
Setelah mendapatkan telepon dari Mommy nya Ivanders langsung terbang ke Indonesia saat itu juga dan meninggalkan pekerjaannya. Ia juga menyuruh Rommy menggantikannya untuk menyelesaikan urusannya yang ada di Jepang terlebih dahulu sebelum ia kembali pulang ke Indonesia. Ivanders begitu khawatir dan tak tenang memikirkan putranya. Kirana tak menjelaskan secara detail apa yang dialami Noah, ia hanya memberitahu Ivanders jika Noah sakit. Sesampainya di bandara Soekarno Hatta Ivanders segera masuk ke dalam mobil dan meminta supir untuk mengemudikan mobilnya dengan cepat. Setelah sampai di mansion Ivanders segera masuk dan mencari Noah dan Mommy nya. Ia bertanya pada pelayan dan memberitahu jika mereka ada di kamar Noah. Ia berjalan cepat menuju lantai dua dimana kamar Noah berada. Ia segera masuk kedalam kamar Noah dan melihat Mommy nya mengompres dahi Noah
"Noah kenapa Mom??"tanya Ivanders namun Kirana hanya diam. Ia masih marah pada Ivanders karena mempercayakan orang asing menjaga cucunya
"Dimana Hana?? Kenapa dia tidak ada disini menjaga Noah??"tanya Ivanders kembali
"Mommy mengusirnya. Jangan bicarakan wanita j***ng itu dihadapan Mommy. Karena ia lah yang membuat cucu kesayanganku menjadi sakit."kata Kinara ketus
"Maksud Mommy apa?? Kenapa Hana yang menyebabkan Noah sakit?? Apa yang dilakukannya??"tanya Ivanders bingung
"Ternyata kau mudah sekali dibodohi seorang wanita Ivan. Dulu Cassandra sekarang Hana. Ckckck"sindir Kinara
"Jawab pertanyaanku Mom apa yang sebenarnya terjadi??"tanya Ivanders tanpa memperdulikan sindiran mommy nya
"Kau pasti punya CCTV kan?? Coba cek sendiri apa yang dilakukan wanits j***ng itu pada cucuku. Mom begitu kecewa padamu Ivan meninggalkan Noah pada orang asing. Jika saja Noah tak cepat menghubungiku entah apa yang terjadi pada cucuku."kata Kinara berkaca kaca
Ivanders segera pergi menuju ruang kerjanya dan melihat di CCTV. Ia begitu kaget melihat Hana yang membentak Noah dan mencengkeram dagu nya dan juga mencengkeram tangan Noah hingga kesakitan. Dan tak sampai disitu ia juga membawa teman pria nya untuk tidur bersama di mansionnya. Melihat itu amarah Ivanders memuncak wajahnya memerah dan tangannya mengepal dengan sangat erat
"Hana, kau sudah berani menyiksa putraku. Tunggu saja pembalasan dariku. Kau akan merasakan apa yang putraku rasakan bahkan lebih."gumamnya
Ivanders meninggalkan ruang kerjanya dan menuju kamar Noah. Melihat wajah pucat dan bekas kuku di dagu dan tangan Noah membuatnya bersedih hingga meneteskan air mata. Ia begitu menyesal karena mempercayakan Noah dijaga oleh seorang wanita yamg kejam seperti Hana
"Apa kita bawa saja ke rumah sakit Mom??"tanya Ivanders
"Tidak perlu kau bawa saja dokter pribadi kita kemari. Kau tahu sendiri Noah tak suka berada dirumah sakit."kata Kinara
"Baiklah. Aku akan menghubungi dokter Frans agar segera kemari."kata Ivanders berjalan keluar kamar
"Kakak Cantik."Noah mengigau
"Siapa kaka Cantik sayang?? Kenapa kau selalu saja menyebut kakak Cantik??"tanya Kinara sambil mengelus rambut Noah
Beberapa saat kemudian Ivanders dan Dokter Frans segera masuk kekamar Noah dan memeriksanya
"Dia sepertinya shock dan merasa ketakutan hingga tubuhnya bergetar hebat dan akhirnya badannya merasa panas karena ketakutan itu."kata Frans
