Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 75


__ADS_3

"Silahkan jabat tangan saya."kata Pak Penghulu


Ivanders menjabat tangan Pak Penghulu


"Saya nikahkan dan saya kawinkan Saudara Ivanders Smith Dimitri bin Oscar Dimitri dengan Saudari Zivana Alana Anderson binti Satria Anderson dengan mas kawin uang 200 juta dan emas 50 gram dibayar tunai."kata Pak Penghulu


"Saya terima nikah dan kawinnya Zivana Alana Anderson binti Satria Anderson dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."kata Ivanders lantang


"Bagaimana para saksi sah??"tanya Pak Penghulu


"Sah."


"Sah.


"Sah."


"Alhamdulilah."kata Pak Penghulu lalu dia menengadahkan tangannya lalu membaca doa


Setelah itu Zivana dan Ivanders menandatangani surat nikah mereka. Lalu Zivana mencium punggung tangan Ivanders dan Ivanders mencium kening Zivana. Noah mengabadikannya dengan menggunakan ponselnya. Dia sangat bahagia keinginannya terwujud menjadikan kakak cantiknya menjadi mommy nya. Setelah itu Zivana dan Ivanders meminta doa restu pada Daddy Oscar dan Mommy Kinara lalu bergantian meminta doa restu pada Mama Adele dan Papa Malvin.


Setelah itu Daddy Oscar dan Mommy Kinara mengajak semua tamu undangan untuk makan bersama. Setelah acara makan bersama Mommy Kinara mengajak Zivana dan Ivanders kembali ke mansion Dimitri diikuti Seryl dan juga keluarga Vernandes. Diperjalanan Zivana nampak murung. Ivanders yang melihatnya ingin sekali bertanya namun dia urungkan karena ada orang lain didalam mobil. Dia memutuskan akan bertanya jika nanti sudah sampai di mansion


"Semoga apa yang aku lakukan ini benar Dad. Maaf jika aku mempermainkan sebuah ikatan pernikahan. Tapi aku tak punya pilihan lain. Andai saja Daddy masih ada ini tidak akan pernah terjadi. Maafkan Zivana Dad."gumam Zivana dalam hati dengan meneteskan air matanya namun segera dia hapus. Dia tidak ingin ada yang melihatnya menangis dihari pernikahannya


Sesampainya di mansion Mommy Kinara menyuruh Ivanders mengajak Zivana pergi ke kamar untuk berganti baju. Zivana yang menggunakan baju pengantin dan kesusahan untuk berjalan mau tak mau Ivanders menggendongnya


"Mas, turunin. Aku malu diliatin banyak orang."kata Zivana memberontak


"Diam Ziva!! Atau kita berdua akan jatuh nanti. Dan akan jadi bahan tertawaan nanti.!!!bisik Ivanders karena sedikit kuwalahan Zivana yang terus memberontak digendongannya


"Tapi aku malu mas."kata Zivana


Ivanders diam saja tidak menyahuti Zivana. Zivana membenamkan wajahnya di dada Ivanders agar tak melihat orang yang menatapnya dan juga meledeknya. Ivanders hanya tersenyum simpul melihat Zivana membenamkan wajahnya di dadanya. Setelah beberapa saat Ivanders sampai dikamar nya lalu menurunkan Zivana. Zivana mengedarkan pandangannya dan dia mengetahui jika itu adalah kamar Ivanders

__ADS_1


"Mas, aku ke kamar sebelah aja ya."kata Zivana


"Mau ngapain??"tanya Ivanders


"Ya mau mandi dan ganti baju lah mas."jawab Zivana


"Ini juga kamarmu jadi kamu mandi dan ganti baju disini saja."kata Ivanders


"Tidak mau!! Aku dikamar sebelah saja."tolak Zivana


"Cepat masuk kamar mandi sekarang dan segera mandi sebelum aku memandikan mu!!"ancam Ivanders membuat Zivana mau tak mau berjalan ke kamar mandi dengan perasaan kesal dan menghentakkan kakinya


Ivanders tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah Zivana yang menggemaskan menurutnya


Sedangkan didalam kamar mandi Zivana langsung melepas baju pengantinnya dan ingin segera berendam. Dia berharap dengan berendam bisa merilekskan tubuh dan otaknya yang lelah. Tanpa terasa dia berendam selama 30 menit jika saja Ivanders tidak menggedor pintu kamar mandi pasti dia sudah tertidur karena merasa nyaman. Setelah itu dia mencari bathrobe, tapi didalam kamar mandi itu tidak ada bathrobe hanya ada handuk berukuran kecil. Dia merutuki kebodohannya karena tidak membawa baju ganti sebelum masuk ke kamar mandi. Kemudian dia mengintip dibalik pintu kamar mandi berharap Ivanders tidak ada dikamar namun ternyata Ivanders masih berada dikamar dan melihatnya menyembulkan kepalanya dibalik pintu kamar mandi


