Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 9


__ADS_3

"Beri gue keringanan ya Om karena gue membutuhkan waktu untuk mengumpulkan uang sebanyak itu."kata Zivana


"Emangnya lo butuh waktu berapa lama??"tanya Ivanders


"Ya kurang lebih 6 bulan Om."jawab Zivana


"6 bulan itu waktu yang lama. Bagaimana jika lo kabur??"tanya Ivanders


"Mana bisa kabur Om kan KTP gue ada di Om."kata Zivana


"Gini aja lo gak usah bayar pakai uang tapi pakai tenaga lo."kata Ivanders


"Maksudnya??"tanya Zivana yang masih belum paham


"Ya lo harus bayar pakai tenaga lo. Lo akan jadi assisten rumah tangga gue atau mungkin jadi OB di perusahaan gue, gimana??"tanya Ivanders menyeringai


"Boleh deh Om, tapi ya gak bisa full Om kerjanya kan gue masih sekolah."kata Zivana


"OK gak papa. Lo juga gak usah khawatir nanti gue bakal gaji lo dan hutang lo akan dpotong saat gajian."kata Ivanders


"Lalu kapan gue mulai kerjanya??"tanya Zivana


"Tidak sekarang. Nanti gue akan menghubungi kapan lo bisa kerja. Gue mau pergi dulu Lo habiskan makanan itu."pamit Alexander berdiri dari duduknya


"Tapi udah dibayarkan Om??"tanya Zivana


"Udah dibayar semua Ziv."kata Rommy


"Terimakasih kak Rommy."kata Zivana tulus


"Terimakasihnya sama Tuan Ivanders karena dia yang membayar semuanya."kata Rommy


"Ter...."kata Zivana menoleh ke Ivanders ternyata orangnya sudah berjalan menuju pintu Cafe


"Gue permisi dulu Zivana."kata Rommy ramah


"Ya kak Rommy hati hati dijalan dan ucapkan terimakasihku pada Om galak dan ganteng ya??."kata Zivana kemudian melanjutkan makannya


Rommy berjalan keluar Cafe dengan tersenyum mengingat tingkah Zivana dan segera menyusul Ivanders yang sudah ada didalam mobil


"Kenapa lo lama?? Ngapain aja tadi?? Terus kenapa tersenyum sendiri seperti itu Rom??"tanya Ivanders


"Saya tidak tersenyum Tuan."kilah Rommy


"Lo suka ya sama tuh bocah??"tanya Ivanders


"Tidak Tuan saya hanya merasa lucu dengan tingkahnya."jawab Rommy


"Aku kira kau suka dengannya dan itu berarti kau sudah move on dari mantan kamu itu."kata Ivanders


"Saya sudah move on sejak lama Tuan."kata Rommy

__ADS_1


"Tapi kenapa masih jomblo??"tanya Ivanders


"Karena belum ada yang cocok Tuan. Tadi Zivana mengucapkan terimakasih pada Om galak dan ganteng."goda Rommy


"Kau ingin kupotong gajimu Rom!!!"ancam Ivanders


"Tidak Tuan."kata Rommy


Setelah beberapa menit mereka sampai di perusahaan


Di Cafe Zivana dan Seryl baru selesai makan


"Kita jadi ke toko buku Ziv??"tanya Seryl


"Jadi dong. Ayo kita berangkat sekarang."ajak Zivana


Mereka berjalan beriringan keluar dari Cafe dan segera pergi ke toko buku menggunakan moge nya


Malam harinya Zivana sekarang berada di Cafe tempatnya bekerja. Zivana sedang duduk bersama karyawan lainnya karena Cafe nya sudah mulai sepi


"Gimana sekolah lo Ziv??"tanya Elish


"Alhamdulillah baik mbak sebentar lagi UTS."jawab Zivana


"Belajar yang rajin supaya nanti lo bisa mengerjakannya."kata Elish


"Iya mbak Elish."kata Zivana tersenyum


"Lo kan sudah kelas 3. Masih berapa lama kelulusan lo??"tanya Zaskia


"Ini para cewek kalau ngumpul pasti sukanya gosip. Pasti gosipin gue ya?? Soalnya telinga gue panas."canda Edward


"Ya telinga lo panas karena gue jewer."kata Zaskia sambil menjewer telinga Edward


