Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 53


__ADS_3

"Kalau Mama Emma tahu aku yang membeli saham perusahaan, dia tidak akan tinggal diam Om. Pasti dia tidak akan menjual saham kepada ku Om, tapi pada orang lain dan aku tidak ingin itu terjadi."kata Zivana


"Baiklah. Tapi aku juga tidak mau menggunakan namaku saat membeli saham perusahaan Anderson. Bagaimana jika nanti kamu menggunakan nama Vana Alana Dimitri saat membeli saham tersebut."kata Ivanders


"Mengapa nama itu Om??"tanya Zivana


"Bukankah nama Vana itu nama samaranmu saat balapan. Jadi tidak masalah kan??"tanya Ivanders


"Iya Om. Tapi kenapa nama belakang nya Dimitri??"tanya Zivana


"Saat nanti kita menikah otomatis nama belakang kamu akan berubah jadi Dimitri."kata Ivanders


"Berarti aku nanti tidak menggunakan nama belakang Anderson lagi??"tanya Zivana polos


"Tentu saja tidak. Setelah menikah nama kamu jadi Zivana Alana Dimitri."kata Ivanders


Zivana diam memikirkan nya. Kemudian dia tersenyum


"Tapi, setelah kita bercerai nama belakangku kembali jadi Anderson lagi kan??"tanya Zivana


"Menikah saja belum sudah memikirkan bercerai."kata Ivanders menyentil pelan dahi Zivana


"Aduuh sakit Om."kata Zivana sambil mengelus dahi nya


"Mana yang sakit??"kata Ivanders mendekatkan wajah nya ingin memeriksa dahi Zivana


Posisi mereka seperti berciuman hingga membuat orang yang baru masuk ke ruang rawat Zivana jadi tersentak kaget lalu berdehem


Ehm


Mendengar orang berdehem membuat Zivana dan Ivanders menoleh ke arah belakang lalu Ivanders agak menjauh dari Zivana


"Kalian ngapain??"tanya Adele memicingkan mata nya


"Kami gak ngapa ngapain kok Ma. Tadi, Om Ivan meniup mataku yang terkena debu. Ya kan Om??"tanya Zivana dengan tersenyum kaku


"Bener itu??"tanya Adele menatap tajam Ivanders


"Iya Tante."jawab Ivanders tenang


"Ya udah. Kamu udah makan belum sayang??"tanya Adele


"Belum Ma. Aku baru saja bangun tidur."kata Zivana


"Lalu dimana Gio??"tanya Adele melihat sekeliling tak melihat keberadaan nya


"Gak tau Ma. Dari bangun tidur tadi aku tidak melihat Gio disini."jawab Zivana


"Apa kamu tadi melihat Gio saat masuk ruangan ini??"tanya Adele dengan melihat Ivanders


"Tadi saat aku masuk hanya ada perawat yang menjaga nya Tante."jawab Ivanders


"Kurang ajar sekali anak itu. Tadi nyuruh Mama pulang katanya mau jagain kamu eh dia nya malah pergi."kata Adele emosi


"Mungkin dia pergi ke kantin Ma."kata Zivana

__ADS_1


"Kata perawat tadi dia pergi ke minimart didepan rumah sakit Tante."kata Ivanders


"Oh dia di minimart."kata Adele menganggukkan kepalanya


"Ya udah kamu makan dulu ya. Mama buatin sop daging kesukaan kamu"kata Adele memberikan mangkuk berisi sop pada Zivana dan menyuapinya


"Biar aku aja yang suapin Tante."kata Ivanders meminta mangkuk itu lalu Adele memberikan nya


"Aku makan sendiri aja Om."tolak Zivana


"Kamu kok manggil Om sih Ziva??"tanya Adele


"Udah biasa manggil Om saat pertemuan pertama kami dulu Ma."kata Zivana cengengesan


"Ivanders itu masih muda. Kalau sama Gio paling beda 2 tahunan, jadi gak pantas kamu panggil Om."kata Adele


"Gak papa Tante. Mungkin itu panggilan sayang untukku."kata Ivanders tersenyum sambil melihat Zivana


Ivanders tetap menyuapi Zivana walaupun dia menolak. Ivanders begitu telaten menyuapi Zivana membuat Adele mengira jika mereka saling mencintai


Gio yang sudah selesai membeli beberapa cemilan dan minuman tanpa sengaja bertemu dengan Haikal saat dia keluar dari minimart tersebut. Lalu mereka berbincang bincang sebentar dan Gio juga mengajak Haikal untuk menjenguk Zivana dirumah sakit


