Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 17


__ADS_3

Ivanders melajukan mobilnya menuju bengkel tempat Zivana bekerja. Sesampainya disana Ivanders tak langsung turun dari mobil. Ia mengamati Zivana dari dalam mobil. Terlihat Zivana sedang memperbaiki mobil bersama teman kerjanya dan terlihat serius. Hingga tak berapa lama ada seorang lelaki datang ke bengkel dan Zivana segera membawanya ke mendekat kearah motor yang udah dimodifikasi. Lelaki itu tampaknya puas melihat modifikasi motor tersebut. Setelah itu Zivana terlihat berjalan ke tempat cucian motor dan mengobrol dengan temannya. Saat ada pelanggan Zivana dan temannya segera mencuci motor tersebut. Ivanders masih saja mengamati Zivana dari dalam mobil. Ia sebenarnya kagum dengan Zivana yang masih sekolah tapi masih mau bekerja. Saat Zivana selesai mencuci motor pelanggan ia melihat ada mobil yang ia kenal berada tak jauh dari bengkel. Kemudian ia berjalan mendekati mobil itu


"Lo mau kemana Ziv??"tanya Seryl


"Gue ada penting sebentar."jawab Zivana


Sesampainya dimobil Zivana mengetuk kaca mobil tersebut. Ivanders kaget melihat Zivana mengetuk pintu kaca mobilnya kemudian membuka kacanya dan turun dari mobilnya


"Ada apa Om?? Apa mobil Om mogok??"tanya Zivana


"Mobil gue gak papa."jawab Ivanders


"Lha terus Om ngapain disini?? Atau Om memata matai gue ya??"tanya Zivana dengan senyum mengembang


"Mana ada gue memata matai lo. Kurang kerjaan aja."jawab Ivanders


"Udahlah Om ngaku aja. Gue sih gk papa dimata matain sama Om gue malah seneng tau Om."kata Zivana


"Kenapa seneng dimata matain dan bukannya takut??"tanya Ivanders


"Kalau yang mata matain kayak Om ganteng ya pastilah gak takut Om, tapi kalau yang mata matain orang jahat ya pasti takutlah Om."jawab Zivana


"Yaudahlah Om gue mau kerja lagi. Kalau mau ngajak ngobrol nanti aja kalau udah balik kerja."kata Zivana namun ditahan Ivanders


"Gue kesini mau mengajak lo pergi."kata Ivanders


"Pergi kemana Om??"tanya Zivana


"Noah sakit dan dia selalu mengigau memanggil kakak Cantik."kata Ivanders


"Noah sakit apa?? Bagaimana keadaannya??"tanya Zivana cemas


"Badannya panas kata dokter mungkin dia merindukanmu. Ayo kita kesana sekarang!!"ajak Ivanders menarik tangan Zivana agar masuk mobil


"Ya gue harus izin bos gue dulu Om. Kalau mereka cari gue gimana?? Tunggu disini sebentar."kata Zivana melepas tangannya yang dipegang Ivanders lalu berjalan kearah bengkel

__ADS_1


"Jangan lama lama!!"teriak Ivanders dan Zivana hanya mengacungkan jempolnya


"Lo darimana Ziv??"tanya Seryl


"Gue abis nemuin Om galak. Gue harus pulang dulu Ryl. Gue ada urusan penting. Nanti bilang sama bang Varo kalau gue pulang duluan ya. Bye."kata Zivana berjalan mengambil tas dan berganti baju


"Eh Ziv lo mau kemana??"tanya Yudi saat melihat Zivana berjalan keluar bengkel


"Gue ada urusan bang, jadi mau pulang duluan."jawab Zivana


"Lah gak jadi ditraktir dong gue."kata Yudi


"Besok deh bang. Soalnya ini penting banget. Bye bang Yudi."kata Zivana melambaikan tangannya


Zivana sedikit berlari menuju mobil Ivanders. Ia segera masuk ke dalam mobil dengan ngos ngosan dan mengambil minuman yang ada disampingnya


"Lama banget sih lo."kata Ivanders


"Lah kan gue harus ganti baju dulu. Masa iya gue pergi pakai baju montir. Lagian ini ya Om jarak bengkel sama mobil Om itu lumayan jauh. Kenapa tadi Om gak membawa mobilnya masuk bengkel jadinya kan gak lama nunggu??"kata Zivana


