Terjerat Cinta Om Duda

Terjerat Cinta Om Duda
Part 32


__ADS_3

"Lebih baik lo lupakan perasaan cinta lo ke Zivana."kata Adi


"Maksud lo apa??"tanya Bervan dengan menatap tajam kearah Adi


"Er, jika lo masih kekeh memaksakan perasaan lo sama Zivana, dia akan ilfeel sama lo dan semakin menjauh dari lo."kata Adi


"Tadi malam dia mungkin hanya shock. Gue yakin dia juga mencintai gue."kata Bervan


"Terserah lo Er. Gue sebagai sahabat lo hanya ingin yang terbaik buat lo."kata Adi


"Lalu rencana lo apa selanjutnya??"tanya Fito


"Gue harus membuat Merry membatalkan perjodohan ini secepatnya baru gue mulai mendekati Zivana."jawab Bervan


"Lalu apa rencana lo agar bisa membuat Merry mau membatalkan perjodohan lo dengannya??"tanya Fito


"Gue udah punya rencana dan gue pastikan rencana gue kali ini pasti berhasil."kata Bervan menyeringai


Disisi lain Ivanders dan Zivana baru keluar lift lalu berjalan menuju ruang rawat Noah. Mereka masih bergandengan tangan dan berbincang bincang walau sesekali berdebat. Siapapun yang melihat mereka pasti mengira mereka pasangan kekasih. Tak terkecuali seorang cowok yang baru keluar dari ruang rawat yang baru saja menjenguk saudaranya. Dia mengepalkan tangannya melihat orang yang dicintai bergandengan tangan dengan pria lain. Cowok itu kemudian berjalan kearah Ivanders dan Zivana lalu mencekal tangannya. Zivana kaget tangannya dicekal seseorang lalu menoleh kearah belakang


"Deva,"gumam Zivana pelan


"Jadi gara gara cowok ini lo gak bisa nerima gue lagi??"tanya Deva dengan mengangkat jari telunjuknya kearah Ivanders


"Lo tentu tahu apa alasan gue gak nerima lo lagi Deva."jawab Zivana dengan menyingkirkan jari telunjuk Deva yang mengarah kearah Ivanders dan menarik tangan nya yang dicekal Deva


"Gue udah putusin Vanya, jadi please balikan sama gue Ziva. Gue nyesel udah ninggalin lo."kata Deva memohon


"Gue gak peduli lo udah putus atau belum sama Vanya. Itu gak akan bisa membuat gue balikan sama lo. Karena semenjak lo selingkuh sama Vanya didetik itu juga perasaan cinta gue ke lo juga hilang."kata Zivana


"Tapi gue masih cinta banget sama lo Ziva."kata Deva


"Jika lo cinta sama gue lo gak akan selingkuh Dev."kata Zivana


"Itu juga salah lo Ziv, selama kita pacaran lo gak ada waktu buat gue. Lo selalu kerja, kerja dan kerja gak ada waktu buat gue."kata Deva membela diri


"Kenapa lo jadi nyalahin gue?? Dan kenapa gue sibuk kerja jadi alasan lo buat selingkuh?? Bukankah lo udah tahu dari dulu sebelum kita jadian gue selalu sibuk kerja dan lo bilang akan ngertiin gue. Tapi lo malah selingkuh dengan sahabat gue sendiri."kata Zivana


"Gue minta maaf gue khilaf Ziva, gue janji kalau kita balikan lagi gue gak akan selingkuh dan selalu setia sama lo."kata Deva

__ADS_1


"Gue gak percaya sama janji lo dan kalaupun kita balikan gue juga akan tetap sibuk kerja Deva dan gak ada waktu buat lo. Lebih baik lo balikan aja sama Vanya yang memiliki banyak waktu buat lo."kata Zivana


"Gue hanya cinta sama lo Ziva, jadi please kita balikan ya."pinta Deva memohon dan berlutut


"Sampai kapanpun gue gak akan mau balikan sama lo Deva, jadi jangan ganggu gue!!"kata Zivana


"Kasih gue satu alasan yang logis kenapa lo gak mau balikan sama gue??"tanya Dva


"Karena gue udah punya calon suami."jawab Zivana menggandeng lengan Ivanders sambil berbisik