"Ngapain kamu?? Cepat keluar!! Aku juga mau mandi."kata Ivanders


"Tidak mau. Cepat keluar aku ingin segera mandi tubuhku sangat lengket!!"kata Ivanders


"Tapi,,,."kata Zivana


"Aku tahu apa yang ada dipikranmu. Tapi, kamu tidak udah khawatir aku tidak bernafsu melihat tubuhmu itu."potong Ivanders


"Syukurlah kalau memang kamu tidak bernafsu melihatku."kata Zivana langsung membuka pintu kamar mandi lebar lalu dengan santainya dia berjalan


Ivanders yang melihat Zivana hanya menggunakan handuk hanya menelan ludah kasar


"Gila dia seksi sekali."gumam Ivanders dalam hati sambil terus melihat kearah Zivana tanpa berkedip


"Katanya mau mandi kenapa masih disitu??"tanya Zivana yang melihat Ivanders hanya berdiri ditempatnya


"I...ini juga mau mandi."kata Ivanders gugup

__ADS_1


"Kenapa kamu gugup mas?? Ohoo aku tahu kamu pasti terpesona kan melihat tubuh seksiku. Tadi aja bilang katanya gak nafsu nah sekarang ngeliatin terus."kata Zivana menggoda


"Siapa juga yang terpesona?? Aku hanya tidak menyangka ternyata tubuhmu itu sangat tipis dan lihat dadamu yang rata itu."kata Ivanders mengelak lalu berjalan cepat menuju kamar mandi karena jika terus melihat Zivana seperti itu pasti dia tidak akan tahan untuk menerkam Zivana


"Tubuh seksi seperti gitar spanyol gini dibilang tipis dan apa dia bilang tadi dadaku rata. Wah orang ini emang katarak kayaknya."kata Zivana tak terima


"Aku masih dengar suaramu Zivana. Aku akan menghukum mu nanti karena berani mengatai aku katarak."kata Ivanders berteriak dari dalam kamar mandi


"Mampus kamu Zivana. Aku harus segera ganti baju dan keluar dari kamar ini sebelum dia keluar dan menghukum ku."gumam Zivana pada diri sendiri sambil cepat mengambil baju ganti yang sudah disiapkan Mommy Kinara didalam lemari bersebelahan dengan pakaian Ivanders


Setelah berganti baju Zivana dan memakai make up tipis dia berjalan keluar. Namun saat membuka pintu sudah ada Noah didepan pintu. Kemudian dia berjongkok mensejajarkan tingginya dengan Noah


"Ada apa Noah?? Apa kamu membutuhkan sesuatu??"tanya Zivana


"Aku mau berterimakasih dengan kakak cantik karena sudah mau menikah dengan Daddy. Aku sungguh bahagia kakak cantik jadi mommy ku."kata Noah tersenyum senang


"Kakak juga bahagia melihat Noah bahagia."kata Zivana


"Boleh aku manggil kakak cantik mommy??"tanya Noah ragu ragu


"Tentu saja boleh."jawab Zivana tersenyum


"Mom."panggil Noah dengan mata berkaca-kaca lalu Zivana memeluk Noah


Zivana mengajak Noah duduk disofa lalu Noah menceritakan pada Zivana jika selama ini dia begitu merindukan sosok ibu. Terkadang dia iri melihat teman-temannya yang begitu disayangi oleh ibunya. Dibawakan bekal dan juga diantarkan ke sekolah. Zivana terenyuh dengan cerita Noah karena dia juga mengalaminya sejak kecil


"Besok Mom akan membuatkan bekal untuk Noah dan Mom juga akan mengantarkan Noah ke sekolah."kata Zivana


"Janji Mom."kata Noah


"Janji Sayang."kata Zivana tersenyum


Ivanders melihat interaksi antara keduanya membuatnya tersenyum. Dan saat mengingat cerita Noah tadi membuatnya merasa sedih karena Noah tidak bisa merasakan kasih sayang dari ibunya. Dia semakin membenci mantan istrinya yang menelantarkan anaknya yang masih bayi demi karier modelnya

__ADS_1


__ADS_2