__ADS_1
"Berilah kenyamanan padanya dan jauhkan apa yang membuatnya ketakutan. Dan siapa itu kakak Cantik?? Kalau bisa suruh ia kemari mungkin Noah merindukan hingga selalu menyebut namanya berulang kali. Dan ini resep obatnya. Kalau begitu aku permisi Nyonya Kinara."kata Frans dan Kinara hanya menganggukkan kepalanya
Ivanders mengantarkan dokter Frans keluar dan menyuruh Mang Dadang untuk menebus obat Noah. Kemudian ia kembali ke kamar Noah
"Siapa kakak Cantik yang selalu dipanggil Noah??"tanya Kinara membuat Ivanders menghembuskan nafas dengan kasar
"Dia seorang gadis SMA yang beberapa kali bertemu dengan Noah dan menyelamatkan Noah dari penculikan."kata Ivanders
"Sekarang panggil dia kemari.!!"perintah Kinara
"Mom, aku tak tahu dimana alamatnya dan kalau aku mencarinya dan membawanya kemari Noah akan semakin berharap gadis itu jadi Mommy nya."kata Ivanders
"Apa maksudmu??"tanya Kinara yang tak mengerti ucapan Ivanders
"Noah pernah memintanya untuk jadi Mommy nya dan gadis itu menolak. Jika jadi kakak bisa dipertimbangkan tapi kalau jadi Mommy nya dia menolaknya."kata Ivanders
"Siapa gadis yang berani menolak putraku?? Pasti dia gadis yang luar biasa hingga membuat Noah ingin gadis itu menjadi Mommy nya. Aku tak mau tahu kau harus mencarinya dan membawanya kemari."kata Kinara
"Tapi Mom,,,."
"Baiklah Mom aku akan mencarinya dan membawanya kemari."kata Ivanders pasrah
Ivanders duduk diranjang Noah dan mencium keningnya
"Maafkan Daddy sayang. Dad akan membawa kakak Cantikmu kemari sayang..Cepatlah sembuh."kata Ivanders dengan berbisik ditelinga Noah
"Aku titip Noah Mom, jika terjadi sesuatu cepatlah hubungi aku."pesan Ivanders
"Kau tenang saja. Noah aman bersamaku."kata Kinara
Ivanders berjalan keluar kamar Noah dan segera masuk kamar untuk membersihkan tubuhnya karena pulang dari Jepang ia belum sempat mandi. Setelah berganti baju dengan baju santai Ivanders segera menuju mobilnya. Ia menghubungi Rommy menanyakan alamat gadis bar bar itu. Setelah mengetahui alamatnya Ivanders segera menuju kontrakan milik Zivana.
Sesampainya dikontrakan Ivanders melihat keadaan kontrakan yang sepi dan bisa dipastikan jika penghuninya sedang tidak ada
"Dimana gadis bar bar itu?? Udah sore begini tidak ada dikontrakannya. Pasti keluyuran dasar anak muda jaman sekarang."gumamnya
__ADS_1
Setelah menunggu hampir satu jam Ivanders kembali menghubungi Rommy
Tut tut tut
"Hallo Tuan."Rommy
"Apa kau tahu alamat lainnya selain alamat kontrakan ini??"Ivanders
"Saya tidak tahu Tuan. Tapi, saya yakin Zivana masih tinggal dikontrakan itu."Rommy
"Aku sudah menunggunya selama satu jam tapi gadis itu belum kelihatan batang hidungnya."Ivanders
"Sepertinya ia masih kerja Tuan. Setelah pulang sekolah Zivana bekerja paruh waktu dibengkel. Dan malamnya bekerja di Cafe."Rommy
"Lalu kapan pulangnya dari bengkel??"Ivanders
"Jam 5 Tuan."
"What?? Ini baru jam 3 dan aku lelah jika harus menunggunya. Jika bukan karena Noah aku tidak akan pernah mau menunggu seperti ini."Ivanders
"Apa tidak sebaiknya Anda datang kebengkel tempat kerjanya Tuan??"Rommy
"Apa kau tahu dimana bengkelnya??"Ivanders
"Saya tahu Tuan. Alamatnya di jalan XZ."Rommy
"Baiklah aku akan kesana. Jika pekerjaan disana sudah selesai segeralah kembali Rom karena ada tugas besar yang akan aku berikan kepadamu."Ivanders
"Baik Tuan."Rommy
Tut tut tut
...******...
Jangan lupa tinggalkan jejak
__ADS_1
Like, Vote dan Komentar