zivana
"Noah baru aja mau bicara denganku setelah seminggu mendiamkanku. Kalau gue ngomong gak mau menikah dengan lo dia akan marah lagi. Jadi, lebih baik lo aja yang menolak nantinya."kata Ivanders
"Tapi sekarang gue yang pusing Om. Gimana cara menolaknya tanpa menyakiti perasaan Noah."kata Zivana frustasi
"Udahlah kita bicarakan lagi nanti. Kita cari solusi bersama."kata Ivanders
__ADS_1
HP Zivana berdering kembali
Drrrt drrrt drrt
"Hallo."kata Zivana
"Eh lo dimana?? Gue datang ke kontrakan lo gak ada."kata Gio
"Gue ada dirumah sakit."kata Zivana
"Ngapain lo dirumah sakit??"tanya Gio
"Lagi rekreasi."jawab Zivana asal
"Gue tanya serius Ziva. Lo ngapain dirumah sakit?? Lo sakit??"tanya Gio
"Nggak. Gue menjenguk anak teman gue."jawab Zivana
"Teman yang mana?"tanya Gio
"Gak usah kepo lo jadi orang."kata Zivana
"Ada apa lo telepon gue??"tanya Zivana
"Motor yang lo servis udah gue bawa ke bengkel Varo. Lo segera kesini gue tunggu."kata Gio
"Iya ini juga udah mau kesana kok. Eh apa Haikal udah disitu??"tanya Zivana
"Emang Haikal mau kesini. Ngapain??"tanya Gio
"Mau jualan cilok kali."jawab Zivana tertawa membuat Gio mendengus kesal
"Yaudah tunggu gue."kata Zivana
"Ya hati hati dijalan babee."kata Gio
"Jangan manggil gue gitu Gio. Jijik gue lo manggil gue gitu."kata Zivana
"Emang kenapa panggilan Babee itu bagus lho!!"kata Gio
"Gue gak mau panggilan itu karena pasti lo udah beberapa kali manggil cewek dengan panggilan itu."kata Zivana
"Terus panggil apa sayang, honey, bunny atau sweety."goda Gio
"Udah ah males gue bicara sama lo!!"kata Zivana
Tut tut tut
Zivana mematikan ponselnya sepihak saat Gio akan berbicara membuat Gio yang berada di bengkel Varo mengumpat Zivana
Ivanders juga masih disana ternyata mendengarkan pembicaraan Zivana dengan orang yang diteleponnya. Entah mengapa dia jadi kepo ingin mengetahui urusan Zivana. Saat Zivana berbalik dia merasa kaget karena Ivanders ada dibelakangnya
"Gue kira Om udah pergi."kata Zivana
"Belum. Gue juga mau ke parkiran."kata Ivanders mendahului Zivana
Zivana juga segera pergi ke parkiran dan menaiki moge nya lalu melajukannya menuju bengkel Varo
__ADS_1