"Ngapain gue memerintah Om. Gue kan cuma ngasih saran doang biar Om tadi gak nunggu gue kelamaan."jawab Zivana


"Kenapa lo cerewet sekali?? Apa bibirmu itu tidak lelah karena bicara terus tanpa henti?"tanya Ivanders yang heran ia hanya memberi pertanyaan yang singkat tapi jawabannya panjang sekali


"Ya gak lah Om. Mana ada bicara terus bibir jadi lelah. Ada ada aja Om ini. Asal Om tahu ya riset membuktikan kalau cewek cerewet itu orangnya setia."kata Zivana


Mobil Ivanders sampai di mansion. Zivana dan Ivanders turun dari mobil dan masuk kedalam mansion


"Wah besar sekali mansion Om."kata Zivana mengagumi bangunan gaya Eropa yang terlihat sangat artistik


"Gak usah kampungan lo. Mansion Anderson masih kalah jauh dengan mansion gue ini."kata Ivanders sombong


Zivana hanya diam saja ia tak ingin menyahuti ucapan Ivanders. Mendengar ucapan Ivanders tentang mansion Anderson membuatnya sedih. Ia rindu sekali ingin kesana tapi ia tak bisa masuk kedalam mansion itu. Ia hanya menghela nafas panjang. Ia terus berjalan mengikuti Ivanders hingga tiba disebuah kamar yang ia yakini kamar Noah kemudian Zivana masuk mendahului Ivanders dan berjalan mendekati Noah


"Noah."panggil Zivana

__ADS_1


Noah pun menoleh dan ia tersenyum melihat kakak Cantiknya datang


"Kakak Cantik.."kata Noah


Kemudian Zivana memeluk Noah. Kirana dan Ivanders yang melihat Noah tersenyum akhirnya lega


"Aku senang kakak Cantik ada disini."kata Noah


"Karena kakak Cantiknya ada disini sekarang Noah makan dan minum obat ya."kata Kinara


"Tapi suapi kakak Cantik Oma."kata Noah kemudian menyerahkan mangkok berisi bubur kepada Zivana


Zivana menyuapi Noah dengan telaten setelah itu memberi Noah obat. Kinara dan Ivanders heran melihat Noah begitu mudahnya minum obat saat bersama Zivana. Padahal biasanya Noah paling sulit untuk minum obat. Perlu di iming imingi hadiah dulu baru mau minum obat


"Kenapa Noah begitu penurut jika bersama bocah bar bar itu?? Apa yang dilihat Noah darinya hingga ia ingin bocah bar bar itu jadi mommy nya??"gumam Ivanders dalam hati


Kinara tersenyum melihat kasih sayang dan ketulusan Zivana saat merawat Noah


"Sekarang Noah tidur ya."kata Zivana


"Tapi, kakak Cantik tidak akan pergi kan jika Noah tidur."kata Noah


"Kakak Cantikmu akan berada disini menjagamu Noah, sekarang tidurlah sayang."kata Kinara


"Aku ingin berbicara padamu jika Noah sudah tidur. Aku menunggumu diruang tamu."kata Kinara


"Baik Nyonya."kata Zivana


Kinara tersenyum karena Zivana memanggilnya Nyonya. Sebenarnya Kinara seperti pernah bertemu dengan Zivana tapi ia lupa kapan dan dimana. Ia berjalan keluar kamar diikuti Ivanders dari belakang. Kinara menuju ruang tamu sedangkan Ivanders menuju ruang kerjanya. Ivanders ingin menghubungi Rommy agar segera melaksanakan rencananya yang ingin menghancurkan karier model Hana dan mengambil apartemen miliknya yang ditempati Hana, serta memblokir kartu yang dipakai Hana. Semua yang diberikan pada Hana ia ambil semua dan ia juga membuat perusahaan pria yang ia ajak kemarin dimansion hancur. Setelah selesai menghubungi Rommy, Ivanders tersenyum puas


"Ini belum seberapa Hana, masih ada kejutan lagi nanti."gumam Ivanders menyeringai


...######...


Hai readers jangan lupa Like, Vote dan Komentar

__ADS_1


__ADS_2