Awww


"Aduuh sakit Kia."teriak Edward memegangi telinganya karena sakit


"Salah lo sendiri. Kemarin siapa yang bilang mau jemput?? Tapi gue tungguin sampai satu jam gak ada datang."kata Zaskia membuat Edward tepuk jidat


"Ya ampun gue lupa Kia kalau hari ini gue mau jemput lo. Sorry ya?? Nanti deh gue anterin lo pulang."kata Edward


"Gue gak mau. Nanti lo PHP in gue lagi."kata Zaskia kesal


"Janji deh nanti gue gak PHP beneran gue anterin pulang."bujuk Edward


"Gue tetap gak mau!!"kata Zaskia


"Hayoo loh kak Ed mbak Kia ngambek. Kak Ed sih pake lupa segala kan kasihan mbak Kia nunggu lama. Kalau gue jadi mbak Kia gue bakal minta es krim dan nonton di bioskop, lagi ada film baru mbak katanya sih bagus sebagai ganti menunggu lama tadi jadinya impas."kata Zivana memprovokasi


"Lo itu ya Ziv bukannya membujuk Kia biar gak marah malah memprovokasinya."kata Edward mendengus kesal dan Zivana hanya tertawa

__ADS_1


"Mau ya nanti gue anterin pulang sebagai ganti jemput tadi karena gue lupa."bujuk Edward


"Gue gak bisa Ed. Gue dijemput sama abang gue."kata Zaskia


"Yaudah besok kalau gitu."kata Edward


Pembicaraan mereka terhenti saat ada beberapa pelanggan pria yang datang


"Kak Ed,, ada pelanggan lo yang melayani ya??"kata Zivana


"OK."kata Edward berdiri dan berjalan mendekati pelanggan pria itu


Setelah mencatat pesanan pelanggan itu dia memberikan pada Zivana karena dia ingin kekamar mandi. Setelah pesanan itu sudah siap namun Edward belum kembali dari toilet. Mau tak mau Zivana yang mengantarkan pesanan makanan itu pada pelanggan tersebut


"Silahkan mas dinikmati."kata Zivana


"Zivana."panggil salah satu pelanggan itu


Mendengar namanya dipanggil Zivana pun menoleh dan kaget siapa yang memanggilnya


"Kak Bervan."panggil Zivana


"Siapa Er??"tanya sahabatnya Tito


"Adik tiri gue."jawab Bervan


"Gimana kabar lo??"tanya Bervan


"Ya seperti yang kak Bervan lihat aku baik baik saja."kata Zivana


"Kenapa gak pernah datang kerumah lagi??"tanya Bervan


"Kak Bervan lupa atau pura pura lupa?? Bukannya kalian sudah mengusirku ya?? Lalu untuk apa aku datang?? Untuk dihina lagi sama mama Emma??"kata Zivana tersenyum sinis dan Bervan mengepalkan tangannya karena Zivana berani bicara tidak sopan padanya


"Jika tidak ada yang dibicarakan aku permisi."kata Zivana


"Kenapa adik tiri lo bekerja sebagai pelayan cafe Er??"tanya Dodi


"Dia sangat cantik Er. Bolehkah gue mendekatinya??"tanya Tito


"Kalau lo berani mendekatinya habis lo ditangan gue!!"kata Bervan marah


"Dari tatapan lo ke dia gue tahu lo suka kan sama adik tiri lo itu."tebak Dodi


"Jadi yang selama ini lo ceritain cinta masa kecil lo itu adik tiri lo ya??"tanya Tito dan Bervan hanya tesenyum simpul


"Tapi dari tatapan dia ke lo kayaknya dia benci banget sama lo Ar."kata Dodi


"Bukan benci lebih tepatnya kecewa karena gue tidak membelanya saat mama mengusir dan menghinanya dulu. Kalian tahu sendiri kan mama gue gak akan ada yang bisa menentangnya."kata Bervan sambil menatap kepergian Zivana


Zivana berjalan sampai ke dapur cafe menemui Zaskia ingin memberitahunya jika dia ingin pulang dulu karena tak enak badan. Setelah itu ia pulang naik moge nya

__ADS_1


...####...


Jangan lupa Like, Vote, dan Komentar


__ADS_2