"Tolong gue Om."bisik Zivana


"Gue gak percaya Ziva kalau dia calon suami lo!!"kata Deva


Ivander merangkul pinggang Zivana dan mencium keningnya membuat Zivana melotot


"Dia ini calon istri gue, jadi jangan ganggu dia lagi.!!"kata Ivanders sambil menatap tajam kearah Deva


Deva yang melihat Zivana dan pria disamping nya terlihat mesra pun menghela nafas panjang


"Baiklah gue tidak akan mengganggu lo lagi. Semoga lo bahagia Ziva dan maafin gue yang pernah nyakitin lo."kata Deva


"Ya baiklah."jawab Zivana


"Terima kasih. Kalau begitu gue pergi dulu."kata Deva berjalan dengan langkah gontai menuju lift


Setelah memastikan Deva sudah pergi, baru Zivana melepas rangkulan Ivanders


"Om ambil kesempatan ya tadi cium kening gue."kata Zivana


"Itu gue lakukan untuk membuatnya percaya jika gue calon suami lo."kata Ivanders membela diri


"Tapi kan gak harus cium kening Om."kata Zivana cemberut


"Lo itu gue bantu bukannya mengucapkan terima kasih malah marah."kata Ivanders


"Ya terimakasih."kata Zivana lalu berjalan mendahului Ivanders


"Lho calon suaminya kok ditinggalin sih."goda Ivanders

__ADS_1


Zivana berhenti lalu menoleh ke belakang menatap tajam Ivanders namun Ivanders malah menatap keatas seolah olah dia tak tahu jika ditatap oleh Zivana


"Om, tadi gue hanya bercanda menyebutmu calon suami gue."kata Zivana


"Serius juga gak papa menyebutku calon suamimu."kata Ivanders


"Apa Om lupa pernah mengatakan tidak sudi jika gue jadi istri Om?? Jangan bilang Om lupa."kata Zivana


"Kapan gue mengatakan seperti itu??"tanya Ivanders pura pura lupa


Pembicaraan mereka terhenti saat Kinara yang baru keluar ruang rawat melihat mereka berdua lalu memanggil mereka untuk segera masuk karena Noah merengek memanggil Daddy dan Kakak Cantik terus hingga belum mau minum obat dari pagi tadi. Zivana berjalan cepat mendahului Ivanders dan Kinara masuk kedalam ruangan Noah lalu berjalan mendekati Noah dan duduk disamping ranjangnya. Noah tidur membelakangi nya setelah melihat Zivana masuk ruangannya tadi


"Noah, maafkan kakak ya karena agak sedikit terlambat kesini. Tadi diluar ada masalah sedikit."kata Zivana memegang tangan Noah


"Ini bukan sedikit terlambat tapi sangat terlambat. Kakak janji kesini pagi tapi nyatanya sudah hampir siang kakak baru kesini."kata Noah yang masih membelakangi Zivana


"Maafin kakak ya?? Apa yang harus kakak lakukan untuk menebus kesalahan kakak??"tanya Zivana


"Benar kakak mau melakukan apa saja untukku??"tanya Noah membalikkan badannya kearah Zivana dengan mata berbinar


"Ya kakak akan lakukan apa aja asal Noah mau maafin kakak."kata Zivana


"Benar ya kak. Jangan bohong!!"kata Noah


"Iya Noah kakak gak akan bohong."kata Zivana mengacak rambut Noah gemas


"Janji dulu dong."kata Noah mengangkat jari kelingkingnya


"Iya janji. "kata Zivana mengangkat jari kelingkingnya dan menautkannya pada jari kelingking Noah


"Zivana, Noah belum mau sarapan dan minum obat dari pagi."kata Kinara


"Ayo kita sarapan dulu abis itu kakak akan lakukan apa yang kamu inginkan."kata Zivana mengambil nasi yang sudah disiapkan Kinara


"Itu apa kakak Cantik??"tanya Noah yang melihat bekal makanan yang ada dimeja


"Tadi kakak bawakan roti bakar keju untukmu, tapi sepertinya sudah dingin Noah."kata Zivana


"Gak papa kak. Aku mau itu saja yang dibawa kakak Cantik."kata Noah

__ADS_1


"Ya baiklah."kata Zivana meletakkan piringnya dan mengambil bekal yang sudah dipersiapkan tadi pagi sebelum berangkat ke rumah sakit


__ADS_2