"Assalamualaikum."sapa Gio dan Haikal


"Waalaikumsalam."jawab mereka bertiga serempak


"Kamu darimana Gio?? Kenapa kamu membiarkan Zivana sendirian tadi??"tanya Adele


"Aku tadi ke minimart Ma. Aku tadi menyuruh Perawat untuk menjaga Zivana. Aku tidak mungkin tega membiarkan Zivana sendiri."kata Gio duduk disamping Adele


"Gimana keadaan lo Ziva??"tanya Haikal


"Alhamdulillah sudah agak mendingan Kal. Semoga aja besok udah boleh pulang."kata Zivana


"Kamu harus sehat dulu baru boleh pulang."kata Ivanders


"Lo tahu gue dirumah sakit paati dikasih tahu sama Gio ya??"tanya Zivana


"Iya. Tadi gak sengaja ketemu di minimart depan rumah sakit. Dan gue juga kebetulan menunggui adek gue dirumah sakit ini juga."kata Haikal


"Anisa sakit apa??"tanya Zivana


"Thypus."jawab Haikal


Ivanders selesai menyuapi kemudian memberikan obat yang diberi Perawat tadi kepada nya. Zivana menerimanya lalu meminum obatnya


"Gue balik ke ruang rawat adek gue dulu ya Ziva."pamit Haikal


"Dimana adek lo dirawat Kal??"tanya Zivana


"Ada disebelah ruangan lo."jawab Haikal


"Ya udah nanti gue akan menjenguknya."kata Zivana


"Udah lo istirahat aja biar cepet sembuh. Nanti kalau lo udah sembuh baru menjenguk adek gue."kata Haikal

__ADS_1


"Tante aku permisi dulu ya??"kata Haikal mencium punggung tangan Adele


"Iya. Kamu sudah lama gak pernah main ke rumah."kata Adele


"Lain kali Tante pasti aku main. Gue pergi dulu Bro."kata Haikal menepuk bahu Gio dengan keras


"Sakit Woy."kata Gio mengelus bahu nya


"Sakitan pukulan gue atau sakitan hati lo??"tanya Haikal berbisik dengan senyum menyeringai dan dibalas tatapan tajam Gio namun dia tak peduli lalu berjalan keluar ruang rawat Zivana


Haikal tahu jika sejak tadi Gio melihat ke arah Zivana dan Ivanders terus. Dia juga tahu apa yang dirasakan sahabat nya itu. Dia merasa cemburu melihat Zivana bisa akrab dengan pria lain. Jika ditanya apakah dia mencintai Zivana jawaban nya pasti tidak. Dia selalu bilang ingin menjaga Zivana agar tidak disakiti


"Aku pamit pulang juga ya."kata Ivanders sambil melihat jam yang ada ditangan nya


"Apa Noah tahu jika aku dirumah sakit??"tanya Zivana


"Aku belum tahu karena tadi habis dari meeting aku langsung kemari dan belum pulang."kata Ivanders


"Kalau bisa jangan kasih tahu. Aku tidak mau Noah khawatir sama aku."kata Zivana


"Sayang banget kayaknya sama Noah."kata Ivanders


"Iya dong."kata Zivana


"Sama Daddy nya Noah sayang juga gak??"tanya Ivanders menggoda Zivana


"Udah sana pulang."usir Zivana dengan tersenyum malu


Ivanders merasa gemas melihat Zivana yang tersenyum malu


"Kalau ada waktu nanti malam aku akan datang kemari."kata Ivanders sambil mengelus rambut Zivana dan dibalas anggukan kepala Zivana karena dia merasa tiba tiba gugup saat Ivanders mengelus rambut nya


Ivanders lalu berjalan ke arah Adele dan berpamitan


"Aku pulang dulu Tante."kata Ivanders mencium punggung tangan Adele


"Ya hati hati dijalan Ivan."kata Adele


Ivanders berjalan keluar ke ruang rawat Zivana. Setelah memastikan Ivanders pergi lalu Gio bertanya pada Adele


"Siapa tadi Ma??"tanya Gio


"Anak nya Tante Kinara."jawab Adele


"Gio, lebih baik kamu pulang dulu. Tadi Mama sengaja gak bawa pakaian kamu supaya kamu pulang dan istirahat dan malam nya kamu kesini lagi."kata Adele


"Ya Ma. Aku mau bicara sama Zivana sebentar abis itu pulang."kata Gio berjalan mendekati ranjang Zivana


"Sorry tadi gue ninggalin lo sama Perawat karena tadi gue mau beli cemilan dan minuman."kata Gio


"Gak papa Gio."kata Zivana sambil menguap


"Yaudah lo tidur aja. Gue mau pulang dulu."kata Gio dan dibalas anggukan kepala Zivana


"Aku pulang dulu Ma."pamit Gio mencium punggung tangan Adele lalu berjalan keluar ruangan tersebut

__ADS_1


__ADS_2